12 Barang Zodiak

12 Barang Zodiak
episode 1


__ADS_3

prolog


diberitahukan bahwa pada hari tanggal 1 Desember 20XX terjadi lagi berita bunuh diri dari komplek apartemen permata permai, korban nya laki laki usianya 20 tahun kata beberapa pemilik apartemen yang sama melihat laki laki itu dua hari yang lalu berjalan pandangan kosong dan terlihat bengong. ini adalah kasus bunuh diri ke 30 yang belum diketahui penyebab nya


"lagi-lagi berita bunuh diri" ucap si laki laki yang lagi makan roti


"Ilham cepat nanti papa telat" ucap si laki laki pria tua itu di depan pintu yang sudah berdiri di depan mobil nya melihat jam melingkar di tangan nya


"iya papa" teriakan Ilham berlari kecil sambil menarik sepatu yang belum sempurna


"Gilang gak kerja?" Ucap wanita yang baru muncul dari dapur


"Ibu tau tidak sepertinya berita bunuh diri beruntun yang menyebabkan bukan manusia" ucap Gilang


" Bicara apa sih kamu sana pergi kerja makanya jangan nonton film hornor " ucap mama Ilham dan Gilang


Di kantin


"Kalian lihat tidak berita bunuh diri" ucap Tito dengan ekspresi serius


"Gue lihat mengerikan berita bunuh diri yang ke 30" ucap awin mendekatkan kursi nya


" Gue gak nyangka itu bunuh diri pasti pemunuhan" ucap tito mulai melihat awin dan ilham secara bergantian

__ADS_1


"Katanya banyak yang gak berani keluar rumah pas malam hari di sekitaran komplek itu" ucap awin


Mereka mulai masuk ke cerita yang lebih jauh


" Aku penasaran seberapa serem nya trmpat itu" ucap Ilham sambil memegang ponsel


" Jangan bila kamu mau ke sana" ucap Tito


" Iya aku mau bikin konten YouTube " ucap ilham


" Lo gak takut kan serem " ucap awin mulai buka suara yang membuat Ilham yang tidak bisa di artikan


" Kan jadi youtuber itu menyenangkan " ucap ilham


"Kalian berdua juga ikut bersama aku" ucap Ilham


" Aku gak bisa keluar malam " ucap awin


"Kalian harus ikut kalau masih mau temen aku" ucap Ilham mengancam kedua pria membuat hati mereka tidak tenang dan merasa takut


------------MAKHLUK APA ITU-----------


Ketiga pria itu pergi dengan merasa takut dan penasaran yang sangat kuat. Ilham megang kamera ia mulai rekam dari awal memasuki komplek

__ADS_1


"Ilham , aku takut jalannya sepi" ucap awin


"Benar sepi banget pulang aja Yo" ucap Tito sudah merasa merinding ia menggosokkan tangan nya di tekuknya


"Ah Kita belum berjalan masuk jauh tau" ucap Ilham yang masih ngotot untuk memasuki komplek lebih jauh sudah lama mereka berkeliling tapi tidak menemukan apa pun


"Apa-apaan ini gak ada sesuatu yang menarik" ucap Ilham


Tak kunjung mendapatkan sesuatu mereka memutuskan pulang


"Uh akhirnya keluar dari jalan itu" ucap Tito yang menarik napas lega


"Iya rasanya jantungku berdegup 100 cepat kali lebih cepat" ucap awin


Tapi langkah mereka berhenti ketika melewati sebuah belokan jalan melahap sesuatu. Mereka melihat seorang sedang di pinggir dinding sepertinya melahap sesuatu mereka mendekatnya pelan


" Permisi kakak sedang apa disini" ucap Ilham


sedikit mendekat tidak ada jawaban dari wanita itu ia hanya fokus pada makanya Ilham mencoba lebih dekat lagi dan menepuk pundak wanita itu. Wanita itu pun menoleh dengan wajah yang penuh darah menunjukkan berapa taring yang membuat Ilham dan kedua temen nya terkejut terlihat tangan nya memegang sesuatu berbentuk daging segar jarinya begitu panjang dengan wajah pucat.


Wanita itu berusaha untuk menarik tangan Ilham dan sedikit menacapkan kuku panjang nya hingga membuat Ilham ketakutan dan gemetaran ia berusaha untuk melepaskan genggaman dari makhluk itu.begtu kuat nya hingga Ilham dengan terpaksa memukul tangan itu menggunakan kamera di tangganya sampai akhir lepas.


Mereka berlari sekuat tenaga tanpa menoleh ke belakang. Sangat jauh dari tempat itu mereka akhirnya memutuskan untuk berhenti berlari

__ADS_1


"Hosh..hosh.. makhluk apa itu mengerikan sekali"ucap awin ketakutan


"Aku capek kita berhenti dulu disini udah jauh mungkin dia gak ngejar kita lagi" ucap Tito


__ADS_2