
"ketika itu vivi sedang hamil nak. vivi dan adress selalu datang kerumah untuk menghibur bundamu yang bersedih .
dan saat hari itu mereka baru pulang dari USG bayi mereka dan mengatakan kepada bundamu bahwa mereka akan memiliki akan perempuan dan mereka juga mengatakan bahwa bundamu juga boleh ikut serta merawat anak mereka ."
"ketika bayi itu lahir bunda dan ayah juga ada di sana nak .......
vivi menyuruh bunda menggendong anak perempuannya itu ....
bundamu sangat senang bahkan kami dapat melihat pancaran senyum kebahagian dari wajah bundamu nak .
bunda sangat menyayangi anak bayi itu setiap hari dia akan datang ke rumah Adres untuk menjaga anaknya.
setelah kamu lulus sma kamu melanjutkan pendidikan mu di luar negri ,bunda sangat sedih waktu itu nak tapi dia menyembunyikan air matanya di depan mu karana mau bagaimanapun kamu harus tetap melanjutkan pendidikan mu ..."
"dan saat bunda mu tengah menangis di tepi kolam renang waktu itu
Aisyah kecil datang saat itu dia baru berusia 4 tahun ."
..............
"tante kenapa nangis .......?"
Aisyah menghapus Air mata bunda
"sayang kamu ke sini ......"
"iya isyaaaaaa....kangen tante....."
dan bundamu kembali tersenyum...
bundamu sangat menyayangi Aisyah itu seperti anaknya sendiri begitupun Aisyah .
"kamu tau nak Aisyah itu adalah anak pengantar kebahagiaan dia tidak hanya mengantarkan kebagiaan untuk kelurganya tapi juga untuk keluarga kita. ...
bundamu sangat bahagia namun .......
__ADS_1
ketika Aisyah berumur 17 tahun dia mengalami kecelakaan yang membuat dia kehilangan ingatannya dan melupakan bundamu sebagai ibunya nak bahkan sampai sekarang dia tidak bisa mengingat siapa kami yang dia tau kami hanyalah teman dari papanya dan sekarang menjadi mertuanya ...."
"jadi maksut ayah Aisyah itu sudah ada di keluarga kita semenjak kecil"
ayah mengangguk
"tapi kenapa Andy tidak pernah ketemu dia yah ...."
"hahahahah ...."
ayah tertawa
"untung kamu ketemunya sekarang kalau kamu ketemu Saat usia Aisyah masih 17 tahun bisa kamu nikahin tuh bocah karena kamu udah nggak tahan"
"ayah mah gitu ....."
selesai masak bunda menghidangkanya di atas meja makan Aisyah memanggil ayah dan Mas Andynya
"ayah ,mas kita makan yuk .Aisyah sama bunda udah selesai masak"
"udah selesai yaa nak yuk makan"
"iya yah ....."
ayah berbisik kepada Andy
"nak jangan bilang2 sama Aisyah yaa yang kita bicarakan tadi kasihan dia kalau mencoba mengingatnya lagi ntar kepalanya sakit lagi......."
Andy mengangguk
"ayah sama mas kok bisik2 sihhhh....
emang Aisyah nggak boleh denger apa ...."
kata Aisyah cemberut
__ADS_1
"anak kecil nggak boleh denger ......"
kata Andy santai
"dasar orang tuaaa......"
teriak Aisyah kemudia dia pergi lebih dulu menuju meja makan ....
...sesampai di meja makan...
Aisyah kembali dengan wajah cemberut
bunda yang melihatnya bertanya
"kamu kenapa sayang ......"
tidak lama kemudian datang lah ayah dan Andy ..... .
mereka duduk .....
"heh kalian apakan menantu ku ."
kata bunda begitu posesif menatap tajam suami dan anaknya itu bagaimana tidak tadi saat dia menyuruh Aisyah memanggil mereka dia masih tersenyum dan tau2nya kembalinya udah cemberut
ayah dan Andy yang mendengar perkataan bunda pun menjawab bersamaan
"nggak di apa2in bunda ...."
"terus kenapa dia cemberut setelah kembali lagi ke sini"
"mereka bisik2 bunda dan nggak mau memberi tau Aisyah katanya Aisyah anak kecil nggak boleh tau ....."
Aisyah mengadu kepada bunda mereka sudah seperti keluarga kecil yang begitu bahagia dengan segala tingkah konyol mereka ......
seketika mereka semua tertawa melihat tingkah konyol mereka .....
__ADS_1
next....