
Tiba tiba pas meica melihat ternyata ada seseorang yang tertabrak dan orang itu menggunakan baju loreng dan meica panik karena alas kaki yg di pakai seorang itu mirip dengan alas kaki bang arndi dan secepatnya meica memanggil orang tua meica
Mama Meica: ca ini siapa
Meica: ini pasti bang Andri karna ini sendal yang selalu bang
arndi pakai
Dengan cepat meica dan mama meica membawa ke puskesmas dan bapak meica segera membuat surat rujukan terhadap pasien, tak kunjung lama seila dan findi datang..!
Findi: ada apa ca ini siapa
Meica: anu
Seila: jangan bilang
Seketika meica menangis tersedu-sedu dan hampir pingsan karena melihat wajah yang tak terbentuk itu
Tiba² para pasukan TNI muncul untuk melihat siapa itu dan mengurus anggota yang tertabrak...
Seketika ada suara sepatu Laras yang berbunyi dari luar menuju ke dalam peskesmas (bruk bruk bruk)....
Seketika meica berbalik dan berlari ke arah suara sepatu itu dan langsung memeluk orang itu dan ternyata itu adalah bang arndi
Meica: Abang (kata meica dengan nafas sesak)
Andri: kamu kenapa..?kamu gak papa kan?
Gak ada yg terluka kan?..jawab ca!
Tetapi meica tak menjawab sama sekali dan terus memeluk arndi...arndi membawa meica ke tempat duduk depan puskesmas dan berkata
Arndi:kamu kenapa ca cerita sama Abang
Lalu meica berbalik ke arah arndi dan berkata semua yang terjadi.. singkat cerita meica langsung berkata...
Meica: Abang ke mana saja, kenapa Abang gak pernah kelihatan,aku berfikir Abang marah sama aku dan tidak mau ketemu aku lagi
Arndi: Abang tak mungkin marah sama meica...
Meica: Terus selama ini Abang ke mana aja
Arndi: Abang pergi ambus
Dan seketika meica menangis lagi...lalu suasananya tenang tak ada suara yg keluar dari mulut mereka ....
Setelah arndi pulang ke pos arndi duduk dan merenung sendiri... arndi rasa bersalah dengan apa yg terjadi...Arndi merasa telah membuat seorang wanita kecewa...
Lalu ada suara orang berjalan di belakang arndi dan ternyata itu seiga dan hafri
Seiga:kalo kamu cinta dia kejar dia
Hafri:aku sebagai sahabat yang baik akan
mendukung kau
Arndi: sebenarnya aku sudah punya calon!
Hah?? Ucap hafri dan seiga
Hafri: tentara sejati tidak di ajarkan untuk
mempermainkan hati seorang wanita!
Seiga: terus selama ini kau anggap apa dia?
Lalu hafri dan seiga meninggalkan Arndi sendiri....
Keesokan harinya
Trok trok trok suara ketukan pintu
Meica: findi seila??
Findi:ayok kita ke kampus!
Seila: buruan meica kita nanti telat!
Meica gegas bersiap siap dan langsung jalan...
Di perjalanan
Meica:findi tumben hari ini kamu jalan
Biasa nya jga kmu di antara sama
Bang hafri
Findi: hari ini bang hafri pergi ambus jadi
Gak bisa ngantar!
Meica:ohh,,lalu seila?
Seila: bang seiga pergi ke kota belanja
Bahan makanan dengan team!
Findi:lalu kamu kenapa?
Meica:kenapa apanya?
Findi:bang Arndi gak nganter!
Meica:gak tau juga!
Seketika langsung meica mengalihkan pembicaraan
Meica:findi setelah selesai mau apa..?
__ADS_1
Findi:aku mau kerja dulu!
Meica: lalu seila mau lanjut apa?
Seila:aku mau keluar
Hah?ucap meica dan findi
Findi: kenapa?
Seila: aku mau masuk polwan Saja!
Meica:yg terbaik aja buat kamu!
Findi:iya buat Kamu!
Seila: makasih yah mau dukung aku
Walaupun aku gak tau apa bisa lulus
Seleksi atau tidak!
Meica tersenyum ke arah mereka
Sepulang kampus mereka melihat ada tentara yg berdiri di depan gerbang dan itu ternyata bang Arndi
Arndi:meica aku mau ngomong
Meica: aku ke sana dulu ya (ucap nya untuk findi dan seila)
Seketika arndi langsung berlutut di depan meica!
Arndi: Abang minta maaf
Meica: untuk apa?
Arndi:Abang sebenarnya sudah punya
Calon!
Seketika air mata meica terjatuh
Arndi:Abang minta maaf!
Tetapi meica tetap terdiam dan tiba² satu tetes air mata berubah menjadi aliran air mata yang tak kunjung berhenti
Lalu meica membalikan badannya dan langsung berlari melewati findi dan seila
Meicaaa!! teriak findi dan seila
Bruk bruk suara pintu tanpa mengucapkan salam meica berlari ke dalam kamar
Meica:kenapa bang arndi tega kepadaku...
Aku salah apa
Tiba tiba findi dan seila masuk ke kamar meica
Seila: lupakanlah ******** itu
Findi:masih bnyk lelaki di luar sana
Lalu meica berdiri dan berkata pada findi dan seila
Meica: aku ingin istirahat
Lalu findi dan seila mulai peka dan Langsung meninggalkan meica
(Keesokan harinya)
Trok trok trok(suara ketukan pintu)
Findi: meica, kamu baru bangun??
Meica: emangnya ini jam berapa?
Findi: ini udah jam 12:30 !!
Meica: kita terlambat
Findi: hari ini libur meica!!
Meica: hemm aku lupaa!!
Findi: sebenarnya aku ke sini karna mau
ngasih sesuatu
Lalu findi memberikan sebuah undangan
Findi: aku tidak tahu apakah undangan ini
Buat kamu bahagia atau sebaliknya
Meica langsung tersenyum dan berkata
Meica: kenapa tidak selagi kamu bahagia!
Meica langsung memeluk findi
Findi:kamu janji bakalan Dateng kan
Meica: pasti dong (sambil tersenyum)
Findi lalu pamit pulang...
Setelah pulang dari rumah meica findi langsung ke rumah seila
Findi:aku udah ngasih ke meica
__ADS_1
Seila: dia marah atau gimana
Findi: dia senang sih..! Di lihat dari raut
Mukanya dia senang banget
Seila: syukurlah
Findi: sejujurnya aku tidak enak sama
Meica,padahal meica baru mengalami
Luka yang mendalam..
Seila: terus?
Findi: aku udah ngasih undangan
Pertunangan ku dengan bang hafri
Seila: yang penting meica bahaa..
Lalu seketika ada suara orang
Ehemm lagi ngomongin aku yaa
Dan ternyata itu adalah meica...
Meica: aku Dateng ke sini untuk bawain
Kalian ini kue yang aku buat
Seila: kamu baik banget
Meica: iyalah, meica gitu lohh
Findi: hehehe kamu yaa,tapi makasih ya ca
Seila: iya makasih
Meica: iya sama-sama
Lalu mereka memakan kue itu
Setelah selesai makan
Findi: owhh iya besok aku mau turun
Ke kota,aku mau nyari baju yang aku
Mau pakai pas pertunangan ku..!
Meica: lalu?
Findi: kalian ikut yaa!!
Seila: dengan senang hati!
Lalu meica pamit untuk pulang dan langsung berjalan keluar.
Sesampainya di rumah meica tersenyum terus karena mengetahui teman kecilnya itu akan segera bertunangan,
Lalu ia melihat handphone nya hingga ia tertidur
Keesokan harinya...
Prakkk
Ternyata itu suara meica yang terjatuh dari atas ranjang
Meica: auw sakit
Dan langsung berdiri
Meica:ini jam berapa..? Hah sudah jam 7
Meica dengan gegas mempersiapkan diri untuk pergi ke kota.
Dan setelah meica selesai bersiap siap meica langsung mengambil handphone dan tas lalu pamit pada mama meica
Meica: ma aku pergi dulu ya
Mama meica: iya hati-hati ya!
Meica langsung berlari ke rumah findi..
Findi: meica kamu lama banget
Meica: aku minta maaf
Findi: ayok kita berangkat
Meica: kamu boncengan sama bang hafri
Si seila di bonceng bang seiga
terus akunya gimana
Seila: kamu sama bang arndi
Meica: hahh..sama bang arndii
(Dengan raut wajah yang kecewa)
Sampai ketemu di episode 03
TERIMAKASIH TELAH MENGUNJUNGI DAN MEMBACA CERITA INI...
SEMOGA CERITA INI MENGHIBUR☺️
__ADS_1
pencipta:Marsya Juvita Pare Subunur