
Ali
merasa prilly memanggil'y,ali melihat pesawat yg terbang.
"Slamt
tinggal prilly"guman ali,kalung yg ali pakai tiba2 jatuh lalu ia berhenti
dan turun dri motor saat mengambil kalung itu terlihat ada sebuah
kecelakaan,ali penasaran lalu melangkahkan kaki'y menuju kerumunan,betapa
kaget'y ali melihat prilly dgan darah yg berserakan.
"Prilllyyy"teriak
ali langsung memeluk prilly.
"Harus'y
kmu pergi,,,knapa kmu kembali"tgis ali pecah.
"Kenapa
kalian semua diam cepat panggil ambulan"bentak ali pada orang2 yg berada
di situ
Prilly
segera di bawa ke rumah sakit,ali menunggu di dpan ruang ugd ia terganggu dgan
rasa cemas dan bingung.
Ali
memberitahu orangtua'y, saat orangtua dan kaia sampai ali memeluk kaia dgan
tangisan.
"Ini
semua salah gw"tangis ali pecah.
"Udah,,,,jgan
cengeng donk"hibur kaia.
"Gw
cman gax pgen kehilangan yg kedua kalinya"lanjut ali.
Beberapa
saat kemudian dokter keluar dan ternyata prilly mengalami geger otak,ali
semakin sedih.
"Kalau
ajh gw gax halangin dia mungkin gax kayak gini kejadian'y"tangis ali
__ADS_1
semakin pecah,kaia ikut menangis.
"Sudah,,,sanah
mau liat prilly gax"ucap kaia,ali berdiri kemudian msuk ke dalam,ali duduk
ia menggenggam tangan prilly.
"Prilly,,,,kenapa
kmu jdi seperti ini"ucap ali,ali menangis,perlahan prilly membuka matanya.
"Ali"ucap
prilly lirih.
"Prill,,,kmu
sadar,,,,,kmu gpp kan,,,,kmu hrus janji sma aku kalau kamu bakalan
smbuh"ucap ali,prilly tersenyum.
"Prilly,,,maafin
aku"ucap ali.
"Kmu
gax usah minta maaf,,,kmu gax salah kok"jwb prilly.
Di
mereka mempercayai keluarga ali untuk menjaga prilly tante uly akan kembali 3
hari lagi.
Ali
terlihat sangat menyayangi prilly terbukti dari cara dia menjaga prilly dgan
baik.
"Skarang
kmu makan yach biar cepet sembuh"ucap ali,prilly tersenyum.
"Och
ia varel nanti bakal jenguk kmu"lanjut ali.
"Och
yach,,,,,"jwb prilly snang.
"Kelihatan
kmu lebih snang kalau yg jenguk varel"ucap ali sdikit menggoda.
"Ich,,,apaan
sich,,,,jadi cerita'y nantang nich,,,heh,,heh,,,,ngomong 2 cinta pertama kmu
__ADS_1
mana??"tawa prilly,ali ikut tertawa mendengar kata2 itu.
1minggu
berlalu kondisi prilly semakin membaik apalagi dri 4hri yg lalu keluarga prilly
sdah ada di indonesia,kini prilly tak menggunakan selang oksigen karna telah di
lpas oleh dokter,malam ini di taman ada perayaan pesta lampion mungkin tak apa
ali meninggalkan prilly untuk malam ini sekedar hanya ingin melihat pesta di
taman,ali pun pergi ke taman,betapa meriah'y pesta di sana banyak teman2 ali
begitupun varel.
"Loh,,,lo
gax jagain prilly?"ucap varel.
"Gax,,,malam
ini kaia yg jaga,,,,,gw pgen happy sebentar menghilangkan kesedihan gw"jwb
ali. Varel tersenyum.
Lampu
lampion yg sgat cantik berterbangan.
"Tahun
dpan aku ingin kmu ada di sini bersamaku dan kita melepas lampu lampion
bersama"guman ali.
Ali
menuju parkiran mobil ia merasa hati'y tak tenang ali segera plang saat di dpan
rmah'y ali tercengang melihat bendera kuning yg di pasang di dpan rumah
prilly,ali perlahan turun dari mobil dan ia berjalan menuju rumah prilly,di
sana begitu riuh banyak orang yg menangis disana terlihat keluarga ali yg ikut
menangis,raja dan orang tua'y prilly yg menangis tersedu-sedu,ali melangkah dan
berhenti tepat di dpan orang yg di tutupin selembar kain hingga tak terlihat
sampai ke wajah'y,perlahan ali duduk lalu membuka penutup mayat,saat terbuka.
"Prilly,,,,,kenapa
jdi sperti ini"tangis ali pecah seketika.
"Prilly,,,,,maafin
aku,,,,seharusnya aku gax ninggalin kmu,,,,kmu bangun sekarang"tangis ali
semakin pecah,semua orang yg berada di rumah prilly serentak terharu.
__ADS_1