[1] SCHOLAR ADVANCED TECHNOLOGY SYSTEM (END)

[1] SCHOLAR ADVANCED TECHNOLOGY SYSTEM (END)
PEMBERITAHUAN!!


__ADS_3

untuk


...SCHOLAR ADVANCED TECHNOLOGY SYSTEM ...


SAYA TIDAK BISA UPDATE LAGI, KARENA SAYA CUMA MINTA IJIN UNTUK BOOK 1 SAJA, SAYA AKAN UPDATE LAGI JIKA SAYA SUDAH MENDAPATKAN IJIN DARI SANG PENULIS "LING STAR"


MAAF KAERAN CUMA SAMPAI SINI SAJA, SAYA TIDAK MAU AMBIL RESIKO, JADI SEKALI LAGI SAYA MINTA MAAF KARENA TIDAK BISA LANJUT, SAYA AKAN LANJUT JIKA SUDAH MENDAPATKAN IJIN LAGI YAH


...SEE U...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Yu Qi sudah keluar dari ruang itu lalu mulai membersihkan dirinya sendiri dan menuju ke restoran. Dia memutuskan untuk membantu Nyonya Sheng. Dia merasa gelisah ketika dia mengetahui waktu sibuk akan datang nanti. Ketika dia sampai di sana, restoran tersebut sudah memiliki pelanggan di dalamnya tetapi masih belum penuh. Dia menyapa Nyonya Sheng ketika Nyonya Sheng melihatnya. Dia pergi ke Nyonya Sheng.


Dengan ekspresi khawatir di wajah Nyonya Sheng, dia berbicara dengan Yu Qi. "Nak, kenapa kau di sini? Mau makan sesuatu? Mau makan apa? Aku masih belum sibuk sekarang. Aku bisa membuatkanmu sesuatu."


"Tidak apa-apa, Bos. Kita bisa makan nanti. Sekarang mulai sibuk. Biar aku bantu." Dia sudah mengeluarkan celemeknya dan memakainya.


Nyonya Sheng menghela nafas. Dia harus menyerah. Dia tahu bahwa anak ini tidak akan berubah pikiran. Para pelanggan datang ke restoran. Dan Yu Qi membantu.


"Yu Qi, bantu aku membawa hidangan ini ke meja 10." Salah satu pelayan bertanya padanya.


"Hidanganmu sudah tiba. Nikmatilah." Dia meletakkan piring di atas meja.


"Yu Qi." Dia mendengar seseorang memanggil namanya. Dia mendongak dan melihat pelanggan itu. Itu adalah Keluarga Wang.


"Apa yang kau lakukan di sini?" Nyonya Wang bertanya dengan nada marah tapi dengan suara pelan.


"Aku bekerja paruh waktu di sini."


"Aku tahu kau punya pekerjaan paruh waktu. Tapi sekarang waktunya makan malam. Kenapa kau tidak pulang dan menyiapkan makan malam?" Nyonya Wang merasa sangat marah saat melihat ekspresi yang tidak berubah di wajah Yu Qi.


"Kenapa kau tidak meminta putri tercintamu untuk memasak?" Yu Qi mulai berbicara dengan volume normal. Orang-orang mulai melihat mereka ketika mereka merasakan sesuatu sedang terjadi di sini.


"Bagaimana aku bisa menyuruhnya? Dia hanya seorang gadis kecil."

__ADS_1


"Iya, benar. Gadis kecilmu sudah berusia 16 tahun sekarang. Sama denganku. Kenapa kau selalu memintaku memasak ketika aku juga masih kecil?" Yu Qi mulai memutarbalikkan kata-kata Nyonya Wang.


"Kakak, apa yang kau bicarakan? Bukankah aku selalu membantumu memasak?" Wang Fu Ya menyela mereka saat dia merasa semua orang melihat mereka.


"Iya, kau selalu membantuku hanya dengan melihat dan terkadang menyuruhku buru-buru." Yu Qi memutar matanya.


"Dia tidak menyuruhmu. Dia hanya menyuruhmu cepat karena kakakmu sakit maag. Dia harus makan tepat waktu." Nyonya Wang melunakkan nada bicaranya seperti seorang ibu yang baik yang menjelaskan kepada anaknya.


"Lalu, kenapa kau selalu memintaku untuk mengerjakan pekerjaan rumah? Kau hanya memintaku untuk melakukannya. Kenapa kau tidak membiarkan yang lainnya membantuku?" Yu Qi bertanya dengan nada sarkastik. "Ketika aku memasak sesuatu yang tidak enak, kau memerintahkanku untuk memasak lagi. Ketika aku memecahkan mangkukmu, Kau memintaku untuk mengambil potongan-potongan mangkuk yang pecah sampai jariku terluka. Ketika aku tidak menyelesaikan sesuatu yang kau ingin aku lakukan, kalian semua memukuliku." Yu Qi menggulung lengan kemejanya ke atas.


Semua orang di sana kaget saat melihat memar dan bekas luka di lengan itu. Mereka bertaruh bahkan tubuh gadis itu memiliki banyak bekas luka.


"Katakan padaku kenapa begitu?" Kali ini Yu Qi bertanya dengan ekspresi normal tetapi dengan wajah mengejek.


Kemarahan Nyonya Wang akhirnya meledak. Dia berbicara dengan suara nyaring dan jelas. "Karena kau bukan putriku. Kau hanya anak angkat di keluargaku. Kau harusnya bersyukur. Aku membawamu ke keluargaku. Aku memberimu makanan dan pendidikan."


"Bersyukur? Aku mulai memasak untuk keluargamu sejak aku berumur 4 tahun. Aku selalu membantu membersihkan rumah selama kau memanjakan anak-anakmu. Makananku selalu makanan sisa. Sekolah? Aku membayarnya dengan beasiswa dan dari pekerjaan paruh waktu. Belum lagi rencana putri kesayanganmu melawanku hari ini. Haruskah aku memberi tahu semua orang tentang itu?" Yu Qi menyipitkan matanya membuat wajahnya terlihat menakutkan bagi Wang Fu Ya.


"Jangan." Wang Fu Ya berteriak.


Sekali lagi, semua orang merasa kaget. Sepertinya apa yang gadis itu bicarakan benar. Saudara angkatnya memang merencanakan sesuatu padanya. Semua orang menatap Keluarga Wang dengan benci dan jijik.


"Aku memutuskan hubungan kita. Mulai sekarang, kita bukan siapa-siapa. Kau bisa menjaga keluargamu sendiri dan aku akan menjaga diriku sendiri." Yu Qi tersenyum kecil.


Nyonya Wang ingin berbicara tetapi Tuan Wang yang diam sepanjang waktu berbicara untuk pertama kalinya. "Bagaimana kau bisa melakukan ini, Yu Qi? Ini keluargamu. Apanya yang memutuskan hubungan? Kau tidak bisa melakukan itu." Tuan Wang mencoba berdebat dengan Yu Qi.


"Aku tidak ingin tinggal dengan keluargamu lagi. Aku tidak ingin dipukuli lagi." Yu Qi tidak menunjukkan perbedaan dalam ekspresinya.


"Baiklah, biarkan dia pergi dan urus anakmu sendiri." Salah satu pelanggan berbicara. Kemudian semua orang menyuarakan pendapat mereka tentang masalah tersebut.


Keluarga Wang pergi karena malu dan marah. Yu Qi akhirnya memiliki senyum di matanya. Dia tidak pernah berpikir dia bisa menyingkirkan keluarga itu. Surga membantuku.

__ADS_1


__ADS_2