
setelah sampai hotel, ella duduk di sofa menunggu devano memesan kamar untuk mereka ber dua.
tak lama devano datang ke arah nya.
" udah beres???" tanya ella
"udah sayg ayo ke kamar kita istirahat" jawab devano sambil nenteng belanjaan di bantu oleh petugas hotel
sempe ke depan pintu devano membuka pintu dengan kartu lalu masuk di ikiti oleh ella dan pelayan yg membantu membawa belanjaan mereka.
setelah menaruh barang bawaan, pelayan langsung pergi.
" kamu gk pergi???" tanya ella
" pergi ke mana???" tanya devano
" pergi ke kamar kamu lah???" jawab ella lagi
" ini kamar aku" jawab devano sambil duduk di sofa
" terus aku???" tanya ella yg masih berdiri
" kita berbagi kamar sayang" jawab devano berdiri menghampiri ella
__ADS_1
" apah???!! kita sekamar??? tanya ella shok
" iya sayang emang kenapa??? devano malah balik naya
" gk apa-apa sih cuman aku belum pernah sekamar dengan laki-laki, bahkan sama ayah pun gk pernah sekamar semenjak lulus SMP" jawab ella guguk karna tiba-tiba devano menarik tangan ella ke dalam pelukan nya
" ouh yah??? " ucap devano
"emh..." jawab ella hanya berdehm saja karna canggung
"ayo kita duduk dulu" ajak devano sambil menggandeng ella menuju sofa yang ada di dalam kamar.
devano pun memulai pembicaraan setelah duduk aga lama dan saling diam.
" iya aku tau, maaf mungkin setelah ini kita harus banyak waktu untuk ber dua biar gk canggung gini, belakangan ini aku terlalu sibuk dengan dunia aku sendiri gk mikirin bubungan kita" kata ella sambil menatap devano
" iya sayang, memang kita harus banyak waktu untuk berdua, aku setuju, pelan -pelan saja yah, apapun yang kamu gk suka, atou sikap aku yg kamu gk suka, bisa bilang sama aku, dan bila perlu apapun sama aku jangan sungkan bilang saja, jika aku mampu pasti aku kasih, jika tida aku usahakan untuk mampu memberikan yg ku bisa " ucap devano panjang lebar sambil memegang kedua tangan ella dan menatap nya.
ya tak terasa mereka udah dua tahun aja tunangan, tapi mereka gk terlalau memusingkan pasangan mereka masing masing karna sibuk belajar, meski di bilang jenius, tapi tetep mereka belajar.
bukan gk memusingkan, tapi ella terlalau cuek dan gak mau ambil pusing, karna ella masih gk nyangka dia bisa tunangan dengan tokoh utama dalam novel yg dia baca.
setelah sekian lama dia berfikir ini kaya nya bukan novel, tapi kehidupan mausia biasa, tapi di bikin ceita, dan dia masih penasaran siapa yg bikin ceriat, kenapa harus dia yg jadi tokoh juga.
__ADS_1
tetapi ella bersukur, dalam kehidupannya kali ini banyak yg peduli padanya yg sayang padanya, masih punya orang tua meski cuma ayah nya aja dan punya tunangan juga.
apa lagi tunangan nya juga terlihat begitu tulus pada nya gk banyak nuntut dan gk neko-neko.
"yah kenapa aku harus ragu pada devano, dia selama ini udah sabar dan setia banget sama aku, usaha nya juga lumayan banyak, bukan lumayan lagi tapi dia gigih berusaha meyakinkan perasaan nya pada ku.
oke mulai sekarang aku akan menikmati kehidupan ku di sini dan aku akan melakukan sesuka hati, aku adalah peran utama dalam hidup ku" kata ella dalam hati.
" sayang kenapa bengong????" tanya devano pada ella yg diam aja.
" gk apa-apa ko, aku cuman berfiki, aku selama ini terlalau cuek yah sama kamu???" malah di jawab pertanyaan oleh ella
" iya sih, tapi gk terlalau juga ko sayang" jawab devano sambil tersenyum manis pada ella
" kamu gk bosen sama aku????" tanya ella
" aku gk pernah bosen sama kamu sayang, jangan mikir aneh-aneh deh" kata devano sambil memperlihatkan muka gk suka nya.
" yah mungkin aja gitu" kata ella yg di sambut pelototan dari devano
"yah engga maaf sayang" kata ella sambil mengecup bibir devano, devano hanya bengong saja karna kaget, karna selama ini devano yg selalu nyosor hahahaha
" aku mandi duluan yah lengket rasanya tubuh ku" kata ella
__ADS_1
?????