Abang Ku Haitani Bersaudara [Tokyo Revengers X Oc]

Abang Ku Haitani Bersaudara [Tokyo Revengers X Oc]
Chap 6:A-ayah?


__ADS_3

Note:


Abc:bahasa jepang


Abc:bahasa Indonesia


...----------------...


...*Sebelumnya...


Pintu kamar terbuka dan Rei membuat ekspresi kaget sekaligus menangis


"A-ayah?" ucap Rei gak percaya dengan pemandangan di depan nya*.


...----------------...


Pov:Rei


I-ini gak mungkin kan?a-ayah.. aku langsung berlari ke mayat yang tergeletak di kasur dengan sprai berwarna putih yang bernoda merah,aku mengguncang kan badan ayah.


"Ayah..ayah..bangun yah!" ucap ku sambil mengguncang kan badan ayah berkali-kali,aku melihat sekitar ada perban apa gak..setelah menemukan nya aku berlari mengambil perban tersebut dan kembali ke ayah ku. Aku mencoba pertolongan pertama tapi aku melihat di perut ny banyak bekas tembakan,sabar ayah ku di tembak?


"N-nak" ucap Akeno yang terbata-bata,aku yang mendengar lantas menoleh kan kepala ku ke ayah.


"A-ayah..bertahan yah!" ucap ku dengan nafas yang tidak beraturan.


"Gak bisa nak,ayah menerima 3 tembakan dan salah satunya hampir mengenai jantung.." Jawan Akeno dengan suara kecil meskipun dengan suara yang kecil aku masih mendengar nya.


BRAK


Terdengar dobrak kan pintu,aku melihat paman andri dengan baju batik karena baru pulang dari undangan pernikahan nya.


"P-paman..tolong selamat tin ayah saya" ucap ku sambil nangis dengan nafas yang tidak beraturan.


Pov:Author


Akhirnya Andri menggendong Akeno di belakang dan berlari secepat mungkin menuju rumah sakit terdekat disekitaran perumahan ini,Yang untung nya berada di sebrang perumahan ini.Rei bangkit di bantu oleh Aulia juga Ananda,Mereka berdua berusaha menenangkan Rei.


"Kita ke rumah sakit dulu ok?" Tanya aulia yang hanya di balas anggukan kepala oleh Rei.


Akhirnya mereka bertiga berjalan kaki ke rumah sakit karena jarak nya dekat.


Di rumah sakit


Setelah mereka sampai mereka menuju ke ruangan IGD dan menunggu di tempat duduk yang sudah ada Andri yang menundukkan kepala sambil mengepal kan tangan, Rei yang melihat Andri lantas berlari.

__ADS_1


"P-paman..gimana kondisi ayah?" Ujar Rei dengan sambil sesegukan.


"Paman belum tau kondisi nya..semoga baik-baik aja,Rei tunggu disini dulu oke?" Jawab Andri sambil menggeleng kan kepala nya.


Akhirnya Rei menurut dengan ucapan Andri,sepanjang mereka nunggu Rei terdiam sedangkan Ananda juga ibunya Aulia sedang menenangkan Rei.


3 Jam kemudian.. tepat nya jam satu siang


SREK


Suara pintu terdengar juga keluar lah dokternyang menangis Akeno,Mereka yang sedang menunggu pun lantas berdiri dan menanyakan kabar Akeno.


"Dok..gimana keadaan ayah saya?" Tanya Rei dengan nada ingin tau.


"Alhamdulillah...pasien masih bisa terselamat kan,untung nya di bawa dengan cepat bila tidak dia akan kehabisan darah. Pasien bila tidak bangun selama satu hari bisa di nyatakan pasien koma" Jelas dokter(Untung bukan dokter indosiar).


Rei yang mendapatkan kabar itupun lantas menangis senang setidaknya ayah nya tidak meninggalkan diri nya karena ayahnya keluarga satu-satunya yang berada di dekat nya,sedangkan keluarga yang membantu lantas menghela napas lega.


"Saya akan mengantarkan nya ke ruangan terlebih dahulu" Ucap dokter yang hanya di angguki oleh Andri juga Aulia.


Akhirnya Akeno yang terselamat kan pun di bawa ke ruang VIP,karena Andri yang memilih ruangan nya,Mereka berempat menyusul ke ruang VIP.


SREK


Suara pintu bergeser,Rei melihat ayahnya yang badan terbaring di atas kasur juga di selimuti oleh selimut. Lantas Rei pun lari menuju sang ayah dan duduk di kursi dekat kasur yang di tempati ayah nya,Rei pun menggemgam tangan kanan ayahnya dengan erat sambil mengucapkan kata 'Syukur' berkali-kali.


***2 Tahun Kemudian...


Pov:Rei***


Hah..aku menghela napas lelah karena baru pulang sekolah sendirian karena kak Nanda nya lagi sakit,aku juga punya pr..mtk lagi ugh menyebalkan.


Ceklek


Aku masuk dan terasa sepi...karena ayah masih koma selama dua tahun,itu pun detak jantung nya naik turun mulu.


"*Rei,gimana sekolah? punya temen baru gak?"


"Kamu gak nakal kan,mentang-mentang nak Ananda gak masuk?"


"Kamu gak di apa-apain kan pas di jalan?"


"Ada pr gak?mau ayah bantu?"


"Capek?istirahat sebentar terus mandk oke?"

__ADS_1


"Anak ayah hebat masuk rank 5 besar"


"Ada masalah gak di sekolah? kalau ada sini cerita"


"Mau ayah masakin apa?"


"Sebagai hadiah anak ayah paling hebat ini mau apa*?"


Sial. Ingatan tentang ucapan ayah selalu terngiang-ngiang,akhirnya aku memutuskan naik ke atas juga masuk ke kamar. Melihat jam sebelas san siang, aku memutuskan untuk mengganti baju menggunakan baju tidur. Lalu ke bawah lagi.


Ting Tong


Bunyi bel terdengar lantas aku berlari menuju pintu dan membuka nya.


"Rei..hari ini bibi bikinin sayur kangkung aja gapapa? " Tanya seseorang yang membunyikan bel,yang ternyata adalah bibi Aulia.


"Tidak apa-apa bi,makasih banyak..maaf ngerepotin selama ini." Jawab ku sambil membukukan badan,bibi Aulia hanya terkekeh kecil lalu mengelus pucuk rambut.


"*Eh?"


"Tidak-tidak,tidak ngerepotin kok Rei. Bibi melakukan ini karena agar Rei tidak sakit atau apapun hal yang tidak di inginkan, lagipula Rei sendiri doang kan yang di rumah..apalagi harus nge beres sin rumah dan hal yang lain nya,yang seharus tidak dilakukan seumuran kamu*. "


Aku hanya mengganguk kan kepala sebagai jawaban, lalu aku menitipkan salam sekaligus minta maaf karena tidak bisa menjenguk kak Nanda. Jawaban Bibi Aulia hanya tersenyum lembut sambil mengganguk kan kepalanya,Akhirnya ku tutup pintu nya dan menuju ke meja makan lalu menaruh tempat makan yang berisi kangkung beserta nasi nya. Aku menuju dapur dan mengambil piring,alat makan juga minum, sebelum akhirnya aku menuju ke meja makan lagi. Sejujur nya selama dua tahun ini aku selalu di masak kin buat siang juga malam sedangkan pagi aku cuma bikin roti aja sama minum susu beres.


"Itadakimasu"


Beberapa menit kemudian..


Akhirnya selesai dan aku membersihkan meja makan juga menuju tempat cuci piring lalu mencuci piring. Selang beberapa menit aku selesai lalu menuju ke atas tepat nya kamar ku sendiri.


Ceklek


Aku membuka pintu kamar dan terlihat jelas kamar yang cukup sederhana..yang terdiri dari,satu kasur single,meja belajar beserta kursi ny, lemari pakaian dua pintu.



(Anggap meja rias adalah meja belajar sedangkan yang di dinding itu poster anime juga rak-rak kecil yang berisi nendoroid)


Simpel sekali bukan?soalnya kamar mandi itu ada di luar kamar ini,akhirnya aku menyenderkan badan di kasur lalu bermain hand Phone jadul ini,sambil menunggu 30 menit tan..soal pr?nanti aja deh males aku nya. Sore aja pas udah mandi langsung ngerjain pr,bisa aja besok..soalnya besok sabtu.


30 menit kemudian.


Akhirnya aku merebahkan diri di kasur dan akhirnya terlelap.


...----------------...

__ADS_1


......TBC......


A/N:Maaf bila ada typo,menerima saran juga kritik. Author sudah mencoba panjang cerita nya kapan-kapan nanti sampai 2.000 kalau niat,tunggu eps selanjutnya yah!


__ADS_2