Aku Dan Seribu Kisah Ku

Aku Dan Seribu Kisah Ku
5 Bandara


__ADS_3

setelah kepergian geng garuda eli eza dan husnul pun memutuskan untuk pergi dari arena balapan


ehh eli kita ke mana nih kata eza sambil melihat eli yang sedang menaiki motor milik nya


kita ke apertemen kata eli


oke kata eza dan husnul bersamaan


ohh iya kalo gitu kita ke supermarket dulu yah kata husnul


hmm kata eli dan eza


dua puluh menit mereka telah sampai di supermarket mereka pun menghentikan motor mereka di depan supermarket tersebut


ehh loh mau beli apa sih kata eza


gua mau beli makanan ringan kata husnul sambil mengambil troli


eza dan eli pun sama mengambil masing-masing troli


setelah troli yang mereka gunakan telah pun mereka pun menuju kasir untuk membayar tidak berselang lama mereka telah keluar dari supermarket tersebut dan menjalankan motor mereka menuju sebuah gedung yang menjulang tinggi


kalian berdua tinggal di mana ni kata eli sambil memencet tombol lift


kalo gua langsung ke apertemen gua kata eza sambil memainkan hp miliknya


kalo loh husnul tanya eli


gua juga sama langsung ke apertemen gua kata husnul


oke balas eli


setelah sampai di lantai dua puluh lima yang merupakan lantai VIP yang hanya memiliki satu apertemen eli pun keluar


eza dan husnul telah keluar dari tadi di lantai dua puluh empat yang memiliki dua apertemen


huuh akhirnya sampai juga kata eli setelah membuka pintu apertemen milik nya


sedangkan di tempat lain yakin bandara internasional yang berada di jakarta terlihat seorang dengan berpakaian hitam dengan kacamata yang berada di hidung mancung

__ADS_1


milik nya


tuan muda maaf membuat anda menuggu


kata seorang berpakaian hitam


tidak apa- apa kata pria yang di panggil tuan


muda


baik tuan balas pria berbaju hitam tersebut


ayo kita pulang bunda pasti sudah menunggu


kata laki-laki tersebut


baik tuan muda


mereka pun berjalan menuju pintu bandara dan telah terlihat sebuah mobil mewah yang telah menunggu mereka


ahh gua lapar lagi kata eli sambil menyimpan leptop yang ada di pangkuan nya


eli pun bergegas menuju dapur dan melihat aap saja yang berada di dalam kulkas


tidak berselang lama makanan yang eli buat pun jadi eli pun membawa makanan yang telah ia masak tadi ke ruang tamu


hmm masak gua enak juga kata eli sambil memakan stik yang ia masak tidak berselang lama makanan yang ada di piring eli pun telah habis


sedangkan di sebuah gedung tua di pinggir kota terlihat seorang berpakaian serba hitam sedang


duduk dengan gagah dan terlihat seorang pria yang terlihat mengerikan duduk di depan pria tersebut


saya ingin tau siapa yang mengirim anda ke sini kata pria tersebut dengan suara yang menakutkan


tidak ada yang mengirim saya ke sini tuan kata pria yang ada di depan pria tersebut


hmm masih ingat berbohong, bawa dia ke dalam sangkar singa peliharaan saya kata pria tersebut dan langsung beranjak dari tempat tersebut


tidak jangan lakukan itu teriak pria tersebut saat di seret menuju sangkar singa

__ADS_1


skip pagi


eli yang telah bangun dari tidur nya pun langsung berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan seluruh tubuh nya tidak berselang lama eli telah selesai dengan acara mandi pagi nya


eli menuju ke dapur dan memasak nasi goreng dan sebuah susu hangat


tok


tok


tok


eli bukan pintu nya teriak seorang yang dari tadi


iya tunggu dulu kata eli sambil menuju pintu


ceklek pintu pun terbuka dan memperlihatkan dua gadis yang melihat ke arah eli dengan ekspresi yang aneh menurut eli


loh berdua kenapa kata eli sambil melihat wajah


ke dua sahabat nya yang terlihat aneh


sini loh kata eza sambil menarik tangan eli masuk kedalam


kenapa sih loh berdua aneh banget kata eli


marah melihat tingkah sahabat nya


loh gak tau kata husnul


gak emang kenapa kata eli santai


dia telah kembali kata eza dengan wajah serius


dia sia kata eli terhenti saat mengigat siapa yang dimaksud eza


jangan --jangan yang loh maksud dia kata eli


dengan wajah yang mulai serius

__ADS_1


iya dia telah kembali husnul memperlihatkan


apa yang ada di hp miliknya.


__ADS_2