Aku Mulai Mencintainya

Aku Mulai Mencintainya
Hampir aja..


__ADS_3

Se sampai nya di kelas..


"Hai ver" Sapa Elva.


"Hai vaa" sapa ku kembali dengan singkat.


"Eh tumben kalian akur" kata Elva menunjuk ke arah Vera dan Fandra.


"B ajah" jawabku kembali singkat.


Tiba tiba Rafael menyambar, "Sariawan luh?"


"Ga! " ketus ku.


Jam pelajaran pun di mulai selama satu jam lamanya.


Menurut Alvera satu jam pelajaran saja itu sudah sangat lama.


Setelah jam pelajaran pertama selesai ada guru yg langsung mengisi kelas.


Yaelah, baru aja pengen santai santai udah ada guru lagi aja. (Ketus nya dalam hati).


"Pagi anak anak" Sapa pa Tarko, guru matematika.


"Pagi pa" sapa murid


"Anak anak bapa mau kasih tau kalian kalau hari ini kalian akan pulang lebih awal, karena para guru akan rapat." jelas pa Tarko sambil berlalu pergi.


"Yesss!" sorak anak anak.


Mereka pun bergegas pulang termasuk Fandra dan Alvera.


"Hai ver" sapa Shsya.


"Hai, tumben luh nyapa gua. Ada apaan?" tanya ku curiga.


"Gpp kok, eh luh mau ikut ga? gua sama yg laim mau nongkrong nih di tempat biasa" ajak nya pada ku.


"Hmm, boleh juga. Tapi gua nyusul aja deh, luh duluan aja" kataku..

__ADS_1


"Ok" jwb nya singkat.


Alvera pun pergi menuju toilet. Fandra yg mendengar pembicaraan mereka, mempunya perasaan yg tidak enak. Fandra pun langsung menyusul Alvera.


Di toilet..


"Hai pacar" sapa Fandra yg membuat vera kaget.


"Eh, luh Fan. Bikin kaget aja..mau ngapain luh kesini?" tanya vera.


"Luh mau kemana sama Shsya?" ucapnya.


Aku pun menjawab, "Nongkrong di tempat biasa"


"Udah izin orang tua? kalo blm izin dulu" ucap Fandra.


"Nanti aja izin nya sekalian pas pulang ke rumah" jawab ku santai.


"Izin sekarang kalo luh mau pergi" paksa nya kembali.


"Ihhh ntr aja Fan gua bilang" ucap ku kembali.


Alvera pun terkejut mendengar kata kata Fandra tadi "Hah? Ah paling cuma bercanda (Katanya dalam hati) Gua ga takut"


"Ooo luh ga takut" Fandra pun perlahan mulai mendekati Alvera, sementara Alvera begitu tegang. "Eh luh mau ngapain, mundur luh!" kata nya yg takut jika Fandra bener bener mencium nya.


"Kata nya luh ga takut" ujar Fandra.


"Oke oke, gua izin" Alvera pun keluar dan meninggalkan Fandra.


Huh, hampir ajaa..(Batin Vera)


Tiba tiba perut Alvera terasa sakit. "Awww!"


Fandra yg mendengar jeritan itu langsung keluar dari toilet.


"Ver, luh kenapa? " tanya nya cemas


"Perut gua sakit banget.." kata Vera sambil merintih kesakitan.

__ADS_1


Fandra pun langsung membawa Alvera pulang.


Di rumah Alvera..


Sesampainya di rumah Fandra langsung membawa Alvera kekamar nya.


"Ver, gimana masih sakit?" tanya Fandra cemas. "Udah ga terlalu, makasi ya Fan.." ucap vera berterima kasih.


"Yaudah kalo gitu gua pulang dulu ya" ujar Fandra, yg tiba tiba mendekati vera seperti hendak menciumnya lagi.


"Eh mau ngapain luh!" tanya nya terkejut..


Fandra pun menjawab, "hahaha, bercanda kok pacar😊" ucap Fandra sambil berlalu pergi.


Malam hari..


Huh..syukur deh sakit nya usah ilang. (Batin vera). Tiba tiba ponsel vera berdering menandakan ada yg menelpon nya.


Drettttt


Drettttt


Alvera pun mengangkat telepone nya


Alvera: Halo, ini siapa?


Fandra: Fandra..


Alvera: ooo, ada apa?


Fandra: Eh pacar, perut luh masih sakit?


Alvera: Udah ga..


Fandra: ok, besok gua jemput luh yaa


Alvera: hm, iya iya.


Panggilan di akhiri

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, dan vote πŸ‘πŸ‘ŒπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜˜


__ADS_2