Aku Seorang Antagonis

Aku Seorang Antagonis
Masa lalu Jessica


__ADS_3

Panti asuhan mutiara kasih tempat jessica tinggal sebelum diadopsi oleh keluarga Grant Ham. pada awalnya jessica anak yang baik ia selalu tersenyum tidak pernah membantah apapun itu ia selalu menurut agar dirinya tidak dibuang tapi pada saat itu jessica dirawat oleh salah satu pengurus bernama Emma. pertama kali bertemu Emma terlihat sangat baik, perhatian dan penuh kasih sayang itu yang terlihat dari luar setelah satu minggu pengurus itu mulai menunjukkan sifat aslinya. saat jessica sedang bermain dengan bonekanya di sekitar taman terlihat seorang anak perempuan dateng dan berusaha merebut boneka itu jessica tidak ingin melepas boneka itu karena ini adalah barang satu-satunya yang ditinggalkan oleh ibu jessica yang membuangnya waktu bayi bersama boneka itu. anak perempuan itu menangis dan memanggil kedua orang tuanya.


"huwaaa... ibu... hiks.. kakak ini jahat... " tangis anak itu. mendengar suara itu sang ibu berlari menuju anaknya


"apa yang kamu lakukan pada anak ku" ucap Ibu itu menuduh tampa ingin mendengar penjelasan jessica


"Aku tidak melakukan apapun dia yang ingin mengambil boneka ku" jessica berusaha menjelaskan


"jan menuduh dasar anak tidak punya orang tua boneka jelek seperti itu mana mungkin anak ku mau" bentak ibu itu yang mulai meluapkan emosi.


saat itu Emma muncul.jesica berlari menghampiri nya lalu menceritakan apa yang telah terjadi sambil menangis.

__ADS_1


"apa yang kau lakukan bukannya sudah kubilang jaga sikap mu " Ucap Emma mendorong jessica


"Emma??? " ucapnya dengan suara pelan. kaget melihat apa yang dilakukan Emma kepadanya.


"mohon maaf Bu.. anak ini memang tidak tau tata krama saya akan memberikan nya pelajaran" ucap Emma seketika ia menarik tangan jessica dan membawanya ke sebuah gudang.


didalam gudang Emma memukul badan jessica dengan kayu kecil berulang kali. Jessica hanya menangis menahan sakit.


"berhenti.... baiklah aku berhenti tapi boneka itu akan ku bakar agar kau tidak melakukan itu lagi" Ucap Emma membawa boneka itu.


"jangan.. bakar hiks.. " Ucap jessica.tampa mendengar tangisan jessica. Emma membakar boneka itu didepan matanya.

__ADS_1


Melihat boneka itu hampir terbakar jessica berusaha memadamkan api itu dengan kedua tangan nya berharap itu akan berhasil tapi tidak boneka itu hangus menjadi abu. tangisan mulai mengisi ruangan itu dengan semakin keras dibanding luka diseluruh tubuh nya hatinya jauh lebih sakit. kenangan yang ia jaga kini sudah hilang tampa tersisa.


Emma hanya melihat jessica dengan tatap tampa ada belah kasih saat itu dia tidak tau akan merubah sang anak menjadi sesuatu yang tak pernah dibayangkan.


Hari-hari berlalu setelah kejadian itu tetapi Emma tetap saja selalu memukul jessica untuk tiap kesalahan kecil yang dilakukan. Jessica pun kini mulai terbiasa dengan rasa sakit dan itu mulai membuat pemikirannya berubah bahwa dunia ini hanyalah panggung sandiwara dia harus menguasai panggung ini jika ingin berkuasa.


seorang anak kecil yang dikelilingi hal negatif akan berpengaruh pada sifat dan sikap nya itulah yang terjadi pada Jessica.ia mulai berpikir jika ingin mendapatkan sesuatu jika tidak bisa diminta maka harus ku renggut.


...***Bersambung****...


......jangan lupa like, komen, share, favorit, and vote......

__ADS_1


......Terima kasih......


__ADS_2