Adromeda : Galactic Force Becomes An Adventurer

Adromeda : Galactic Force Becomes An Adventurer
Chap. 4 Mendarat di planet tanpa nama


__ADS_3

--------------- Time Skip 5 hari kemudian -----------------


Bip..Bip...Bip...


Suara alarm yang menandakan pesawat sudah hampir mendekati jarak 2000 km dari planet yang berhasil dianalisis dan memiliki kehidupan didalamnya dan adanya peradaban manusia yang berkembang di planet tersebut.


[Boss, sekarang sudah waktunya anda bangun dari hibernasi]


"Ughhh, baiklah dan kirimkan laporan hasil perjalanan dan progress perbaikan pesawat!"


[Dalam perjalanan tidak ditemukan kendala dan untuk progress perbaikan masih memperbaiki 12% dari total kerusakan dan akan dipastikan selesai pada 900 Jam kedepan, karena ada satu komponen yang sangan rumit untuk diperbaiki, karena ada satu komponen didalamnya yang mengalami konsleting]


"Baiklah, buat semua laporan dan disimpan didalam drive dan enkripsi setiap data mengenai pelanet ini"


[Baik boss, dan saya menyarankan anda menggunakan pesawat cadangan untuk menuju ke planet tersebut, karena pesawat saat ini tidak memungkinkan untuk memasuki atmosfer planet tersebut dan dari hasil analisis saya juga ada hal yang aneh dimana terdapat sebuah energi aneh yang menyelimuti planet tersebut]


"Baiklah, mengenai energi aneh tadi apakah kamu sudah mendapatkan hasil?"

__ADS_1


[Belum boss, saya rasa akan dapat mengetahuinya ketika boss menginjakkan kaki di planet tersebut]


"Baiklah, untuk sekarang aktifkan sistem satelit pada pesawat dan aktifkan pesawat cadanga BA-1 untuk mememasuki planet tersebut dan persiapkan sistem persenjataan dan body skeleton untukku"


[Baik boss]


------------ Skip di dalam pesawat cadangan -------------


Didalam pesawat cadangan tersebut Letnan. Andromeda bersiap meluncur dari pesawat SCFI-900 U menuju planet tanpa nama tersebut, Andromeda dilengkapi dengan body skeleton untuk memperkuat tubuh fisiknya dan sistem persenjataan yang berbentuk nano tech. (seperti Iron Man suit yang ada di Avengers: Infiniti Wars dan Endgame), teknologi nano dapat memungkinkan kita untuk membentuk dan merubah sebuah benda menjadi sederhana namun teknologi ini masih perlu dikembangkan lagi.


[Pesawat akan melesat dengan kecepatan 20.000 km/h dan akan tiba di daratan sekitah 1 menit 20 detik. Pesawat akan melesat dalam 5, 4, 3, 2, 1 peluncuran berhasil]


Note: waktu pendaratan terjadi pada sore hari kira-kira antara jam 3 - 4


---------- Di tempat lain -------------


Di lain tempat terdapat rombongan manusia yang mengenendarai kereta kuda yang ditemani oleh kurang lebih 100 prajurit berbaju jirah lengkap dengan pedangnya dan tidak sengaja melihat kejadian dari pendaratan pesawat yang digunakan oleh Andromeda.

__ADS_1


"Lihat diatas langit ada hal yang sangat aneh, ada benda yang jatuh dari langit yang sangat cepat dan seperti terbakar" Ucap prajurit 1 dengan keheranan dengan kejadian tersebut.


"Semuanya bersiap dan lindungi yang mulia ratu Emilia" Ucap seorang prajurit yang berbeda dari prajurit lainnya yang mana dia merupakan seorang kapten yang mengawal anggota kerajaan.


"Baik kapten" Ucap semua prajurit dan memasang formasi untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu kejadian yang dilihat mereka adalah pertanda buruk yaitu adanya monster yang menyerang.


Di dalam kereta sang ratu bernama Emilia van dirk ditemani oleh anaknya yang bernama Sayu van dirk yang mana mendengar kegaduhan diluar dan kemudian ratu Emilia bertanya kepada kapten yang bertugas mengawalnya dari kunjungan diplomatik ke kerajaan tetangga guna untuk membahas adanya krisis kekurangan pangan dalam waktu 3 bulan terakhir akibat serangan monster yang disinyalir digerakkan oleh bangsa iblis.


"Kapten Michele, ada apa dan apa yang terjadi sehingga aku mendengar adanya keributan diluar" tanya sang ratu dengan wajah cemas.


"Tadi ada kejadian yang sangat aneh dimana benda jatuh dari langit yang melesat dengan sangat cepat namun yang mulia tidak usah khawatir, sebab kami sudah mengamankan daerah sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi" jawab kapten atas pertanyaan yang diberikan oleh sang ratu dengan wajah yang sangat meyakinkan sang ratu bahwa semua akan baik-baik saja.


"Baiklah, terima kasih dan berapa lama lagi perjalanan kita untuk sampai ke kerajaan?" tanya sang ratu kembali.


"Kira-kira sekitar 1 hari lagi yang mulia" jawab sang kapten.


"Baiklah kalau begitu" jawab sang ratu dengan rasa cemas dan khawatir dengan keselamatan semua prajuritnya dan juga dalam rombongan tersebut ada putri yang sangat dia cintai.

__ADS_1


.........


__ADS_2