Aku Kisahku

Aku Kisahku
terimakasih


__ADS_3

Bruuukkkk


"AISYAHHHH" ucap abi , umi , bang hasan,ihsan juga gus agil


" abiii aisyah biii nak bangunnnn jangan bikin uni khawatir ,syahhhh" ucao umi mrmeluk tubuhku


" umi aisyah hanya shock dia tidak apa apa, dia hanya terkejut dengan status nya yang baru" ucap bang hasan nemeluk umi


lalu abi menganngkat tubuhku menuju kamar tamu abi langs7ng memanggil tetangga yang ber profesi sebagai dokter,veberapa saat kemudian dokter datang dan memeriksa keadaanku


" paman aisyah tidak apa apa dia hanya sedikit kelelahan dan juga agak sedikit shock , tidak perlu obat tapi biarkan aisyah istorahat lebih banyak dulu ,mungk8n dia capek karena ngikutin perintila acaranya bang hasan sampai tidak ingat istiraht " ucap dokter ali


" bibi juga jangan terlalu capek istirahat yang cukup bi ,kalau begitu saya langsung pamit ya paman ada tamu di rumah mari assalamualaikum" ucaonya lalu pergi jeluar di antar ihsan


10 menit kemudian aku mersakan ada seseorang yang mengel7s tangaku


"umi aisyah haus" ucaoku


" ayo duduk dulu " ucaonya membantuku untuk dudk


"ini nak minum" ucao umi


" mi " ucaoku menatap umi yang sembab


" iya nak ada apa" tanya aumi aku hanya menatap dalam mata wanita ynag trlah melahirkanku ini


"umi boleh aisyah bercerita dengan dan bi tidak"tanyaku padanya


semua orang keluar dari ruang itu kecuali umi abi


" abi aisyah minta maaf pada abi sudah bikin malu abi dan umi di depan keluarga ndalem," ucaoku oada abi dan umi


" tidak nak kamu tidak bikin malu umi sama abi ,abi tau kamu tadi pasti shock mendengar kamu telah menikah dengan gus agil, abi yang minta maaf karena abi ter buru brur mengambil keputusan tanpa memepertnyakan terlebih dahulu semuannya pada aisyah" ucap abi mememlukku


" apa harus aisyah tidur bersama velaiu malam ini" tanyaku menatap mereka berdua


umi yang tadunya menagis sekarang malah tersenyum dengan pertanyaan ku ini


" kalau kamu siap ya harus kalau ndak siap ya tetap harus" jawab abi tersenyum


" umi tapo aisyah malu , tadi aisyah menampar kedua pipinya" ucapku sambil bergelayutan di lengan abi


" yo ndak toh nak " ucao umi memelukku

__ADS_1


" kirain tadi kamu bakal nang8s kejer karena ga mau nikah sama beliau kok malah langsung nerima ini" gurauan abi


" tadinya mau nagis tapi takut di amarahin abi sama umi , umi abi aisyah memang belum mau menikah ,tapi ini sudah takdir aisyah kan bi semua makhluk harus mensyukuri semau pemverian Allah bi ini yang sekarang di lakukan bersyujur pun6a suami sepwrti gus" ucaoku


" yasudah sudah malam yang lain pada ngantuk kamu mau tidur disini apa di kamarmu " tanya abi


" di kamar bi" 7caoku hendak turun dari ranjang


" nda usah ayo abi gending ke kamarmu" ucap abi


" tidaka usah abi aisyah bisa jalan sendiri kok ini kalau mau di gendong umi saja" ucaoku pada abi


" ndak papa nak abi ga bakal nggending kamu lagi kan sudah bersuami" ucap umi memelukku lalu abi menghampri kami dan memeluk kami


" ayo " ucap abi lalu menggendong tubuh mungilku


dan berjalam menuju kamarku di lantai ataspas sampai ruangvtengah ada ibu nyai dan paknyai memghampiri kami


" sudah mendingan nak" tany ibu nyaibpadaku


" nggeh " jawabku dalam pelukana abi


" nak agil ayo abi akan menunjukkan kamar aisyah padamu" ucap abi pada gus agil beliau mematapku


,abi melanjutkan memabawaku ke kamar demgan umi juga gus agil pas sampai depan pintu umi langsung membukanyan dan bi segera masuk dan meletakkan aku di atas ranjang fengan sangat pelan


" gus saya titip aisyah seyerusnya sama gus , saya sudah alihkan semua tanggung jawab trhadap aisyah kepada gus, tolong jaga dia, tegur jika salah tapi saya mohon jangan sampai gus menyakitinyan jika kapan kapan gus merasa bosan dengannya jangan telantarkan dia kemablikan pada saya dia akan tetap menjadi putri kecil kami" ucap abi pada gus agil umi memelukku


" maaf abi bolehkah tidak usah memanggil saya dengan sebutan gus, " ucapnya pada abi


" maaf nak abi lupa" jawab abi cepat


" nggeh bi , insyaAllah saya akannmenjaga aisyah dan akan membimbingnya menuju jalan yang lebih baik bersama sama,terimaksih kepada abi dan umi yang sudah mempercayakan aisyah kepada saya" ucaonya lalu abi memeluknya


" ya sudah mau lanjut istirahat atau masih mau ngumpul drngan yang lain" tanya abi


" ehmm yudak bi saya agak capek sekarang tidak apa apa kan bi kalau saya tidak ikut berkumpul dengan abi dan yang lain" ucapnya


" tidak apa apa temani aisyah istirahat ya " ucap abi lalu keluar


" umi istirahat dulu ya nak" ucap umi pamit padaku dan gus agil


" nggeh mi" jawabku bersamaan dengannya lalu umi keluar setelah abi dan umi keluar kamar tersa aempit bagiku

__ADS_1


" boleh saya numpang kamar mandi" tanyanya setelah seperkian menit sunyi


" boleh gus" jawabku tanpa menoleh padanya


" saya akan tidur di sofa " ucapnya


" kenapa disofa" ceplosku


" kalau sampean belum bisa berbagi tempat tdiur denga saya" ucaonya seperti bertanya padaku


" tidak apa apa gus , saya sekarang sudah sah jadi tanggung jawab sampean dan maaf untuk yang tadi" ucapkumenatapnya


" tidak apa apa ya sudah kamu istitahat lebih dulu saya mau ke kamar mandi ucapnya lalu berjalan menuju kamar mandi


" Ya Allah apa aku harus bilang ke caca" pikirkusetelah beberapa menit melamun suara pintubkamar mandi terbuka


" kok belum tidur" ucapnya


" ga papa gus " jawablu lalu aku memaki selimutku ke seluruh tubuh hingga menutupi muka


" jangan seperti itu nanati sampena sesak napas" ucapnya lalu aku membuka selimutku beliau menaiki ranjang dan duduk di sampingku menatapku


" ada yang lagi bikin gelisah" tanyanya menatapku


" ehm gus boleh gak perniakhan ini jangan di sebarin dulu" 7capku menatapnya serius


" kenapa" tanyanya balik


" ehm saya bel7m siap saja gus jadi bahan gosip santri baru batal nikah udah punya penggantinya nanti di bilang gthu" 7capku cemberut


" jangan suudzon ga baik"ucapnya tersenyum


" kalau manyun gthu pengen di cium " ucaonya


" memangnya gus menginginkan saya," tabyaku


" kenapa tanya seperti itu ,melakukan hubungan jiam k dengan iatri itu pahala" jawabnya


" kenapa mau nikah sama saya , 0adahal masih banyak santri yang sholihah hafalannya bagus akhlaknya juga" tanyaku menatapnya semakin dekat


" maka dari itu saya memilih kamu untuk ngajarin kamu menjadi istri sholiha"jawabnya


" boleh saya cium sampean" tanya nya

__ADS_1


"ya maunya gus silahkan gus ayangbberhak atas saya" ucapku tanpangugup sekalipun lalu d8a mendekatiku dan menciumnlam keningku


" terimakasih sudha mau menajdi baguan dari hidup saya Aisyah khumairah احبك في الله" ucaonya lalu menatapku aku balik menatapnya


__ADS_2