
...*SELAMAT MEMBACA*...
"mengapa kau diam saja" tanya Sohyun
"gua harus bilang apa?" jawab do
"ya apa kek cerita ke siapa dirimu"
"privasi" cuek
"jangan cuek kepadaku please" ujar Sohyun
memohon kaya apapun Sohyun tetap saja tidak bisa pasti do tetap akan cuek. mereka jalan jalan berdua sampai lupa waktu malam pun tiba.
"sebaiknya kita pulang" ajak do
"tunggu beberapa menit lagi mood ku sedang tidak bagus" ujar Sohyun dengan nada seperti orang sedang sedih
"sepertinya ini anak sedang ada masalah, apakah aku harus menghiburnya. ah tidak siapa diriku, lagian juga dia sudah punya kekasih kenapa tidak kekasihnya saja yang menemaninya" batin do
"sebaiknya kau telfon kekasihmu, aku sudah lelah mau istirahat" ujar do
"tidak, dia tidak akan mau menemaniku akhir akhir ini dia cukup sibuk sampai dia melupakan ku" ujar Sohyun sedih
__ADS_1
"kasihan sekali ini cwek" batin do
"bisakah kau jangan cuek kepadaku, tolong hibur aku please" Sohyun memohon dengan lembut tapi dengan nada sedih. do bingung apa yg harus dia lakukan karena sebelumnya dia belum pernah menghibur seorang perempuan. ya begitu lah do dia lebih mementingkan pekerjaan dan membahagiakan orangtuanya terlebih dahulu baru dia mencari wanita idamannya.
do punya ide bagaimana kalau mengajaknya ke pasar malam dekat taman. di pasar malam itu banyak sekali permainan yang bisa menghibur diri mereka dan melupakan masalahnya sejenak.
Sohyun sangat senang karena sudah lama dia tidak pergi ke tempat seperti ini bersama dengan Lucas. di balik ke bahagiannya dia juga sangat sedih karena dia datang bersama cowok lain.
Sohyun mengajak do main halilintar tidak hanya sekali tetapi mereka memainkannya 3 kali. selanjutnya mereka bermain ontang anting itu membuat kepala do dan Sohyun pusing walaupun seperti itu tetapi Sohyun melihat tawa di wajah do. itu membuat Sohyun tersenyum tipis.
tidak lupa mereka juga main panahan, do sangat mahir bermain panahan sampai dia mendapatkan 3 hadiah. disitu do memilih boneka ada yang berukuran sedang dan ada yang berukuran besar. boneka itupun di serahkan ke Sohyun agar membawanya. karena sudah lama bermain akhirnya mereka lelah dan memutuskan untuk istirahat dan makan es cream berdua.
"terimakasih do kau sudah membuatku bahagia hari ini dan melupakan semua masalah yang terjadi padaku" ujar Sohyun sambil tersenyum manis
"hmm ada apa kau melihatku sampai tidak berkedip" ujar Sohyun.
"apa" ujar do cuek
"ada apa kau melihatku seperti itu nanti kau naksir lagi sama aku" goda Sohyun dengan senyuman
"percaya diri sekali kau ini" ujar do sambil mencubit pipi Sohyun yang seperti bapao
"aish sakit tau" rengek Sohyun sambil tersenyum
__ADS_1
setelah mereka bercanda akhirnya mereka pulang karena hari sudah larut malam. do mengantarkan Sohyun pulang dan memastikan Sohyun sudah masuk ke dalam rumahnya. kemudian do tancap gas meninggalkan kediaman Sohyun.
"hmm habis dari mana saja jam segini baru pulang" tanya Chen
"maaf kak" jawab Sohyun lembut. Lay dan Chen menunggu kepulangan Sohyun di ruang tamu, soalnya tumben sekali Sohyun pergi sampai selarut ini.
"boneka dari siapa tuh?" tanya lay
"nanti akan Sohyun ceritakan setelah Sohyun ganti baju terlebih dahulu". Lay dan Chen pun mengijinkan Sohyun untuk berganti baju terlebih dahulu.
sebenarnya lay dan Chen sudah tau kalau Sohyun pergi bersama dengan do. soalnya Chen menyuruh do untuk menjemput Sohyun, begitupun dengan Sehun dia sudah mengadu ke Chen kalau do tidak kunjung datang ke kantor.
...BERSAMBUNG...
...LIKE...
...KOMEN...
...VOTE...
...FAVORIT...
...TERIMAKASIH...
__ADS_1
...SEMOGA SUKA DENGAN CERITAKU...