ACHLYN

ACHLYN
10


__ADS_3

Sky sudah lelah sangat lelah,Tenaga nya benar-benar habis di pekerjaan dan gadis mungil itu, Setelah merapikan file milik nya,Sky langsung ke tempat tidur dan langsung tertidur.


Achlyn yang melihat sky tertidur tanpa menggubris diri nya merasa bersalah sendiri apakah tuan cabul itu marah?, Tanya achlyn pada diri nya sendiri.


Dengan keberanian setebal permen yupi achlyn memberanikan diri mendekat pada tuan cabul itu.


"Tuan sky"Panggil achlyn sambil menggoyangkan tangan sky.


"Hmm"Ucap sky.


"Apa tuan marah?"Tanya achlyn sambil menggoyangkan badan besar sky.


"Makan cepat atau aku yang akan memakan mu"Ucap sky tidak sabaran.


"Dasar kanib*l"Ucap achlyn.


Setelah beberapa menit akhir nya beberapa makanan tersaji di depan nya, Achlyn dengan lahap nya memakan semua makanan itu tanpa tersisa sedikit pun, Lapar benar-benar membuat nya terlihat seperti gembel.


Setelah menyelesaikan makan nya Achlyn kembali melihat ke arah sky, Achlyn benar-benar mengantuk setelah makan semua makanan lezat nya.


Bagaimana pun juga achlyn adalah perempuan mahal,Dia tidak mau satu tempat tidur dengan sky, Achlyn menuju pintu namun ternyata pintu di kunci,Yang membuat nya berpikir bahwa dia benar-benar akan bersama manusia cabul itu.


Achlyn kemudian menuju sofa besar milik sky,Dan tertidur di sana,Sky yang memang belum sepenuh nya tertidur melihat ke arah achlyn yang sudah tertidur di sofa nya.Sky kemudian berdiri dengan malas mendekati achlyn dan mengangkat gadis mungil itu,Ke tempat tidur nya,Dan akhir nya mereka tidur bersama dengan posisi sky memeluk posesif achlyn.

__ADS_1


......................


Pukul 4 achlyn kembali terbangun bukan karena kelaparan tapi karena rutinitas nya yang terbiasa.


Achlyn merasakan sesuatu yang sangat berat menimpa tubuh nya, Achlyn dengan berat hati melihat siapa pelaku cabul yang saat ini sudah melakukan hal bejat itu dan benar saja saat melihat ke belakang wajah tampan sky sudah terpampang jelas.


Ingin sekali achlyn menjambak rambut tebal itu,Dan bibir seksi itu ingin sekali achlyn menginjak nya,Dan mata tajam nya ingin sekali menusuk dengan tangan nya sendiri, Namun achlyn adalah makhluk tuhan yang paling baik dan imut pikir achlyn,Dia kembali mengurungkan niat untuk menampar wajah cabul sky menggunakan sendal yang berusaha di cari.


Dengan pelan achlyn terbangun,Dan mulai mencari cara agar keluar dari kamar itu,Dia tidak akan kabur, Kabur dari sky harus lah sangat baik-baik jangan kasar.


Dia hanya keluar membantu beberapa pembantu yang dia buat repot semalam.


Achlyn kemudian keluar ke jendela, Berharap ada sesuatu,Dan benar saja saat keluar melihat ke jendela achlyn melihat albert yang juga tidak sengaja melihat nya.


Dengan menggunakan tangan yang entah di mengerti albert atau tidak yang pasti nya dia sudah berhasil keluar dari kamar dan akan mulai membersihkan semua ruangan rumah itu.


"Cih, Bahkan goyangan ku lebih enak di banding kau, Tapi mengapa sky lebih memilih mu"Ucap Audrey yang merupakan kepala pelayan di rumah itu, Audrey hanyalah sebatas pelayan di sana yang terkadang di pakai sky hanya untuk memuaskan nafsu nya, Namun dia yang terlalu jauh berpikir akan bisa menjadi nona muda di keluarga,Lyron, Karena kedekatan nya dengan sky membuat semua orang di rumah itu takut pada nya.


"Siapa perempuan dengan wajah menor itu?"Tanya achlyn pada salah satu pelayan yang masih muda, Mungkin saja pikir achlyn.


"Kepala pelayan nona"Jawab pelayan itu,Yang hanya di angguki oleh achlyn.


"Hey kau,Siapa nama mu?, Pelet apa yang kau gunakan?"Ucap Audrey kembali, Dengan sinis.

__ADS_1


"Aku?,Oh aku achlyn"


"Pelet?,Aku tidak menggunakan pelet apapun aku ini cantik alami"Ucap achlyn sambil merapikan anak rambut nya.


"Karena itu tuan sky membawa ku ke rumah nya,Kau ini siapa?,Aku tidak suka dengan mu,Wajah mu seperti aspal di lapis kerikil"Lanjut achlyn, Membuat beberapa pelayan di sana menahan tawa ada juga yang nampak takut.


"Kau"Ucap audrey menunjuk achlyn yang lebih pendek dari nya namun langkah nya terhenti karena achlyn lebih dulu mengancam nya menggunakan air panas.


"Dasar manusia kerdil,Kau tau nama mu jelek sama seperti wajah mu"Ucap audrey,Yang membuat achlyn marah, Achlyn marah bukan karena audrey mengatakan wajah nya jelek tapi nama nya,Itu nama yang ayah nya pilih,Dan mengatakan nya jelek.


Achlyn dengan santai nya kembali mengambil air panas dan membuka ujung tutup nya, Mengeluarkan uap yang panas yang langsung di arah kan ke tangan audrey yang sedari tadi menunjuk nya.


Audrey melangkah kan kaki nya ke arah kulkas dengan cepat dan mencelupkan tangan nya ke air es berharap rasa dingin nya dapat mencegah rasa perih di tangan nya.


Tatapan achlyn ke arah audrey menjadi sangat dingin bahkan gadis kecil itu berubah 180°,Dia menjadi lebih menakutkan,Yang membuat audrey enggan mendekat,Dia benar-benar harus membuat gadis itu takut pada nya.


"Tuan albert"Panggil achlyn, Yang baru saja memasak nasi goreng dan beberapa makanan yang cocok di jadikan sarapan,Ya achlyn memasak bahkan gadis itu membersihkan beberapa bagian rumah dengan cepat, Beberapa pelayan banyak yang menyukai sikap polos,Lugu,Dan berani achlyn, Achlyn benar-benar merubah perilaku orang yang ada dalam rumah tadi nya mereka yang sangat kaku menjadi sedikit cair karena kedatangan achlyn.


"Tuan,Apa aku boleh menyiapkan baju kantor milik tuan sky?"Tanya achlyn meminta ijin dia tidak ingin berlaku tidak sopan lagi, Bagaimana pun juga dia harus bersikap baik dan penurut agar sky dapat melepaskan nya


"Ya nona tentu saja"Ucap albert,Dia tidak ingin melihat achlyn gadis itu benar-benar membuat nya gerah,Apa dia sadar baju nya itu masih yang di pakai kemarin,Dan baju itu sangat minim.


Mendengar itu achlyn menjadi semangat sendiri.

__ADS_1


Dia kemudian naik ke atas kamar sky menggunakan lift biasa dan tidak menggunakan lift khusus orang penting dalam rumah.


Achlyn kemudian masuk ke dalam kamar sky dengan riang, Namun ide cemerlang muncul di otak pintar nya, Achlyn kembali turun menggunakan lift,Tenaga achlyn benar-benar tidak habis, Gadis itu bahkan sangat riang, Setelah kembali ke ruang makan achlyn kembali mengambil tutup panci yang membuat semua orang di sana ketar-ketir kembali sedangkan albert tersenyum tipis melihat kelakuan achlyn yang hampir sama dengan adik nya, Namun tentu saja jika adik nya masih hidup


__ADS_2