
sudah 3 hari kamu tinggal bersama Bangtan di rumah markas mereka. dan kebetulan selama 3 hari itu sekolah kalian di liburkan karena ada kasus kematian massal yang terjadi di sekitar sekolah mu.
beberapa tempat di sekitar sekolah mu di tutup oleh pihak kepolisian guna untuk penyelidikan lebih lanjut.
dan selama 3 hari itu juga kamu tidak bisa keluar sedikitpun meski hanya di teras rumah saja.
jangankan berniat untuk melarikan diri,untuk bernafas saja kamu merasa sangat diawasi oleh ke tujuh namja tersebut.
saat ini kamu sedang duduk di pinggir tempat tidur sambil memainkan sebuah music box yang memang sudah tersedia di kamar itu.
merasa bosan,kamu kembali mengomel dengan bahasa Indonesia.
" Aishh.. jika begini terus aku bisa gila. sebenarnya apa sih yg mereka inginkan dari aku.? badan kurus kering kayak ikan asin gini di jadikan sandraan. di jual pun paling gak ada yang mau.. "
" mana hp aku di ambil sama mereka,tv pun gak ada. rumah besar kayak gini kagak ada hiburan sedikitpun. aku kan juga penasaran dengan perkembangan kasus kematian massal dekat sekolah itu. huhuhuhu sungguh menyedihkan nasib diriku. "
ya, walaupun ke tujuh namja tersebut tidak membiarkan kamu memakai hp dan menonton TV, tapi kamu tau tentang kematian massal yg terjadi karena mereka yg mengatakan itu sehingga kalian tidak perlu sekolah beberapa hari ke depan.
dan tanpa kamu ketahui, ternyata kamar yg kamu tempati sudah di pasang cctv di setiap sudut sehingga mereka bisa melihat apapun yg kamu lakukan selama dikamar.
di sebuah ruangan khusus yg tidak kamu ketahui sama sekali mereka bertujuh sedang berkumpul dengan kegiatan masing-masing.
" Hyung, kenapa dia selalu berbicara dengan bahasa Indonesia eoh.? kita kan jadi tidak bisa mengerti apa yang sedang dia bicarakan. " tanya JK pada RM dengan tetap fokus melihat semua yg kamu lakukan lewat cctv.
" ckk mana aku tau Jungkook,, IQ ku memang di atas kalian, tapi bukan berarti aku bisa menguasai semua bahasa. " jawab RM sedikit kesal karena Jungkook selalu bertanya padanya.
" bisakah kalian membicarakan gadis itu nanti saja.? karena ada hal yang lebih penting saat ini untuk di bahas.. " jin yang baru mendapatkan sebuah telfon langsung duduk dengan wajah sedikit panik.
" ada apa Hyung.? apa ini menyangkut tentang kematian massal itu.? " tebak V yg seolah mengerti.
" nee.. aku baru mendapat kabar dari anak buah kita di lapangan. jika aksi kita malam itu ada yg melihat nya selain orang-orang yang kita bunuh di tempat saat itu juga.. dan orang itu sekarang berniat untuk memberikan informasi pada pihak polisi sekaligus mencari perlindungan. "
FLASHBACK...
tepat setelah V mengantarkan kamu ke kamar pada malam itu. mereka bertujuh langsung menuju ke markas Genk serigala yang belakangan ini mencoba mengusik Bangtan.
tapi mereka sedikit terlambat dan justru mendapatkan Genk serigala sedang berkumpul tak jauh dari lokasi sekolah.
perkelahian tak dapat di elak lagi malam itu, walaupun dalam jumlah orang, Genk serigala menang 3x lipat dari Bangtan. tapi dalam segi skill dan ilmu bela diri mereka tidak ada apa-apa nya dari Bangtan..
__ADS_1
ditambah lagi dengan keadaan Suga yang malam itu sangat emosi karena menahan hasr*t nya padamu, membuat nya membunuh Genk serigala dengan cara membabi buta.
hanya dalam sekejap semua Genk serigala tersebut sudah mat* dengan cara mengenaskan.
aksi bangtan ternyata disaksikan oleh beberapa wanita malam yang berniat mencari pelanggan, karena tidak ingin meninggalkan jejak apapun. dengan terpaksa Bangtan juga membunuh para wanita malam tersebut.
tapi tanpa sepengetahuan mereka masih ada saksi mata lain yang melihat seluruh kejadian tersebut dan merekamnya di salah satu toko pada daerah itu.
FLASHBACK OFF
" aissh aku fikir anak buah kita sudah membereskan nya dengan sangat bersih. siapa orang yang melihat aksi kita itu Hyung ? "
" menurut informasi, dia ajusshi penjual ramyeon di toko paling ujung dekat lokasi. dan ternyata dia juga merekam semua aksi kita malam itu. "
" kita harus secepatnya mendapatkan ajusshi itu sebelum dia memberikan informasi pada polisi. " ucap Jimin.
" nee,, anak buah kita sedang mengintainya dan akan membawa ajusshi tersebut ke sini jika suasana sudah mendukung.. " jawab jin.
" Yya yoongi kau mau kemana.?? kita belum selesai bicara.. " sambung jin yang melihat suga ini pergi.
" kalian urus saja bagaimana bagusnya Hyung. aku ingin mengantarkan makan siang untuk y/n. " berlalu begitu saja.
" karena kau belum merasakan keistimewaan dari y/n Hyung. jika kau sudah bisa melihat itu, mungkin diantara kita bertujuh kau yang akan menjadi paling bucin pada nya. " menepuk pundak jin beberapa kali sebelum pergi juga dari ruangan itu.
baru 5 menit kamu memejamkan mata untuk tidur siang, kamu mendengar pintu kamar terbuka dan spontan membuat mu langsung terduduk..
" apa kau ingin tidur.? maaf mengganggu,tapi sebaiknya kau makan siang dulu. aku tidak ingin kau sampai sakit karena terlambat makan. " Suga langsung duduk disamping mu dengan memegang nampan berisi makanan untuk mu.
beberapa hari ini mau pagi, siang ataupun malam selalu Suga yang mengantarkan makan untuk mu.
tapi kali ini sedikit berbeda, dia memaksa untuk menyuapi mu. walaupun kamu menolak,tapi hanya dengan sekali tatapan tajam nya kamu langsung menurut begitu saja.
setelah kamu menyelesaikan makan siang yang tentunya dengan sedikit paksaan,kamu memberanikan diri untuk berbicara pada Suga.
" hmm oppa.... bolehkah... " mendapatkan respon yang begitu datar dari Suga membuat mu mengurungkan niat untuk bicara padanya.
Suga yang merasakan kamu menjadi begitu takut padanya, membuat dia merubah tatapan nya menjadi hangat padamu.
" hey apa yang ingin kamu katakan eoh.?? katakan saja, aku akan mendengarkan nya. " tersenyum hangat sambil mengangkat dagu mu agar kembali menatap wajah nya.
__ADS_1
" hmm.. bolehkah aku keluar sebentar.. aku tidak minta untuk keluar dari rumah ini, izinkan aku untuk keluar berkeliling sebentar saja.. aku bosan jika harus di kamar sepanjang hari.. " kembali menundukkan kepala takut dengan respon yang di berikan oleh Suga.
" baiklah... aku akan membawa mu untuk berjalan-jalan sebentar.. di belakang ada sebuah taman kecil,tapi sudah tidak terlalu ter urus..apa kau ingin kita kesana.? " dengan cepat kamu menganggukkan kepala dan tersenyum begitu bahagia mendengar tawaran dari Suga..
sampai nya di taman belakang, kalian duduk di sebuah gazebo. sesuai dengan yang di katakan Suga tadi, taman tersebut cukup luas tapi sayang nya tidak terlalu di urus sehingga banyak rumput-rumput liar yang tumbuh dan bunga-bunga yang hampir layu. jika kalian datang di sore hari,mungkin taman ini sangat bagus untuk melihat matahari terbenam.
" Suga oppa... kenapa dari tadi aku tidak melihat satu orang pun pelayan wanita disini. ? "
" karena di rumah ini memang tidak ada pelayan wanitanya.. "
" jinja.?? satu orang pun tidak ada.? " Suga hanya menjawab dengan gelengan kepala.
" jadi siapa yg membersihkan rumah sebesar ini.? dan siapa juga yang memasak makanan untuk ku setiap hari nya.? apa kalian memesan secara online atau memperkejakan koki laki-laki.?? " karena rasa keingintahuan mu yang sangat besar, membuat mu seolah lupa jika saat ini kamu bagaikan sebuah tawanan di rumah tersebut..
" aigoo... ternyata kau cukup cerewet juga eoh.. dari mana aku harus menjawab semua pertanyaan mu itu..? rumah ini memang di bersihkan oleh pelayan wanita. tapi mereka bekerja hanya saat dini hari saja. tidak ada yg di izinkan untuk tinggal di sini. dan untuk makanan,, jika bukan jin Hyung akulah yang memasak setiap hari nya.. " mencubit hidung mu saking gemasnya..
" auch sakit oppa.. benarkah kalian yang memasak nya.? " seolah tidak percaya dengan jawaban Suga.
" kau tidak percaya.? baiklah lain kali aku akan mengajak mu untuk melihat ku memasak. "
" arraseo... arraseo.. aku akan percaya.. oh ya oppa, kapan kita bisa bersekolah lagi.? "
" belum ada kabar dari pihak sekolah.. tenang saja,nanti kita akan pergi ke sekolah bersama-sama jika situasi di luar sudah semakin membaik.. sudah cukup lama kita di sini. kajja kita kembali ke kamar.. " tanpa aba-aba Suga menggendong mu ala koala menuju ke kamar..
" yya oppa Kenapa menggendong ku eoh ? aku bisa berjalan sendiri.. " mencoba turun dari gendongan Suga .
" ssstt diam dan menurut saja,atau ada sesuatu yang akan memberontak di bawah sana. " memberi kode padamu dengan tatapan matanya.
kamu yang langsung mengerti hanya bisa terdiam dengan memanyunkan bibirnya sebagai tanda protes darimu.
Cuppp....
Suga mencium bibirmu sekilas karena semakin gemas dengan tingkah mu yang sangat lucu menurut nya..
***To be continued...
Love yourself...
Love myself...
__ADS_1
Borahae 💜💜