
...HAPPY READING...
...:...
...----------------...
Kedua manusia berada di satu ruangan. Manusia itu adalah Alanaka dan Nexlon mereka berdua saat ini berada di ruangan kerja Nexlon.
"Wah ini untuk pertama kali kaumu memanggil ku" ucap Alanaka kelewatan senang. Jika di simak ada yang lain dari kalimat-kalimat yang di sampaikan Alanaka?.
Yah Alanaka sudah memutuskan, jika berada di depan orang-orang Alanaka akan berbicara formal dengan Nexlon. Tapi jika hanya mereka berdua ke formalan itu hilang seketika.
"Kamu tau? Aku sangat bahagia karena kamu panggil" bibir yang tersenyum manis seakan menjadi pesan singkat yang mengatakan bahwa saat ini Alanaka sangat bahagia.
Lagi-lagi ekspresi datar itu yang di tunjukkan Nexlon padanya sehingga Alanaka menjadi jenuh "Tidak bisa kah kamu berekspresi lain selain datar? Wajah mu itu sungguh menyebalkan" ucapan Alanaka mengeluarkan segala keluh kesahnya akan ekspresi datar itu.
Masih menampiknya ekspedisi datar yang sulit di mengerti. Nexlon melemparkan sebuah berkas kemeja kerja tepat di depan Alanaka. Awalnya Alanaka tersentak tapi lama-kelamaan dia penasaran.
Pikiran Alanaka misah-misuh sendiri membayangkan apa isi berkas itu, di liriknya sedikit tapi tidak menemukan jawaban. Tiba-tiba bibirnya tersenyum aneh seperti tersimpan kebahagiaan yang membuncah.
"Kamu ingin membuat kejutan yah?!" entah kemana arah pikiran Alanaka saat ini sehingga tiba-tiba dia kepikiran kearah sana.
"Baca! " suara penuh penekanan milik Nexlon terdengar yang membuat Alanaka mau tak mau membukanya.
Betapa terkejutnya Alanaka sesudah membaca isi dari berkas itu. Ternyata berkas itu berisikan tentang kontrak pernikahan yang membahas perceraian yang akan terjadi setelah satu tahun menikah.
Alanaka syok, Alanaka tidak terima sungguh!!. Alanaka tak tahu dan merasa tidak ada melakukan kesalahan. Tapi kenapa? Ini semua terjadi padanya?.
__ADS_1
"Ini semua apa? "
"HAHAHA. Ini tidak betul kan? " seolah tulih pada kenyataan Alanaka bertanya seolah memastikan.
"Kamu bercanda bukan Nexlon? "
Tiga pertanyaan yang menyangkal kenyataan telah di tanyakan Alanaka pada Nexlon, tapi tidak ada jawaban sama sekali dari Nexlon. Lagi dan lagi ekspresinya hanya datar.
"Aku tahu kita menikah tanpa saling mencintai, tapi! tidak bisakah kamu menghargai ku? " tanya Alanaka dengan mata yang berkaca-kaca.
"Aku! Aku hanya seorang perempuan yang bermimpi ingin menikah dengan sekali seumur hidup. Tapi saat ini tiba-tiba kamu menghancurkan mimpi itu! "
"Ouh. Apakah aku memiliki salah padamu? Jika iya katakan aku akan melakukan sagala cara untuk mendapatkan maaf mu. Tapi asalkan kamu mau membatalkan kontrak nikah ini"
Keadaan hening seketika. Alanaka maupun Nexlon sama-sama terdiam.
"Aku yakin jika ini adalah keputusan bulat mu, maka aku akan menandatangani nya"
Setelah mengatakan itu Alanaka menandatangani satu bagian yang masih kosong sedangkan satu bagian lagi telah berisi tanda tangan Nexlon. Sungguh matang sekali rencana Nexlon untuk menceraikan Alanaka sampai-sampai Akan akan sendiri tidak tahu dari awal.
"Kamu puas?! Tentu iya bukan" ucap Alanaka dengan memandang lurus wajah Nexlon berusaha mencari kebenaran yang berakhir percuma karena topeng tebalnya Nexlon berdiri sangat kokoh.
"Saat beberapa detik terlewati aku akhirnya menemukan kata-kata yang tepat untukmu"
"Membuat mu jatuh cinta adalah satu cara yang tepat untuk dapat mempertahankan pernikahan ini" tanpa malu sedikit pun Alanaka berkata dengan tegas pada Nexlon.
"Aku pergi. Oh yah... tunggu saja waktu yang tepat untukmu jatuh cinta padaku.... "
__ADS_1
".... Jangan terburu-buru! Karena masih ada beberapa bulan ke depan sebelum satu tahun. Maka sabarlah menunggu" setelah mengatakan itu Alanaka berlalu dari ruangan kerja Nexlon. Beberapa butir air mata yang dari tadi dia tahan tercurah ke pipinya.
Mata Nexlon yang tadi memandang datar berubah menjadi dingin lalu semakin dingin. Jauh di lubuk hatinya tersimpan sesuatu yang tidak menyenangkan. Apakah itu?.
...:...
...TO BE CONTINUE...
...----------------...
⚠Typo bertebaran, cerita akan di revisi jika sudah tamat.
Teruntuk Kristiani malam ini adalah malam Natal. Semoga kalian bahagia.
Untuk kita semua semoga hari-hari kita semakin terlewati dengan keceriaan.
Solidaritas itu penting!! jadi ayo kita bangun solidaritas itu!!!.
Jangan lupa (votkosh)
vote
komen
share
SEE YOU NEXT TIME CHAPTER :)
__ADS_1