
halo kembali lagi dengan author yang sama
" pagi bunda, ayah" sap gua yang sedang menuruni tangga
"pagi " jawab mereka kompak, gua pun segera duduk di tempat makan
"bang nanti kamu kalo udah nikah harus jadi imam yang baik buat keluarga kamu" kata bunda sambil menaruh makanan di piring milik gua
"siapa bunda, pasti Abang bakal bertanggung jawab dengan keluarga Abang nabati" kata gua tersenyum selesai makan gua pun teringat harus pergi ke rumah Candy
" bunda, ayah Abang pergi ke rumah istri Abang dulu ya" kata gua sambil berpamitan kepada mereka berdua
"cieee, Abang udah mulai suka sama menantu ayah nih" kata ayah meledek dan gua hanya tersenyum menanggapinya
"yaudah kalo gitu Abang pergi dulu ya" kata gua dan segera akan melangkah pergi
" iya hati-hati bawa menantu bunda !" kata bunda sambil tertawa
__ADS_1
" calon Bun!" kata gua dan bunda hanya tertawa
(gua pun mengendarai mobil berwarna hitam yang diberikan papa tahun lalu, tak lama gua pun sampai dirumah yang lumayan mewah berlantai dua dengan gaya ala Eropa, gua pun segera memarkirkan mobil dan berjalan ke arah depan rumah Candy, mamah Candy lah yang pertama gua lihat dan dia mempersilahkan gua masuk)
"bentar ya nak Dikra, Candynya masih belum siap-siap" kata mamahnya Candy dan mempersilahkan gua duduk sambil menunggu Candy, gua pun hanya menurut saja
( disisi lain lebih tepatnya di sisi Candy)
" gila gua bakal nikah sama Dikra" ucap Candy yang sedang memainkan hpnya
"apa gua bisa jadi istri yang baik untuk Diketahui?" kata Candy bergumam sendiri
" Candy, udah selesai siap-siapnya belum" kata mamah membuat gua tersadar dari lamunan
" e-eh iya mah, udah selesai kok" ucap gua, dan gua hanya mengenakan sweater Hoodie berwarna putih dan setelan Android Levis di atas lutut juga tak lupa sepatu sneaker putih. dan rambut yang diurai saja ditambahkan pula jepit berbentuk pita yang gua kenakan di kiri kepala. gua pun keluar dari kamar dan menemui Dikra
( disisi lain Dikra yang sedang menunggu Candy , terdengar blamgkah kaki dariarah tangga, Dikra pun refleks menoleh ke arah sumber suara dia pun melihat candy tanpa sadar dia berkat 'cantik' tak lama dia pun langsung mengalihkan pandangannya ketempat lain karena dia takut khilaf
__ADS_1
" gila calon bini gua cakep banget " kata gua bergumam sendiri
" e-emm Dik tuk berangkat" kata Candy Gugun karena mendapat tatapan dari gua
e-eh iya kita berangkat sekarang" kata gua gelagapan
( saat diperjalanan hanya ada keheningan dan gua menanyakan sesuatu untuk memecahkan keheningan tersebut)
"Candy gua mau pernikahan kita nanti untuk seumur hidup. dan gua gak mau denger kata cerai dari Lo" kata gua menatap ke arah Candy
" ma- maksud Lo ?" kata Candy tak mengerti
" gua gak mau ada kata cerai dari Lo setelah kita menikah!" kata gua menggenggam tangan milik Candy dan terus menatapnya
"gua juga gak mau denger kata cerai, jadi kita sepakat ya,gak ada kata cerai diantara kita nanti setelah kita menikah nanti" kata Candy sambil menjulurkan jari kelingkingnya gua hanya tersenyum geli melihat tingkah laku nya
"ihh imut banget deh istri gua" kata gua mencubit pipinya vkarena gemas dengan tingkat lakunya yang seperti anak kecil
__ADS_1
udah dulu ya but hari ini bye
salam author 😄😊