
"**huuu sih rey tuh menyebal kann dikira aku ini masih anak usia 5 tahun apa :^ aku ini sudah remaja tahuuu. seharusnya kamu itu tuh ngerti sikit donk reyy gimana harus perlakukan aku didepan banyak orang sebel sebel sebellll ucap ku kesal
"ehhh sehat kah kamu hana?tanya elsa pada ku
"tentu saja aku sehat lahir maupun batin ku. kamu kira aku sudah gila apa jawab ku kesal dengan nada tinggi
"wahh biasa aja donk ngomongnya kamu tuh yah klk ada masalah jangan temen yg jadi imbasnya nggak ker banget sih kamu hana ucap miki yang datang menghampiri ku dan elsa
sudahlahh jangan dibahas lagi ayok cepetan masuk kalok kalian nggak masuk kelas aku juga nnt yg repot ucap yuki kesal karna dia sebagai ketua osis dan juga ketua kelas di ruangan kami.jadi seluruh tanggung jawab yuki lah yang memegangnya..
setelahh detik demi detik menit demi menit dan jam juga sudah berlalu tibalah dimana jam istitahat untuk seluruh murid keluar melakukan kesibukan masing" diwaktu yang bebas ini...
namun saat usai jam pelajaran hana langsung bergegas pergi meninggalkan teman"nya tanpa memberitahu kemana ia akan pergi,dan mendatangi ruang kelas rey...
hosh hosh hosh
yaampun lelah sekali padahal aku berlali sebentar namun kenapa jadi seperti lari maraton yah pekik ku dalam hati
"rey oh reyyy dimana kamuu teriak ku didalam ruangan orang bahkan diruangan kakak kelas karna rey lebih tua 1 tahun dari ku
oh ternyata kamu hana ucap dari salah satu teman kelas rey.
hmm dia baru aja tdi pergi naik ke lantai atas nggak tahu tuh mau ngapain soalnya dilihat dari wajahnya seperti wajah orang frustasi hehehe
"apaannn sihhh kak kamu tuh jangan bikin orang panik donk.yauda makasih atas infonya hana pamit dulu yah jawab ku yang langsung berlari menuju lantai atas..
beberapa menit kemudian
hosh hosh hoshh
aduhh reyyyyy teriak ku saat tiba dilantai atas yang mendapati dirinya sedang berdiri seperti ingin melompat.
heyyy reyy kamu bodoh yah ucap ku kesal sambil menarik tanganya dan kemudian kami jatuh terduduk di lantai atas.
__ADS_1
"ada apasih hana teriak rey pada ku sambil memegang bokongnya yg merasa kesakitan saat terjatuh
"kamu sihh kenapa kamu mau bunuh diri apa kamu sudah bosan hah umpat ku kesal kepadanya
"memangnya kalau aku loncat kamu akan sedih?apa kamu akan merasa kehilangan? ucap rey yang mulai ngelantur sambil menjatuh kan air matanya
"kamu bodoh yah reyyy
kalau kamu mati tentu saja aku akan sangat sangat merasa kehilangan aku juga akan merasa sangat sedih karna aku kehilangan sosok ....
kenapa kamu diam hana tanya rey sambil menatap mata ku dan memegang tangan ku dengan erat
"karna
hmm
kar karna aku (suka padamu)ucap ku halus karna aku merasa sangat malu
"apa hana coba bisa kamu ulangi sekali lagi ucap rey yang merasa bahwa pendengarannya salah
"aku suka sama kamu BODOH dasarrr rey rakussss teriak ku kesal sambil meneteskan air mata entah kenapa aku tidak bisa menahannya lagi
"benarkah hana
apa kamu sungguh serius berbicara seperti ini ucap rey tidak percaya
hmm iya aku bersungguh sungguh ucap ku sambil melihat wajahnya yg meneteskan air mata..
oh hana ini adalah hari terindah bagi ku bahkan aku rela bila saat ini nyawaku menghilang setidaknya aku sudah mengetahui perasaan mu padaku ku. aku sungguh sungguh sangat merasa bahagia ucap rey pada ku sambil mencium kening ku
namun...
BOmmm duarrrrrrrrr
__ADS_1
krekkkk krekktakkk
dalam sekejap
bangunan sekolah kami tiba" saja terbakar dan runtuh . pada saat itu aku dan rey kami yg sedang berada di lantai paling atas pun berusaha lari secepat mungkin untuk menyelamatkan diri kami namunn hanya aku saja yg selamat tidak dengan nyawa rey karna dia lebih memilih menyelamatkan ku. dia rela dirinya menjadi tameng pelindung bagi ku. rey mendorong ku keluar dari bangunan yg sudah hampir roboh karna rey seorang diri menahannya bangunan itu pun akhirnya roboh dan menimpa tubuh rey hingga hancur...
"tidakkkkk reyyyyyyyyyy
huwaaaaaa reyyyy kumohon jangan pergiii ucap ku histeris
tolong siapa punn tolong kamiiii
kumohon tolong kamiii hiks hiks hiks
reyyyy
setelah aku berteriak cukup lama aku melihat sosok pria berpakaian hitam yang datang menghampiri ku..
dan seketika pandangan ku pun mulai memudar lalu tanpa ku sadari saat terbangun aku sudah berada di dalam rumah sakit dan aku sangat berharaf bahwa hari ini tidaklah pernah terjadi padaku.saat aku mendapatkan balasan dari orang yg sudah bertahun tahun aku sukai namun kenapa takdir berkata lain kenapa takdir malah memisahkan kami bahkan kami belum sempat memulai...
tanpa ku sadari aku meninggat kata"yang diucapkan rey saat itu bahwa dia rela mati untuk ku jika saja aku tahu ini akan tejadi mungkin saat itu aku tidak akan membiarkan dia berkata seperti itu..
hiks hiks reyyy
reyyyyy ucap ku lirih menahan tangis yang sudah tidak sanggup lagi ku tahan.
"hana
hana bagaimana keadaan mu? apa kamu baik" saja ucap dari teman" ku dan ibu rey yang saat itu dalam kondisi sangat berduka namun dia masih saja menghawatirkan keadaan ku..
"tante dimana reyy ucap ku lemah tak berdaya
"rey hiks hiks
__ADS_1
rey dia dia sudah meninggal hana.tubuhnya hancur karna tertimpa bangunan sekolah bahkan tante tidak bisa mengenali wujudnya tangisan pun seketika pecah dan tak tertahankan lagi pada saat yg bersamaan aku pun mulai merasakan sesak nafas dan tubuhku merasa tidak sanggup lagi untuk berdiri dan pandangan ku pun mulai kabur lagi**.....