AKU ISTRI KE 2 BUKAN PELAKOR

AKU ISTRI KE 2 BUKAN PELAKOR
kepikiran


__ADS_3

BAB 18


D perjalanan mereka udah jam 11 siang jadi mereka mampir dulu di pusat pebelanjaan yang ada di mall yang ada di dekat-dekat daerah situ..


"Gimana ni sayang kita mampir dulu di sini boleh?" Kita ajak maim Kavin ke dalam sambilan kita shoping.."


Tanya Farel sama Vna..


Vina masih ngelamun gak sadar kalau dia di ajak ngobrol sama Farel..


Dan Farel pun sedikit heran sama Vina karna dari tadi dia diam aja, sejak dia keluar dari supermarket tadi, di ajak ngomong pun gak nyaut..


"Ada terjadi apa-apa ke tadi? Guman Farel


"Sayang?" Kavin tau gak tadi di dalam mami jumpa siapa?"


"Gak ada jumpa iapa-iapa pa?"


"Uman adi ka Ka...vin ketbrak ibu-ibu dan ibu ibu itu kaget liat mami. mami pun kaget jugak truus mami lansung arik angan Avin ke yuar buyu-buyu.."


"Tapi Avin udah minta maaf ama ibu tu"


"Oooo gitu ya sayang ya"


"Besok- Kavin hati-hati nak ya, kalau jalan liat depan jangan lari-lari ya"


"Ya papa.."


"Good boy anak papa"


Bentar lagi kita turun jalan-jalan ke dalam mall tu sambilan main game ya"


"Iya papa. Horeeeeee" Teriak Kavin senang


Vina masih dengan pikiran dia sendiri


"Ya allah tadi tu betul mama nya dika,aku gak mungkin salah mata, gimana kalau dia ingat aku, dan dia tau kalau Kavin anak Dika mampuus aku.


"Dan dia bakalan ambil putra ku Kavin dari aku..


"Enggak aku gak akan ngebiarin itu semua terjadi.. Enggak.!! "Enggak..!!"


"Sayang kamu kenapa teriak-teriak?"


Tangan Farel sebelah kiri menggenggam tangan nya Vina


"Ada terjadi apa-apa ke?"


Vina pun lansung kembali ke dunia nyata setelah dari tadi dia bertengkar dengan pikiran nya sendri..


"A'h apa dia?"


"Kamu kenapa teriak-teriak ni sayang..?"


"Ada terjadi apa-apa ke tadi?" Farel mengulang pertanyaan yang sama


"Enggak.?" Enggak ada terjadi apa-apa koq.. Udah sampai mana ni?"


"Yakin gak terjadi apa-apa.?


By liat kamu macam lain sikit, mulai dari kamu keluar dari dalam supermarket tadi kamu udah beda, tiba-tiba kamu ngelamun mulu dari tadi.."


"Tadi ceria aja pas pergi ni tiba-tiba hilang mood pulak.."


"Kenapa ni sayang cerita sama by.."


"Gak papa betul sayang gak papa"


"Oky, kalau macam tu nantik kalau mau cerita apa-apa sama aku ceritaiin aja ya, jangan sunkan-sunkan.."


"Iya by, kita udah samapi mana ni?"


"Ni udah depan mall mau masuk gak, ajak Kavin main sebentar siap Kavin main kita makan siang truus di dalam,habis makan lansung pulang ke kerumah kalau kamu gak sehat."


"Ha'h oky.. oky.." Jawab Vina


"Yok kita turun sayang?" Kata Vina sama putra nya


"gak papa Kavin biar by aja yang gendong, sayang jalan aja dulu.."


"Makasih" Kata Vina


"Iya sama-sama sayang ku, ya udah yok kita masuk.."


Mereka pun jalan gandengan tangan macam keluarga bahagia, di kira in orang suami istri dengan anak satu..


padahal cuma calon hehehe


Sampai di dalam Farel lansung ajak main Kavin di tempat permainan anak-anak, Kavin hari ini senang banget karna bisa jalan sama mami and papa nya.


"Sayang kamu gak usah ikut ya..?"


Kamu istirahat aja dulu di bangku sama ya"


"Iya.. Jawab Vina


"Oky hati ya sayang mami main nya, jangan lasak-lasak tu ya nak tar papa capek?"


"Iya mi Avin anji gak lasak-asakk"


Vina gak ikut dia cuma duduk ajak liat Farel dan Kavin main di dalam..


Dan Vina pun kembali ngelamun, dia akhir nya ajak bicara diri nya sendri..


"Makasih bangeet Farel kamu sangat berjasa dalam hidup aku selama 3 tahun kebalakang ini, aku gak tau jadi apa sama aku and Kavin kalau kamu gak muncul di hidup kami.."


"Kamu jadi penyemangat aku, di saat orang lain buang aku seperti sampah, kamu justru mengutip nya dan merawat dengan penuh kasih sayang.."

__ADS_1


Begitu jugak dengan anak ku Kavin, kamu begitu sayang sama Kavin sehingga dia sedikit pun gak kekurangan kasih sayang sosok se orang ayah Farel..!!"


"Mana mungkin aku pergi meninggal kan kamu begitu saja, karna kamu penyemangat ku di saat aku rapuuh.


Bahkan aku rela jadi istri kedua kamu suatu saat nantik demi untuk membalas jasa kamu Rel.."


"Aku gak akan meninggal kan kamu selama kamu masih mempertahan kan aku, walaupun suatu hari nantik bakalan banyak banget yang mengusir aku dari hidup mu.."


"Tapi aku gak akan pergi dan aku akan bertahan di sisi mu, kecuali kamu sendiri yang mengusir aku Rel.."


Itu janji aku untuk mu..!!"


"Dan kalau kamu udah usir aku dari hati mu, apa pun alasan nya kamu meminta ku kembali aku gak akan kembali rel sekalipun kamu nangiis darah..!!"


Farel liat Vina dari tadi mandangin dia dan Kavin dari jauh tampa berkedip.. dia angkat tangan melambai Vina..


Vina liat lambaian tangan Farel dia ikut mebalas lambain tangan Farel, dengan senyum gembira nya...


***********


Di sisi lain di rumah keluarga Farel..


Keluarga Farel lagi ngumpul di ruang keluarga.. Ada mami Mila Rafael dan Dika mereka cuma ber 4..


Farel hari ini gak ada dia ada urusan katanya..


Oky laah kaalian berdua duduk aja dulu ya kami mau siapin makanan dulu..


"Iya mi." Jawab mereka serentak..


"Ya udah yok Mil kita ke dapur."


Mila cuma mengangguk dan ikut melangkah kan kaki nya ke dapur juga..


Tinggal Dika dan Rafael di situ berdua jadi mereka bisa ngobroel dengan leluasa..


"Dik aku mau tanyak ni sama kau?"


"Emmmmp" Tanyak aja apa dia?"


"Eh setelah kau cerai dengan Vina kau berapa lama gak jumpa lagi dengan Vina..?"


"2 tahun lebih ada kayak nya, kau kan tau aku nyusul kau jugak kuliah di luar.."


Terakhir aku jumpa dia ya pas kita cerai itu,setelah itu gak pernah jumpa lagi."


"Kau gak kontek dia sama sekali, atau cari tau perkembangan dia gitu setelah kau cerai in dia..?" Kata Rafa


"Enggak..?" Kamu tau kan mami aku gak kasih aku berhungan lagi sama Vina.."


Jadi aku gak ada hubungan apa-apa lagi sama dia, aku fokus kuliah sama fokus bangun rumah tangga aku yang baru, jadi gak kepikiran yang lain sih termaksut Vina.."


Aku kontek dia di fb pun setahun yang lalu jumpa baru beberapa kali kemaren"


"Kenapa Raf kau tanya gitu ada terjadi apa-apa ke sama dia..?"


"Maksut kau Raf..?" Apa yang terjadi sama Vina emang..?"


"Banyak dik.! Salah satu nya dia depresi ringan, karna kita tinggal kan dia sekaligus bersamaan, di saat dia betul-lagi membutuh kan aku saat kau tinggal cerai dia, aku malah duluan pergi tampa pamitan dari dia."


Dan itu yang membuat dia betul-betul down..!!"


"Dua sahabat dia hilang sekaligus dik coba kau bayang kan..?"


"Apa dia gak depresi dik?" sedangkan yang dia ada saat itu cuma kita berdua.."


Kau buang dia begitu aja, aku pun tinggal kan dia begitu aja tampa aba-aba.."


"Sayang sahabat kita itu kan dik..?"


"Emmmmmmmp" Ya Allah sayang nya Vina.. Kata Dika.


"Dik aku ada pertanyaan lagi ni sama kau aku harap kau jawab dengan jujur..?"


"Apa dia.."


"Pas kau tinggalin Vina dulu kau ada pastiin gak dia tu hamil ato enggak Dik..??"


"Apa maksut kau tanya begitu?"


"Gak ada maksut apa-apa, aku cuma tanya kau aja, kau ada pastiin gak dia ada hamil atou enggak..!!"


Aku cuma tanyak aja jangan sampai dia hamil truus punya anak,, dan anak loe malah dia yang rawat sendiri.."


"H'ah ya jugak ya...!! Jawab Dika ragu-ragu


"Jujur sih aku gak pernah ke pikiran kesitu, karna Vina kalau kami lagi bersama dia selalu minum pil kb.."


"Tapi kamu tau kan dik?"


Pil kb itu gak menjamin 100% kan..?"


"Iya jugak sih, tapi gak mungkin lah Vina hamil, kalau dia hamil pasti dia akan jumpa aku dan kasih tau aku..


Toh kita pisah secara baik-baik Raf.."


Jadi gak mungkin dia gak kasih tau aku..


"lLagian kemaren jumpa, dia baik-baik aja koq gak ada yang aneh sama dia.."


Mereka lagi asik ngobroel tiba-tiba datang Mila..


"Yok kita makan. udah siap tu makan siang nya.." Kata Mila


"Iya.." Kata mereka serentak..


Mereka pun menuju ke meja makan sama-sama. Pas sampai di meja makan telfon Dika bunyie..

__ADS_1


"Maaf ya semuanya aku angkat telfon dulu,mami aku telfon ni.."


"Iyaa" Jawab mereka serentak..


dika pun menjauh dari meja makan..


"Mami telfon??"


Dika pun langsung angkat telfon mami nya.


"Iya hallo mi, Kenapa?


"Nantik malam pulang kesini ya sayang?"


"Mami suntok lah di rumah sendirian.."


"Baik mi nantik Dika tanya istri Dika dulu ya..?"


"Emmmmp" Kalau istri kamu gak ikut pulang, kamu aja yang pulang sendiri ya.."


"Iya baik mi nantik dika pulang.." jawab dika..


Ya udah mi Dika letak dulu telfon nya ya soalnya Dika lagi makan ni..?"


"Iya syang jumpa nanti yaa.."


"Iya mi bay....!!"


Dika menuju meja makan lagi dia melanjut kan nya kembali...


"Siapa yang telfon yank..?" Tanya Mila


"Mami aku, dia suruh kita tidur di rumah mami malam ini, nantik kita pulang kesana ya.??"


"Kamu aja yang pulang aku beres-beres barang buat kita ke bali lusa.."


Takut nanti gak sempat beres-beres besok udah kerja lagi soalnya.."


"Ooo oky kalau kamu bilang macam tu." Jawab Dika lagi


Mami Dewi dan Rafa cuma diam aja sambilan makan gak ikut campur urusan Dika dan Mila..


Setelah mereka ngobrol mereka pun ikut melanjutkan makan dengan tertib..


*************


Di sisi lain di tempat kediaman mami Putri.. mami Putri udah pulang ke rumah nya tadi dengan buru-buru pas dia pulang kerumah. Pak Tama gak ada lagi di ruang tamu udah naik ke atas ke kamar nya..


Mami Putri pun naik ke atas sambil teriak-teriak panggil nama suami nya


"Papa??" Pa..."!!!


"Papa?"


"Mana dia ni capek aku pangil-pangil gak nyaut-yaut.."


"Pa..??"


"Oooh lagi solat rupanya hehehe


"Kenapa mi teriak-teriak udah kayak tarzan aja.."


"Maaf pa mami gak tau kalau papa lagi sholat.. Udah siap sholat nya apa belum pa, ada yang mau mami ceritain ni.."


"Udah ni, kenapa?" Tanyak pak Tama


Gini pa tadi kan aku ke supermarket yang di ujung jalan sana tu,?"


"Emmmp" Kenapa emang?"


"Truuus mami jumpa anak kecil yang mirip anak kita pa..!! Anak laki-laki tu sama persis macam anak kita dika waktu kecil dulu,sama persis pa 99% mirib bangaet.."


"Truuus apa masalah nya bukan kan di dunia ini ada 7 orang yang mirip dengan kita walaupun gak sedarah.."


Salah satu nya ya anak yang kamu liat tadi di supermarket tu..!!" Kata pak Rama,,


Dia tau apa maksut istrinya pasti istri nya jumpa cucuk nya tadi..


"Enggak pa..!!"


"Ini betul mirip bangeet pa, truus mama nya anak itu perempuan yang mami usir dulu, yang tinggal serumah sama anak kita dulu pa?"


Mami ingat banget sama muka perempuan itu walaupun dia udah paket hijab, mukanya sama kayak dulu gak berubah sama se kali pa.."


"Siapa nama perempuan itu mami lupa."


"Vina?" Jawab pak Tama


"Emmmp nama nya Vina.."


Truus yang bikin mami kaget lagi nama anak laki-laki tu Kavin Pratama pa?"


Mami yakin dia cucu kita pa"


"Kalau pun dia anak dika cucu kita,,!!" "Truus kita bisa apa mi.?


Gak mungkin kan dia serahin tu anak buat kita, setelah apa yang kamu lakukan dulu ke mama nya anak itu.." Kata pak Tama lagi


"Pa tapi itu cucu kita pa keturunan kita yang kita punya sekarang pa..!!"


"Wow cucu mi ya "Heheheh" Dulu kamu kata-katain dia tu anak haram truus sekarang kamu dengan gampang nya mengakui kalau dia cucu kita.."


"Apa sih papa ni mami serius lah..


Pokok nya mami haruus cari tau lebih detail lagi tentang tu anak, mami yakin kalau itu anak cucu kita.


Ya udah lah mami mau mandi dulu truus sholat.."

__ADS_1


"Emmmp" Pak Tama cuma geleng-geleng kepala liat tinggkah istri nya yang kegirangan gak tentu arah..


__ADS_2