Aleya Dan Aeysah

Aleya Dan Aeysah
kembali nya adik ku


__ADS_3

saat aleya ingin mengatakan sesuatu tiba-tiba dokter benjiman datang dan memberitahu kabar baik pada aleya.


"nona muda, nona ayesah sudah siuman, dia dalam kondisi sudah baikan.


aleya yang mendengar kabar tersebut langsung pergi menemui ayesah.


Nadia yang melihat rasa kepanikan yang sesaat terlintas pada aleya pun berdiam lega.


dia pun mengikuti aleya dan memastikan sesuatu pada ayesah.


"ssst aww.. a aku dimana?


dengan raut wajah bingung dan kaget, ayesah yang melihat di sekeliling nya berisikan ornamen lukisan yang dia kenali.


tiba-tiba terdengar langkah kaki yang menuju tempat Ayesah yang tengah berbaring. dia pun berpura pura tidur.


"ayesah, pangil aleya.


ayesah yang merasa tak asing dengan suara tersebut mulai membuka mata nya dan melihat bahwa di depan nya terlihat sesosok aleya kecil yang terlintas dalam memori kepalanya.


"aleya!!


"iya, ini aku.


ayesah pun meneteskan air matanya, dan mencoba mencerna apa yang telah terjadi selama beberapa tahun pada keluarga nya.


Dengan suara srek dan sesugukan.


"ta..tapi ledakan, ayah dan kakak, ibu nadia.


semua ucapan yang ingin di sampaikan nya mulai tak beraturan karena rasa bahagia dan sedih

__ADS_1


"ssst.. bicaralah dengan perlahan-lahan. aku masih hidup, dan ibu nadia juga masih hidup.


dengan mengelus kepala ayesah.


"semua yang terjadi saat ledakan itu adalah sesuatu yang di sengaja, tapi aku berjanji pada mu, kita akan menemukan seseorang yang bertanggung jawab atas semua itu.


ayesah yang tak melihat ayah nya pun mulai bertanya.


"ayah!!


aleya terdiam karena pertanyaan tersebut. diam nya aleya membuat ayesah menangis.


Nadia yang melihat itu pun mulai berlari memeluk ayesah.


"kita akan mencari nya. sambil menenangkan ayesah.


"Nadia sampai kapan kau berpura-pura bahwa kita akan menemukan nya. dengan nada marah kepada Nadia


"jangan pernah kau membohongi ayesah dengan ucapan itu, apa lagi memberi kami harapan palsu.


Nadia yang mendengar itu pun berusaha.


"aku yakin ayah kalian selamat, jika ayesah bisa selamat dengan insiden itu pasti ayah kalian juga.


"kakak apa yang di katakan ibu nadia itu benar,


Tuhan pasti menyelamatkan ayah.


ayesah yang berusaha bersikap tenang pun mulai Menganti topik.


"ayesah mulai sekarang kau akan tinggal di sini.

__ADS_1


"tidak kakak, jika aku pergi orang itu akan curiga.


Nadia dan aleya terkejut.


"orang?? siapa dia!.


"mereka yang merawat ku, tapi aku merasa mereka selalu bersikap aneh, kadang mereka baik kadang mereka bersikap kasar.


Nadia pun mulai berasumsi.


"itu berarti ayesah menjadi target, karena ayesah terlihat tidak berbahaya bagi mereka.


aleya pun terkejut atas pernyataan Nadia.


"apa yang sebenarnya terjadi, mengapa mereka menargetkan kami. apa ayah kami punya musuh?


Nadia pun mulai menceritakan sesuatu yang iya tau.


"akhirnya pertanyaan itu pun kamu lontarkan.


Nadia pun menceritakan nya dan alasan kenapa dia diam dan tak menceritakan itu pada aleya selama bertahun-tahun.


Nadia lebih baik di benci dari Pada mereka mengetahui sesuatu dan gegabah.


"itu berarti kalung giok yang kami miliki ada hubungannya dengan insiden tersebut.


"iya, mereka mengincar harta yang terpendam, bahkan aku dan ayah mu saja tidak tau harta apa itu.


"dan alasan kenapa ibu kalian mati itu ada pada Aiden saudari dari ibu mu, mereka lah sebab ibu kalian mati, dan bukan karena melahirkan tapi ibu kalian mati di bunuh.


"Aiden tak suka saudarinya menikah dengan jaksa karena akan berpengaruh bagi bisnis Hitam nya. karena ibu kalian adalah putri sulung dari genstar ternama di negara itu.

__ADS_1


__ADS_2