
**dirumah sakit
"** sedangkan Baron dirumah sakit hanya terbaring dan menatap ke atas dengan tatapan kosong.begitupun Bu Ani hanya diam dan memainkan ponselnya sembari duduk di soffa samping ranjang Baron.
"cklekk suara pintu ada yg membuka dari luar ruangan. dan masuklah pak Kusuma dan di ikuti Jimmy dan Dimas ..
"kok cepet yah .ucap Bu Ani sambil menoleh ke arah pak Kusuma.
"iya ma Deket kok . ini makan dulu mama pasti lapar . ucap pak Kusuma sembari menyodorkan kantung plastik yg berisi makanan dan buah buahan .
" hehe ayah tau aja.ucap Bu Ani sambil membuka kantung plastik yg berisi makanan dan langsung memakannya dengan lahap.
" hmmm gumam pak Kusuma tanpa menjawab apapun.
"kalian berdua kalo mau pulang pulang aja . ini udah malam besok kalian sekolah. toh ada kami yg jaga Baron disini. ucap pak Kusuma pada Jimmy dan Dimas.
" iya om . ucap Dimas.
ya pulang aja udah malem juga . besok izinin gua ya. sahut baron
" siap dah GWS lu. ucap dimas
" paan tuh GWS sahut Jimmy.
" ga wafat sekalian wkwk bisik Dimas pada Jimmy.
__ADS_1
" gua denger nih ya. sahut Baron dengan nada kesal.
" hahaha nggak nggak men . ya udah gua pulang ya.
om kami berdua pamit pulang dulu ya. ucap Jimmy dan pergi keluar dari ruang rawat . dan menuju parkiran.sesampainya di parkiran mereka berdua melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.tak lama mereka sampai di rumah Jimmy. Dimas tanpa basa basi langsung berpamitan pada jimmy.dan pulang kerumahnya.
keesokan harinya mereka berdua berangkat ke sekolah. awal awal. dan memasuki kelas .
" kok sepi ya anj*r. ucap Dimas seraya meletakan tasnya di bangku paling pojok.
" iya ya jangan jangan libur atau sekolahnya pindah kitanya yg gatau. wah parah ini.ucap Jimmy juga meletakkan. tasnya di meja
" mungkin. ucap Dimas.
"eh tapi enggak tuh ada guru yg Dateng. ucap Jimmy.
"kemana teman lu . kok cuma dua ekor . wkwkw ucap Doni dengan nada mengejek .
"dih kepo . ucap dimas dengan nada sinis
"ya nggak gitu cuma mastiin kalo temen lu . ucapan doni terputus . njay hampir aja keceplosan ..
"kenapa temen gua. sahut Jimmy.
" haha kepo . ucap Doni dengan tertawa lalu pergi meninggalkan Jimmy dan Dimas
__ADS_1
" gaje lu monyet. ucap Dimas sinis.
" kuy ke belakang ruang komputer yuk gak mood makan gua. ucap Jimmy
" kuylah .ucap Dimas lalu pergi beranjak berjalan menelusuri lorong kelas.
setelah berjalan menyusuri lorong kelas akhirnya mereka sampai di belakang ruang komputer. dan duduk di sebuah tempat duduk yg terbuat dari kayu . yg dulu di buat oleh kakak kelas yg telah lulus . untuk di jadikan tempat nyantai ..
" emmhh sejuknya angin sepoy sepoy . ini baru menyatu dengan alam. serasa di puncak ini .. ucap dimas dengan menyenderkan tubuhnya di tempat duduk itu .
" b aja . kali. ucap Jimmy
ehh lu heran ga sih. kita dari dulu sampai sekarang baru kali ini di serang sama anak STM sebelah padahal musuh kita dari dulu SMA sebelah masuk akal ga sih.sambung Jimmy dengan terheran heran.
" gua dari kemarin juga mikirin itu .
ehh Firda sama Siska ga lu kasih tau soal Baron . ucap Dimas.
" jangan kasih tau . biarin aja ini cukup jadi rahasia kita bertiga . ucap Jimmy .
"emmhh Baron tidak mau kalo kita lapor polisi lantas . kita diam saja tanpa pembalasan gitu. tccihh . ga rela gua. ucap Dimas dengan nada sedikit ngegas
"mungkin Baron punya rencana. yg lebih istimewa. kita ikutin aja permainan Baron . dia lebih tau apa yg harus di lakukan. ucap Jimmy ..
" mungkin seperti itu. ujar Dimas .
__ADS_1
lu bawa rokok sambungnya
"bawa nih cuma tinggal 2 pas lah buat berdua. ucap Jimmy seraya menyodorkan satu batang rokok. dan mereka berdua merokok dengan santai di belakang ruang komputer .