
79.
***
berjalannya waktu Edwin dan guru nya ki Jabar akhirnya selesai.
Edwin Hummer mempelajari ilmu Feng cagar langit di bawa air terjun tujuh bidadari."
namun ilmu Feng cagar langit dan ilmu telapak tangan Budha tidak bisa langsung di tranfser begitu mudah untuk menyatukan semua ilmu ilmu Edwin sebelum nya.
dan akhirnya malam telah menunjukan pukul lima pagi.."
Ki Jabar" Edwin apa kamu sudah lelah?.
dengan apa yang telah kamu pelajari malam ini."
jika belum maka akan saya ajarkan ilmu telapak tangan Budha agar kamu bisa menguasai nya secepat mungkin."
Edwin Hummer" maaf guru Edwin sudah tidak sanggup lagi ,apa kita tidak punya waktu lain guru?.
Ki Jabar " ha ha ha ,sudah saya duga kamu pasti tidak sanggup lagi.
baiklah untuk malam ini kita sudahi dulu dan kamu ingat besok pagi kamu harus berlatih terus di sini agar kamu bisa memfokuskan semua ilmu ilmu kamu itu."
Edwin Hummer" baik guru,Oia guru saya ada sedikit permohonan?.
Ki Jabar " apa itu katakan saja Edwin,
jika itu muda pasti saya lakukan dan berikan."
Edwin Hummer" iya guru,apa kah Sinta bisa guru angkat jadi murid guru juga?.
karena Sinta ingin berguru juga guru."
Ki Jabar " ha ha ha ,kamu ada ada saja Edwin itu persoalan mudah jika itu permintaan kamu maka akan guru ajarkan kepada nyonya Sinta."
dimana dia cepat panggil?.
Edwin Hummer" terima kasih guru,biarkan saya temui Sinta dulu."
Sinta Dimana kamu kenapa kamu tidak duduk di batu dibelakang kami ini?.
Sinta sejak dari Edwin dan ki jabar mentransfer ilmu Feng cagar langit tampak di sadari Sinta turun dari batu besar yang di perintahkan oleh Ki Jabar.
sinta mengikuti langkah kakinya mengejar kunang kunang sehingga sinta tidak sadar telah memasuki ke bawa air terjun tujuh bidadari."
Edwin Hummer" Sinta dimana kamu ayo kita kembali?.
tak berapa saat sinta pun masih belum mengyaut panggilan Edwin."
guru seperti Sinta telah pergi dari sini?.
Ki Jabar " kamu tenang saja Edwin saya tahu dimana nyonya Sinta.
cepat kamu ikutin kunang kunang itu kamu pasti menemui Sinta."
Edwin Hummer" baik guru kalau begitu guru boleh naik keatas duluan biar saya dan Sinta menyusul belakangan ."
Ki Jabar " baiklah saya naik duluan...
Dimana kamu Sinta ini hampir pagi kamu malah pergi meninggalkan saya dan guru." apa yang kamu lakukan sebenarnya."
Edwin bicara sendiri."
Edwin pun terus mengikuti kunang kunang tiba lah Edwin di suatu pintu goa air terjun tujuh bidadari..
Edwin Hummer" Sinta di mana kamu apa kamu ada di sekitar sini..
akhirnya Sinta mendengar suara Edwin Hummer.
Sinta " iya saya ada di depan kamu calon suamiku apa kamu sudah selesai mempelajari ilmu nya?.
cepat datang kesini ,Disini sungguh indah dan menarik .
Edwin Hummer"iya saya telah selesai ,apa yang kamu lakukan di tempat seperti ini?.apa kamu tidak takut."
Sinta " apa yang perlu saya takutkan calon suamiku .
di sini sungguh bisa menikmati suasana yang sangat indah bisa membuat dan membuang rasa pikiran yang selama ini kita simpan."
Edwin Hummer" baiklah saya datang ke sana."
dasar Sinta ,apa dia tidak takut ada ular atau kala jenking mengigit nya."
Edwin bicara sambil mendatangi Sinta."
Sinta" hai ...
apa kita boleh membangun tempat ini calon suami ku.
jika kita sudah menikah nanti kita bisa membangun tempat ini sebagai villa dan sekaligus tempat khusus bagi guru Ki Jabar."
tempat ini luar biasa calon suami ku..apa kamu tidak bisa merasakan sejuknya udara dingin disini?.
Edwin Hummer" iya merasakan itu Sinta,
__ADS_1
kalau soal vila itu nanti kita tanyakan kepada guru.
sekarang ayo kita kembali ke goa di sini sungguh dingin nanti kamu bisa masuk angin."
Sinta" apa kamu tidak punya sedikit kesabaran calon suami ku.
lebih baik kita di sini saja sampai pagi ."
saya tidak begitu dingin asal bersama kamu semuanya terasa hangat ."
gombal Sinta.!
Edwin Hummer" baiklah Sinta." apa boleh saya duduk di samping kamu?.
Sinta " kenapa tidak duduklah apa kamu tidak mau lebih dekat lagi mengenal diri saya calon suami ku."
di sini tidak ada manusia satupun selain kita berdua ,apa kamu tidak mau mencoba sesuatu?.
Sinta mencoba menggoda Edwin Hummer agar mau mengenal diri nya lebih dekat."
Edwin Hummer" terima kasih Sinta,Oia sinta ada kabar baik?.
Sinta" kabar baik ,kabar baik apa itu calon suami ku?.
katakan saja."
Edwin Hummer" tadi saya sudah mengatakan kepada guru Ki Jabar agar bisa mengangkat kamu menjadi murid nya."
dan guru pun mengiyakan itu, sekarang tinggal di diri kamu apa kamu mau mempelajari ilmu bela diri?.
Sinta" sungguh itu apa yang kamu katakan,wah saya akan memiliki ilmu bela diri seperti kamu .
apa mungkin saya bisa calon suami ku?.
apa latihan nya berat dan tidak membingungkan?.
Edwin Hummer" tidak kamu pasti bisa ,sebab kamu harus mempelajari ilmu bela diri jika ada terjadi sesuatu kepada kamu kedepannya kamu bisa melindungi diri."
apa lagi kamu akan menjadi istrinya seorang tuan muda yang memiliki musuh begitu banyak di luar sana."
tidak ke mungkinan di masa depan ada orang berniat jahat kepada kamu."
Sinta" baiklah jika itu yang kamu katakan saya mengikuti saja."
wah kenapa di depan kita sudah terang sekali calon Suami ku?.
apa sudah pagi."
Edwin Hummer" bagus..bagus itu namanya calon istri yang baik."
nanti guru khawatir."
Sinta" tidak mau saya mau kamu dan saya mandi di bawa air terjun ini."
wah sepertinya ada orang lain mandi di depan kita ini calon suami ku?.
wah itu ada pelangi.
ayo kita lihat keluar."
Edwin Hummer" iya siapa itu ..apa mungkin ada orang lain di sini selain guru Ki Jabar."
Edwin dan Sinta pun melihat ke depan dan ternyata begitu kaget nya Edwin dan Sinta melihat banyak wanita cantik dan jumlah nya ada tujuh orang."
Sinta" apa kita tidak salah lihat calon suamiku ,kenapa banyak wanita cantik mandi disini?.
apa mungkin itu bidadari khayangan ,oh itu tidak mungkin masa di jaman sekarang ini masih ada bidadari."
dan itu hanya cerita dongeng saja dari nenek moyang kita dulu."
Edwin Hummer" iya kita tidak salah lihat Sinta,itu banyak wanita cantik apa yang kamu katakan baru saja ada benarnya.
sepertinya ini tempat pemandian para bidadari."
apa yang harus kita lakukan apa kita mengambil selendangnya seperti cerita Kaman Danu dan tri Wulan."
Sinta" hus...apa yang kamu pikirkan calon suami ku."
jika kamu mengambil selendangnya apa mungkin mereka tidak bisa terbang lagi."
saya jadi penasaran cerita nenek moyang kita dulu."
Edwin Hummer" bagai mana Sinta apa saya boleh mengambil nya?.
Sinta" jika kamu mengambil nya dan salah satu dari mereka tertinggal di sini apa yang kamu mau buat calon suami ku?.
apa kamu mau memperistri nya juga seperti cerita dalam dongeng itu?.
Edwin Hummer" jika kamu mengijinkan saya akan melakukan nya sekarang?.
jika tidak yasudah kita tunggu saja sampai mereka naik ke langit."
Sinta" baiklah saya juga jadi penasaran calon suami ku."
cepat kamu ambil salah satu selendang nya?.
__ADS_1
Edwin Hummer" baiklah.
tunggu di sini sebentar."
Edwin pun pergi mengambil salah satu selendang diantara tujuh wanita cantik sedang mandi."
tak beberapa saat Edwin sudah didepan Sinta dan sudah menyimpan selendangnya."
Sinta" apa kamu berhasil mengambilnya ?.
Edwin Hummer" saya berhasil Sinta,apa kita tidak membuat guru Ki Jabar marah dengan apa yang kita lakukan ini?.
Sinta" ah yasudah itu urusan belakangan nanti jika benar itu bidadari kita juga bisa memberikan kepada guru untuk temannya."
Edwin Hummer" wah tak ku sangka kamu begitu berani Sinta,baiklah kita tunggu saja mereka pergi."
....
benar saja para wanita cantik itu sudah mandi dan sudah memakai bajunya hanya satu wanita tidak gelantungkan badannya dan itu salah satu memiliki selendang yang Edwin ambil."
Sinta" cepat kamu lihat calon suami ku ,mereka naik terbang dan keatas, aneh bisa terbang seperti itu ya..
Edwin Hummer" iya kamu benar Sinta,apa yang harus kita lakukan apa kita menyapa perempuan itu?.
para bidadari pun sudah naik terbang ke langit."
Sinta" ayo kita temui dia ..Oia Dimana kamu letakan selendang nya?.
Edwin Hummer" sudah saya sembunyikan di bawa batu besar di belakang kita ini..dan sudah saya bungkus dengan dedaunan agar tidak rusak."
Sinta" baiklah ayo kita ke sana?.
akhirnya Edwin dan Sinta pergi menemui bidadari itu."
Sinta" halo siapa kamu kenapa kamu ada di sini?.
Sinta mencoba berbicara dengan perempuan itu."
halo apa kamu bisa mendengar?.
bidadari itu kaget melihat kedatangan Sinta dan Edwin Hummer?.
siapa kalian apa yang kalian lakukan di sini?.
jawab bidadari.!
Sinta" kami hanya sekedar lewat saja kami tinggal di atas sana?.
dan kamu siapa ?.apa yang kamu lakukan di tempat seperti ini?.
saya jinayah dan ..dan saya kehilangan selendang saya?.
Sinta" o jinayah apa kamu bangsa kami manusia?.
jinayah" tidak saya dari atas sana kami memiliki istana di atas sana namun saya di tinggal oleh saudara saudara saya?.
Sinta" apa kamu bidadari jinayah?.
jinayah" iya saya salah satunya .apa kalian manusia tinggal di tempat ini?.
Sinta" tidak jinayah,Oia kenapa kamu bisa bahasa kami?.
jinayah" saya bisa mengikuti semua bahasa manusia Karena Bangsa kami makhluk ciptaan juga namun kami memiliki sedikit kelebihan."
Sinta" Luar biasa ,apa yang harus kamu lakukan sekarang jinayah?.
jinayah" saya tidak tahu kamu siapa namanya?.
Sinta" saya Sinta kami di sini sedang liburan saja Oia kenal kan ini Edwin teman saya?.
jinayah" Edwin ..
Sinta" iya apa kamu mau ikut dengan kami jinayah?.
kami tinggal di bukit sana?.
jinayah " baik saya ikut kalian saja.!
akhirnya nya Edwin dan Sinta berhasil mengajak jinayah ke dalam goa guru Ki Jabar."
Dan betapa kagetnya Ki Jabar melihat Edwin dan Sinta membawa jinayah salah satu bidadari yang suka mandi di air terjun tujuh bidadari..sudah hampir setengah abad ki Jabar menunggu kesempatan bisa menangkap salah satu bidadari itu namun selalu gagal."
Ki Jabar " siapa yang kalian bawa itu Edwin?.
Edwin Hummer" maaf sebelumnya nya guru,yang kami bawa ini adalah salah satu bidadari?.
Ki Jabar " apa ...apa kalian katakan ini benar?.
Sinta" benar guru..
Ki Jabar " baiklah silakan duduk...
Ki Jabar begitu senang dengan kehadiran jinayah karena apa yang selama ini di tunggu tunggu akhirnya nya datang juga."
Edwin apa boleh kita bicara sebentar di luar sekalian kamu latihan tenaga dalam kamu itu "
__ADS_1
Edwin Hummer" baik guru ayo kita keluar.!