Aku Bukan Boneka Mu

Aku Bukan Boneka Mu
Sebatang Coklat dan Surat Cinta


__ADS_3

Pagi yang cerah. Secerah hati Nisa. Hari ini adalah satu bulan ia jadian dengan angga. Kata nya angga akan menunggu nya ditangga didekat kelas nya. Nisa pun dengan senang hati menuju ke tempat dimana angga sudah menunggu. Eits tunggu dulu, mereka janjian saat istirahat pertama bukan pagi hari.


Kira" dia mau ngapain yaa, jantungku berdebar kencang terus, semoga semua nya berjalan dengan lancar ~Batin nisa


Tringgg!!! Bel istirahat pertama pun berbunyi rasa nya bel itu seperti bel maut bagi nisa. Karna ketika bel itu berbunyi tersontak jantung dan hati nya kaget seakan akan mau copot.


"Sebaik nya aku cepat kesana" Kata nisa sambil menenangkan diri


Angga sudah menunggu di tangga didekat kelas nya sejak bel pertama berbunyi.


"Udah lama?" Tanya nisa


"Belum kok baru aja" Jawab angga tersenyum


"Oh iya ini buat kamu sebagai hadiah karna sampai hari ini kamu masih bersama ku" Kata angga sambil memberikan sebatang coklat berukuran sedang dan sebuah surat dipita.

__ADS_1


"Hm terima kasih ya, maaf jika aku belum bisa memberikan mu apa apa" Jawab nisa sambil tersenyum malu


"Iya gapapa ya udah sana ke kelas pasti teman mu sudah menunggu kan" Kata angga


"Aaa iya sih tapii..." Jawab nisa tersenyum malu dan menundukkan kepala


"Tapi apa?" Jawab angga sambil memegang kepala nisa


"Ah ga kok, aku pergi dulu yaa Dahhh love you" Teriak nisa sambil berlari kecil


Di Kelas


Nisa masuk kelas dengan menyembunyikan coklat dan surat itu di saku rok nya. Karna ia tau teman sekelas nya itu pasti akan memakan coklat itu dan merebut surat yang ia pegang. Bukan karna mereka jahat atau nisa suka dibuli. Itu karna teman sekelasnya jahil.


"Hai, maaf ya nunggu lama, Yuk ke kantin" Ajak nisa kepada 5 sahabat nya itu sambil tersenyum.

__ADS_1


"Aduh bahagia nya yang habis ketemu pacar di sudut tangga" Kata Lini dengan menggoda


"Ah bilang saja kalau kamu itu masih jomblo" Jawab nisa dan kelima sahabat nya pun tertawa


Mereke berenam pergi ke kantin langganan mereka. Yang kebetulan pemilik kantin itu adalah ibu dari sari. Salah satu dari keenam sahabat itu. Ibu sari berjualan di kantin sekolah dan bapak sari adalah seorang guru disana.


Sari Lini Selpi dan Sinta memesan mie rebus sedangkan Nisa dan Monja memesan nasi kuning. Mereka menikmati makanan itu dengan lahap sambil bersenda gurau. Nisa yang sangat nafsu makan itu mengambil berbagai macam makanan ringan, ada sekitar 5 macam makanan ringan dengan ukuran besar. Ia membeli itu dan sampai di kelas di bagikan nya ke teman sekelas nya itu.


"Iya deh yang lagi bahagia mendadak jadi malaikat nih" Goda monja


"Haha apa sih aku itu kebetulan bawa duit jajan lebih jadi apa salah nya aku mentraktir mereka" Jawab nisa menghindar dan segera duduk di kursi nya untuk membaca buku


Nisa adalah anak yang pandai. Dia selalu meluangkan waktu nya untuk membaca. Walaupun hanya satu detik ia tetap membaca.


Dukung dengan like rate vote dan komentar yah, Kalian boleh komen karya kalian juga biar aku dan teman teman lain nya bisa membaca nya juga, Ayo kita saling suport♥♥♥

__ADS_1


__ADS_2