Aku Antogonis?

Aku Antogonis?
07


__ADS_3

"lo serius" ucap adi


"yah gue serius. kerena kalau gue pikir-pikir keluarga lo pasti gak setuju dengan hubungan kalian berdua" ucap veby serius


"iyah gue juga berpikir begitu" ucap adi sedih


"tenang gue akan melakukan segalah cara untuk kebahagiaan lo berdua" ucap veby


"benarkah" ucap adi


"tapi ada 3 syarat" ucap veby


"em apa". ucap adi


" yang pertama jangan kasi tau siapa aku dan keluarga ku yang kedua jangan kasi tau kepada keluarga ku kalau aku kerja dan tinggal sama alin yang ke tiga aku mau kamu bantu aku bilang sama keluarga aku kalau aku gak akan tinggal sama mereka dan berikan surat ini dan emm ah ambil barang ku." ucap veby yang memberikan surat


(info: kalian pasti bingung bagai mana adi tau tentang veby yah itu cukup sederhana dulu waktu veby kecil veby itu pemalu jadi gak suka keluar jadi keluarga menutupi veby dan pada suatu hari veby duduk sambil melihat pemandangan dan di situ lah adi mengenal veby dan dari itulah veby mencintai adi.)


lanjut


" ah lo serius mau tinggal sama alin dan berkerja?" ucap adi "ah kok gue yang ambil barang lo dan kasi surat ini kepada keluarga lo" ucap adi yang sadar yang di ucapkan veby


"iyah lah kan gue udah bantu lo." ucap veby "dan juga gue mau lindungi alin" ucap veby dengan lenuh tekad


"baik" ucap adi


"baik ayo kita keluar" ucap veby

__ADS_1


veby dan adi pun keluar dari kelas dan bergegas ke gerbang sesampai mereka di gerbang


"alin kamu ada sepeda?" ucap veby


"iyah" ucap alin


"baik sini sepeda nya" ucap veby


"untuk apa?" ucap alin yang memberikan sepeda nya


"aku aja yang mengendarai sepedanya dan kamu duduk aja" ucap veby


(infi: di kehidupan nia dulu nia kalau pergi kemana-mana ikut sepeda)


"gak usah biar aku aja kan pasti kamu gak terbiasa pakai sepeda" ucap alin


"gpp aku bisa kok" ucap veby


"apanya?" ucap veby bingung


"sejak kapan kamu bisa bersepeda? " ucap adi penasaran


"kamu terlalu banyak bertanya" ucap veby malas


"veby" ucapa adi agak kesal


"hadir" ucap veby

__ADS_1


"hehehe" ketawa kecil alin melihat kelakuan veby " adi kalau veby gak menjawab nya berati dia gak mau menjawab" ucap alin dengan tersenyum


"oh" ucap adi menganguk


"ingat nanti kasi surat nya dan bawa barang ku juga besok akan aku ambil" ucap veby


"terus aku taruk di mana barang nya?" ucap adi bingung


"di gerasi mobil lo lah". ucap veby


" merepotkan" ucap adi berbalik dan langsung berjalan ke arah mobilnya yang terpangkir di ujung


"baik kerena adi sudah pergi ayo " ucap veby


"baik" ucap alin


veby pun menggayung sepeda beberapa menit kemudian veby yang melihat cafe yang butuh keriyawan dan veby berencana berkerja di sana


"veby kenapa kita turun di sini?" ucap alin bingung "bukanya kita harus cari kontrakan yah?" ucal alin lagi


"mulai sekarang kamu panggil aku kakak" ucap veby


"baik kak" ucap alin terharu


"kamu tunggu di sini yah" ucap veby


"kak kemana?" ucap alin

__ADS_1


"kak mau" ucap veby


bersambung...


__ADS_2