Aku Kembali (Transmigrasi)

Aku Kembali (Transmigrasi)
BAB 2


__ADS_3

Di UKS


mereka masih menunggu Reva sadar, "uugh "leguh Reva lirih tapi masih terdengar oleh mereka yang ada di sana "VA Lo udah sadar...ada yang sakit "tanya sila beruntun sambil mendekat kearah Reva "ngak "jawab Reva datar ,mereka terkejut dengan sifat Reva yang beda dari biasanya "cermin"kata Reva datar sambil melihat ke arah serli, "hah"cengo sila dan serli dan dokter yang ada di sana tertegun dengan sifat nona nya yang kembali seperti dulu, ya dokter itu adalah dokter pribadi di keluarga Reva dari dulu sampai sekarang ,namanya gio Rex ,tapi sekarang dia di suruh jadi dokter di sekolah ini oleh papanya Reva agar bisa jagain Reva ,"nih"kata gio datar sambil memberikan kaca kepada Reva dan Reva pun menerimanya "thank uncle "jawab Reva datar tambah dingin dan mata berkaca-kaca karena Reva ngak suka di Sikapin datar sama orang yang dia sayang , dokter gio tertegun karena panggilan dan sifat Reva padanya yang sama seperti dulu dan terkejut saat mendengar


"aaaaa ...siapa ini"kata Reva kaget saat melihat ke dalam cermin 'wajah imut aku mana dan juga warna mata aku ngak kayak gini ..kok hitam..seharusnya kan biru..dan merah di sudutnya..ini juga rambut aku kok warna hitam ..seharusnya kan warna perak ...baju yang aku pakai ketat banget kayak anak SD...kulit..aku kok jadi coklat gini sih ..sepatu. .. sepatu...untung bagus kalau ngak aku buang semua nya ...wajah aku kok..tirus ...oh pakai ini ternyata ... fiuuuuh..dasar viona si**** bikin emosi aja...mari kita mulai' batin Reva marah -marah dan meratapi sambil mikir, "Reva "kata dokter gio lembut sambil menepuk pundak Reva pelan ,membuat Reva tersadar dari lamunannya ,sedangkan sila dan serli bingung merhatiin tingkah Reva dari tadi , "om disini ada toilet kan "tanya reva lembut dan melihat ke arah dokter gio "ada untuk apa"tanya dokter gio heran 'apakah nona nya sudah berubah kembali karena jatuh 'batin dokter gio bertanya-tanya "mm..sila tolong beliin seragam baru yang sedang dong"kata Reva datar "hah...untuk apa"tanya sila bingung dan di tatap tajam oleh Reva " i..ya"jawab sila takut dan cepat -cepat pergi dari sana 'ihhh serem'batin sila takut ,dan Reva pun bangun dari tidurnya "om lagi apa"tanya reva penasaran karena dokter gio sibuk sama laptop nya "ngak papa no...(karena melihat tatapan tajam reva)..re..va"jawab dokter gio gugup dan gemetar "mmmm" kata Reva puas ceklek.....


"ini.."kata sila masih takut sama Reva sambil memberikan seragam ke reva "mm..makasih"jawab Reva datar "om di mana toiletnya"tanya reva lembut "di sana"jawab dokter gio menunjuk ke arah Samping nya ,Reva pun berjalan ke sana dengan memegang kepalanya yang masih terasa pusing ,"hati- hati "kata dokter gio khawatir sama keadaan Reva "iya "jawab Reva santai


di dalam toilet


"wah ..wajah gue seperti badut ...dasar ...untung cuma makeup...rambut.. huuuf untung cuma wik ....dan juga mata untung pakai softlens...ayo kita bersihkan semuanya"gumam Reva lirih dan membersihkan tubuh nya 'dasar viona si***,ini bukan jaga namanya bo***'batin Reva mengutuk viona habis-habisan


di luar


'reva kenapa ya...kok dia berubah ya 'batin sila sama serli heran 'dan juga dia panggil dokter gio dengan om biasanya hanya dokter 'batin mereka bingung, "kalian kenapa "tanya dokter gio datar "ngak papa dok"jawab mereka serempak "mm"kata dokter gio dingin 'nona udah berubah harus kasih tau tuan'batin dokter gio semangat

__ADS_1


dunia chat


…(tuan sifat nona sudah kembali seperti dulu)…


…(bnrkh)…


…(iya tuan)…


…(mm)…


dunia nyata 'hanya mm'batin dokter gio heran,dokter gio pun melanjutkan pekerjaannya lagi yang tertunda , ceklek.......


'siapa dia ....sangat imut'batin sila


'aaaa pa..anak mu ngak kuat lihatnya'batin serli

__ADS_1


'no...n..a'batin dokter gio terkejut,


Reva yang melihat mereka hanya diam pun heran 'kena...oh'batin Reva sadar "om" sapa Reva sambil menepuk pundak dokter gio


"hah...ya..reva" jawab dokter gio gelagapan , "lo Reva "tanya sila tidak percaya sambil mendekat ke arah Reva "ya "jawab Reva santai karena Reva sudah menerima mereka sebagai sahabatnya "wah ..cantik banget sumpah Lo imuttttt banget"kata serli berbinar sambil mencubit pipi chubby Reva dengan gemes "sakit tau"kata Reva cemberut dengan bibir yang di pout dengan mata berkaca-kaca,semua yang di sana mati-matian menahan gemes sama reva


treng.....treng.....treng.....treng....


"ayo kita ke kantin"kata Reva datar


"emang..Lo udah ngak sakit lagi va"tanya sila khawatir "udah ngak kok"kata Reva lesu sambil melihat ke dokter gio


"Reva kamu boleh ke kantin tapi jangan capek -capek ya.."kata dokter gio lembut sambil mengusap perak Reva ,Reva pun mengangguk -anggukkan kepalanya antusias membuat mereka gemes


"ayo"ajak Reva semangat dengan mata berbinar 'nanti di sana pasti ketemu sama tunangan aku kan dan sama Abang aku ...uuuu..gak...sabar' batin Reva semangat

__ADS_1


Reva memiliki tunangan dari kecil dan sampai sekarang waktu viona di tubuh Reva dia ngak tau kalau Reva punya tunangan soalnya gak ada yang ngasih tau dia di larang sama opa dan Oma nya "by...om"kata Reva sambil melambaikan tangannya dan menggandeng tangan sila dan serli pergi dari sana


'semoga nona bisa mengatasi masalah yang ada di keluarga nona ...nona' batin dokter gio menatap punggung Reva yang mulai menjauh dengan tatapan penuh harap


__ADS_2