
Setelah mengobati gadis putih vana langsung tergeletak dan tak sadarkan diri lotus yang melihat itu berlari lalu menangkap tubuh vana dan membawa kedalam gubuknya
vana dia tangani oleh satu anak buah lotus
dan jarum telah tertancap di bagian kaki setelah itu lotus pergi meninggalkan vana yang sedang terbaring pingsan
di dalam kamar lotus melihat luka yang terbalut indah di tangannya lalu dia membuka dan melihat daun apa yang telah gadis itu berikan dan dia melihat bekas luka itu sudah mulai memucat dan darah juga sudah berhenti tapi daun itu bisa menghilangkan rasa sakit dan memberhentikan darah yang keluar saat itu ada yang masuk kedalam ruangannya.... Kak apa kamu sibuk ...
lotus yang melihat adiknya datang lalu menyuruh nya duduk dia melihat wajah adiknya yang sedang murung
Lotus :ada apa dengan wajahmu ravel
ravel:ada sedikit masalah kak dan aku bingung cara menyelesaikan semuanya
Lotus :apakah masalahnya benar benar parah sampai membuat wajah tampan mu itu menjadi jelek
__ADS_1
Ravel:di sebelah timur semua warga mengalami pendarahan akibat parasit yang menggerogoti tubuh mereka setelah parasit itu melukai tubuh korban maka darah akan terus mengalir dan parasit itu akan menghisap darah yang terjatuh dari tubuh korba yang tewas akibat kehabisan darah sudah mencapai 30 jiwa kak
lotus :apa kamu tau penyebabnya dan sudah berapa lama sampai menghabiskan banyak korban dan apa kamu sudah melapor ke junjungan ke dua .
Ravel :yah aku sudah melapor tapi junjungan kedua malah santai menangapi dan sampai sekarang belom ada tindakan aku merasa cemas kak jika tidak segera ditangani maka aku tidak bisa membayangkan gimana Nasih anak anak di sana (Tampa sengaja Ravel melihat tangan kakaknya yang terluka dan ada daun yang menempel lalu dia menyentuh daun yang berada di tangannya lalu mencium bau dari daun itu
Lotus:apa kamu mengetahui tentang daun itu ...?
Ravel:selama aku berada di kelompok hitam aku belom pernah melihat obat ini kak dan baunya sedikit menyengat dan ada aroma mint dari luka kakak ini baru terjadi tapi darah dan bekasnya cepat sekali kering lalu tangan kakak tidak mengeluarkan bau amis darah dan aku baru tau tentang obat ini siapa yang mengobati kakak apakah mereka adalah kelompok putih
Ravel:apa aku boleh bertemu dengan kak ...?
Lotus:ok mungkin nanti sore aku akan kesana
Setelah berbincang dengan Ravel lotus mengerjakan tugas dan membaca buku setelah merasa waktunya dia melihat keadaan vana dia pergi menuju gubuk peracik bersama Ravel saat mereka sampai dan masuk mereka terkejut setelan melihat Lux yang sedang menatap mereka dan vana yang duduk seperti anak kucing yang habis ketahuan tapi saat melihat kedatangan lotus vana langsung tersenyum
__ADS_1
Vana :kak apa lukamu sudah sembuh
Lotus :panggil aku dengan sebutan junjungan ke tiga
Vana:hais kak memang kamu pintar apa sampai aku harus manggil junjungan dan siapa pria tampan itu
Lux yang mendengar vana memuji ravel di hatinya sedikit merasa kesal lalu dia mengetok kepala vana sedikit keras
Vana :Auh sakit kak Lux kenapa kmu selalu mengetok kepalaku yang cantik ini lama lama otak aku hancur karna ulah kamu
Lux: itu lebih bagus setelah otakmu hancur maka akan ku ganti dengan otak baru jadi kamu tidak bodoh lagi
Vana : (vana menunjuk 🖕 tangannya di hadapan lux)
Lux yang melihat vana melakukan hal merasa aneh karna dia tidak tau artinya lalu vana menjulurkan lidahnya
__ADS_1