
Mereka terus membahas kerjasama sampai hari sudah beranjak sore dan tidak membutuhkan waktu lama mereka telah selesai menyelesaikan semua pembahasan, sasuke dan sakura harus segera pergi dari perusahaan itu lebih tepatnya sasuke ingin cepat pergi dari tempat itu karena dia tidak ingin mereka mengacuhkan dia lagi seperti sebelumnya.
" Garaa kami harus pergi " ucap sakura
" Ya sakura, ku harap kita bisa bertemu lagi "
" Aku juga garaa "
" Kami pergi, sampai jumpa lagi garaa " entah perasaan apa sasuke tidak suka kalau sekretarisnya akan bertemu dengannya lagi dan terpaksa sasuke membawa sakura keluar dari ruangan menuju mobilnya
" Masuk " saat sasuke sudah membuka pintu mobilnya
" Sasuke, aku.... " sakura menggantungkan ucapannya, sakura ia teringat harus membeli bahan makanan karena sakura belum mengisi kulkas dan ia berniat pergi ke supermarket sendiri
" Apa? " sasuke penasaran dengan ucapan sakura
" Maaf Sasuke kau bisa pulang sendiri, aku mau pergi ke suatu tempat dulu karena ada urusan " sakura tidak ingin memberi tahu sasuke kalau ia mau pergi ke supermarket
" Aku akan mengantarmu "
" Tidak, aku akan pergi sendiri "
" Tidak ada penolakan "
" Aku mohon sasuke, aku hanya pergi sebentar jika kau ingin bertemu lagi denganku kau tunggu di apartemen saja "
" Aa, aku akan pergi " sasuke mempunyai alasan kenapa ia mengatakan itu kepada sakura dan iapun pergi membawa mobilnya menjauh dari sakura untuk mengawasi di dalam mobilnya sasuke penasaran kenapa sakura begitu menolak ajakannya dan tetap ingin pergi sendiri.
Setelah sekian lama sakura menunggu taksi saat melintas pasti selalu penuh, sakura mulai bosan menunggu sampai sebuah mobil menghampirinya tepat di depan sakura
" Sakura, kau belum pergi " ucap garaa setelah keluar dari mobil
" Ya, aku mau pergi ke supermarket aku ingin membeli bahan makanan "
kenapa sakura jujur dengan garaa tapi berbeda dengan sasuke ia selalu tertutup
" Biar ku antar "
__ADS_1
" Tidak perlu garaa, aku tidak mau merepotkanmu "
" Hey kau tidak merepotkanku sakura justru aku juga sama ingin kesana, jadi bagaimana kau mau? "
" Baiklah garaa lagi pula aku lelah menunggu taksi "
Sakura langsung masuk kedalaman mobil setelah garaa membuka pintu mobil, tanpa mereka sadari sepasang onyx sedari tadi mengawasi mereka berdua dari kejauhan, sasuke berani bersumpah akan melakukan sesuatu pada sakura karena berani menolak ajakan darinya tadi tapi dia justru menerima ajakan dari garaa, sasuke pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju apartemen sakura untuk memberi sebuah pelajaran.
Sasuke terus menunggu kedatangan sakura di apartemen sudah cukup lama saat sakura pergi dengan garaa dan sakura belum juga datang jam sudah menunjukkan pukul 7 malam emosi sasuke mulai memuncak mengingat pertemuan mereka waktu sore, tiba tiba pintu apartemen itu terbuka yang menandakan sakura sudah datang sasuke pun bersikap seperti biasa lagi
" Kau sudah lama di sini sasuke " sakura masuk kedalaman ruangan dan melihat sasuke
" Hn " masih bersender di sofa empuk sambil menonton
" Kau ingin makan atau minum "
" Tidak "
" Baiklah aku harus membereskan semua ini dulu kita akan bicara lagi nanti "
" Sasuke kau ingin bicara denganku "
" Aa " sasuke bangkit dari sofa menuju sakura setelah itu sasuke menarik sakura masuk kedalaman kamarnya dan tak lupa mengunci pintunya dan membuat sakura ketakutan "apa yang dia lakukan kenapa dia mengunci pintu itu" sakura mengingat tentang kejadian waktu itu sasuke bisa melakukan apa aja jika ia sedang marah
" Bisa kau jelaskan sekarang sakura " to the point
" Apa maksudmu sasuke, aku tidak mengerti " sungguh sakura tidak mengerti ucapannya
" benarkah? Kau berani menolak ajakanku tapi kau menerima ajakannya "
" Aku tidak ingin merepotkan ....... " ok sakura sekarang mengerti ucapannya dan kenapa sasuke bisa tau kalau sakura ikut dengan garaa apa jangan jangan sasuke...
" Kau tau aku tidak suka penolakan, jadi rasakan akibatnya " emosi sasuke mulai memuncak karena mendengar sakura tidak ingin merepotkannya meskipun sakura belum menyelesaikan ucapannya, sasuke dengat cepat jalan menekati sakura dia ingin memberi pelajaran ke sakura supaya dia tidak dekat dengan garaa lagi
" Apa yang kau lakukan sasuke jangan mendekatiku aku mohon "
" Aku tidak akan membiarkan mu menjadi miliknya kau hanya milikku sakura "batin sasuke, sasuke terus jalan mendekati sakura dan memojokannya ke tembok dan benar saja sasuke sudah memojokan sakura ke tembok itu
__ADS_1
**kau tau sakura hari ini sasuke emosinya sedang tidak baik dia bisa melakukan apapun kepada siapa saja terutama saat ini kau sudah tepat dihadapannya**
" A-apa yang ingin kau lakukan sasuke, aku bisa...... "
Cup
saat sakura ingin melanjutkan ucapannya sakura terkejut dia merasakan sebuah kecupan mendarat di bibirnya sakura membulatkan matanya terkejut dan membuat wajahnya memerah seketika sakura refleks memegang bibirnya setelah sasuke melepaskannya
" Ini ciuman.... " gumam sakura pelan
" Oh Jadi itu ciuman pertama mu, kau ingin yang lebih sakura " sasuke sangat senang karena ia mendapatkan perempuan yang belum di sentuh siapapun dan menggoda sakura lagi meskipun masih syok atas ulahnya
" Aku tidak mau " saat sakura ingin pergi dari hadapan sasuke dengan cepat tangan sasuke memengang pundaknya dan mendorong sakura ke tembok lagi
" Tapi aku menginginkannya " dengan cepat sasuke langsung menyambar bibir sakura
Cup
Lagi lagi muka sakura memerah dan Sakura langsung meronta memukul dada bidang sasuke untuk menghentikan aksinya tapi sakura sia sia justru sasuke memperdalam aksinya karena rontahannya membuatnya menginginkan lebih dan menutup matanya, tiba tiba air mata sakura keluar begitu saja apa yang telah di lakukan oleh sasuke dengan berani mengambil ciuman pertamanya dengan paksaan.
setelah mereka merasakan oksigen mulai habis akhirnya sasuke melepaskan ciuman itu dengan pelan, sakura refleks memengangi bibirnya lagi yang basah dan menghapusnya ia merasakan rasa sakit dibibirnya itu karena ulahnya dan saat sasuke membuka matanya ia melihat wajah sakura yang basah oleh air mata yang terus mengalir dan membuat sasuke merasa bersalah
" Kau baik baik saja sakura " sasuke khawatir
" APA YANG KAU LAKUKAN, KENAPA KAU MENCIUMKU "sakura penuh amarah
" Jangan pernah dekat dengan garaa lagi sakura, ini peringkatan pertama buatmu " ancamnya
" Kenapa aku harus menjauh dari garaa apa hakmu melarangku kau bukan siapa siapa buatku sasuke, kau hanya atasanku "
" Kau harus tetap menjauh darinya dan jika aku melihatmu bertemu dengan dia lagi aku bisa melakukan yang lebih dari yang aku lakukan tadi sakura "
" Kau egois sasuke "
Sakura mendong tubuh sasuke dan membuat tubuh sasuke sedikit menjauh darinya dan sakura naik ke ranjang dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut dan ia menangis sejadi jadinya sampai terdengar oleh sasuke, sasuke yang melihat sakura begitu menderita atas perlakuan tadi dia merasa bersalah dia pun ikut naik ke tempat tidur dan membaringkan tubuhnya di belakang sakura sasuke masih bisa mendengar tangisan sakura yang masih besar
" Maaf " membisikan tepat di telinganya lalu sasuke memeluk tubuh sakura di belakang dengan erat , sakura yang mendengar ucapan maaf yang tulus dan sebuah pelukan darinya ia tetap mengabaikannya dan tetap menangis, Jangan dikira mudah untuk seorang uchiha minta maaf ingat ego uchiha yang begitu tinggi.
__ADS_1