A Lightning Sword

A Lightning Sword
Chapter 2


__ADS_3

"Goblin dan Orc ya? ", Ujar Sakata sambil berjalan menuju Ryo


"Sepertinya ini tingkat rendah", Ujar Ryo sambil melihat-lihat sisa mayat goblin dan orc


"Ryogain Sadaka,Sakata Yakitu dari kelas 2,Sebenarnya kalian siapa? ", Tanya Ajimi


"Nakirin juga melihat Ryo dikelilingi oleh petir", Ujar Nakirin yang masih memeluk Ajimi


"Ketahuan yah? Baiklah aku akan memberi tahu mu, Aku adalah pengguna elemen petir, dan Sakata adalah pengguna elemen api", Jawab Ryo sambil


"Elemen?, maksudmu seperti kekuatan yang ada di film-film? ", Tanya Ajimi sambil berfikir


"Iya, benar sekali!, tapi yang ini nyata loh! ", Jawab Ryo dengan mata tertutup satu


Ryo merasakan aura-aura bos goblin dan bos orc yang disertai nafsu membunuh yang sangat kuat


Ryo menghadap ke belakang dan menyiapkan katananya, namun dia berfikir kenapa Sakata tidak merasakan aura apa pun?


"Sakata apakah kau merasakan aura-aura dan nafsu membunuh yang kuat?", Tanya Ryo sambil menghadap ke belakang


"Tidak aku tidak merasakannya, apa ada yang salah denganmu? ", Jawab Sakata sambil bingung


"Apa, dia tidak merasakan apa pun? ", Tanya Ryo dalam hati


"Apa yang terjadi? ", Tanya Ajimi


"Iya Nakarin juga penasaran", Ujar Nakarin


"Kalian semua diam saja di sana aku akan mengurus bos ini! ", Jawab Ryo

__ADS_1


"Heh bos?, kalau begitu aku juga iku-", Ujar Sakata tapi Ryo sudah pergi duluan


Ryo berlari ke gate tempat dimana para monster seperti goblin dan orc itu muncul, Ryo berlari dengan katana di tangan kanannya


Karena dia merasa kalau si bos goblin dan orc itu sangat kuat,


Ryo khawatir akan si bos goblin dan bos orc menyerang semua murid dan guru yang ada di festival


Ryo tanpa ragu memasuki gerbang itu dan dia melihat langit yang berwarna merah dan melihat ke kejauhan tampak sebuah kastil yang sangat besar yang sekelilingnya dipenuhi oleh lava


Ryo seperti pernah melihat keadaan dan kastil itu tapi dia tidak bisa mengingatnya


"Aku seperti pernah melihat keadaan ini dan kastil itu tapi dimana aku pernah melihatnya? ", Ujar Ryo sambil melihat-lihat


Ryo melihat kebelakang dan melihat kalau gerbang itu sudah tidak ada


"Apa dimana gerbangnya? ", Ujar Ryo sambil panik


"Tuan silahkan pergi ke arah patung yang ada di dekat kastil itu", Ujar suara yang ada di kepalanya


Kemudian Ryo melihat ke arah kastil itu dan melihat patung besar yang berada di tembok-tembok kastil


"Yang itukah? ", Ujar Ryo


"Tunggu kenapa aku malah lebih memikirkan patung itu dari pada mencari jalan pulang? ", Ujar Ryo sambil menginjak-injak tanah


"Tuan akan menemukan jalan pulang menuju dunia anda tuan", Ujar Suara itu


"Ah baiklah-baiklah", Ujar Ryo

__ADS_1


Ryo pun berjalan di kota yang penuh dengan lava itu, anehnya dia tidak kepanasan menginjak lava-lava itu


Ryo pun masa bodoh dengan itu dia menuju ke arah patung itu


"Yang inikah? ", Tanya Ryo


"Iya Tuan", Jawab suara itu


Ryo menemukan sebuah lingkaran yang berbentuk seperti sebuah tangan


Ryo pun langsung menempelkan tangannya di sana dan tiba-tiba banyak aura berwarna kuning, biru, dan oren berkumpul melingkari Ryo


"Apa ini? ", Tanya Ryo


Tiba-tiba Ryo merasa ditarik ke dalam patung itu dan menemukan ruangan yang gelap dan terdapat patung berbentuk manusia disana


"Dimana ini? ", Ujar Ryo


"Selamat datang Tuan", Sambut suara patung itu


"Siapa kamu?, dan kenapa kamu memanggilku Tuan dari tadi? ", Tanya Ryo


"Kami adalah roh pasukan anda yang gugur dalam peperangan 200.000 tahun yang lalu", Jawab Patung itu


"200.000 tahun yang lalu?", Tanya Ryo


"Yah anda tidak tidak mengingatnya karena ingatan anda telah di segel", Jawab Patung itu


"Ingatan? ", Tanya Ryo

__ADS_1


"Anda adalah... Raja Iblis Pertama"


__ADS_2