
Sudah lewat Beberapa minggu yang lalu kejadian dimana waktu Humaira di ejek oleh pria itu, bahkan Humaira tidak tahu siapa nama pria itu, Humaira berjalan dengan tangan yang sibuk mencari barang dalam tas nya "BRUUKKK" buku-buku jatuh di lantai ternyata Humaira menabrak seseorang. "maaf maaf aku tidak sengaja, ini buku buku nya" Humaira menata buku seseorang tersebut, lalu Humaira menyerahkan buku itu pada sang pemilik dengan mendongakkan kepala. Ternyata, dia seorang pria yang tampan, berkulit bersih dan berkumis tipis. seperti berwajah familier namun Humaira menghiraukan pikirannya lalu Humaira melangkah akan pergi karena buru buru ada mata kuliah yang harus segera di hadiri, "Sebentar" ucap laki laki tersebut. Humaira menghentikan langkahnya lalu menoleh " iya ada apa mas, ada yang bisa saya bantu, atau bukunya ada yang rusak". " tidak aku hanya ingin mengucapkan maaf dan terimakasih Humaira". Humaira heran kenapa pria ini bisa mengenalnya padahal Humaira tidak mengenal pria ini "iya mas, permisi" Humaira berlalu meninggalkan pria itu ditempat tadi.
__ADS_1
Pria ini hanya melihat Humaira berlalu tampa bisa bertanya lebih banyak lagi karena dia tidak punya keberanian untuk lebih dekat dengan seorang yang ingin dia jadikan seorang yang spesial dalam hati nya " Dasar Ali," ucap pria tersebut pada dirinya sendiri. Ali merupakan mahasiswa di Jurusan Seni Hubungan Peradaban Islam, entah apa yang membuat ali jatuh cinta dan terkesima pada Humaira padahal ali tidak mengenal terlalu jauh tentang Dia, dirinya hanya tau beberapa saja karena teman temannya sering berbicara wanita wanita di kelas Humaira termasuk tentang Humaira. "ngapain disini" hilmi menyapa ali yang sedang melamun dan berdiri di tempat kejadian tadi " hmmmm, aku hanya memikirkan sesuatu, sudahlah ayo kita pergi ke kelas" ali tak ingin orang orang tahu bahwa dia menyukai Humaira dan sedang memikirkannya karena jika banyak orang yang tahu itu justru sangat berpengaruh pada Humaira, ali takut Humaira tidak bisa menerimanya ali takut dirinya tidak pantas dengan Humaira masih banyak lagi pikiran ali tentang Humaira dan hanya Suci Humaira ini.
__ADS_1
Humaira letih pulang dari kampus dia sudah mandi dan berganti pakaian untuk tidur, sengaja dia tidak belajar karena besok mungkin kelasnya masih kosong ya karena dosen itu masih cuti melahirkan dan masih belum ada penggantinya. Humaira terlelap dalam tidurnya, "KAMU" Humaira kaget kenapa bisa bertemu dengan pria ini pria yang sangat dia benci dan tidak mau dia lihat "aku merindukan mu" ya ternyata itu Rey, mantan kekasih Humaira yang telah menghancurkan hati Ira. Dia teringat kenangan kenangan indah bersama Rey, Rey yang mencoba menggoda nya memanjakannya bahkan saat mencium dan ******* bibirnya dulu. "kenapa kamu harus muncul lagi hah??" Humaira sangat marah dia kaget, dia teringat bagaimana laki laki itu dulu menyianyiakan dia dan menjalin asmara dengan wanita lain walaupun dulu masih dibilang cinta mereka bukan cinta sesungguhnya karena cinta pada masa masa SMA. "astagfirulloh" Humaira terbangun dari tidurnya ternyata dia bermimpi dia melirik jam yang ternyata sudah hampir shubuh segera dia mencuci muka dan ambil wudhu dia muroja'ah dan bertasbih sambil menunggu adzan shubuh, baru kali ini dia bermimpi tentang Rey padahal sudah 2 tahun ini dia mengubur dalam-dalam kenangannya bersama laki laki itu. memang jika dikatakan Humaira masih memiliki perasaan terhadap laki laki itu tapi tidak untuk mengulangi kedua kalinya.Tapi, kali ini Humaira merasa sangat aneh dengan perasaannya dia aneh kenapa hatinya seperti nya ada yang menjanggal ketika berada dikampus seperti ada yang ingin dia temukan tapi entah itu tentang apa.
__ADS_1
karena baru belajar nulis nulis gini daripada ga ngapa2 in kan jadi boleh di kritik tapi jangan sampe kena mental aku😂 GUMAWO❤️❤️
__ADS_1