
Salma dan Amel berangkat sama ayah ajh kata "ayah Salma
iya ayah "Salma
iya om " Amel
sesampainya di sekolah Amel dan Salma memasuki ruangannya,
ahhh, gue ngantuk amat, kata " Amel
mKay jangan begadang terusss " Salma
kalau gue bisa tidur cepat, gue gk akan begadang kali, loh tau kan gue dari dulu kek gini,
setelah pulang sekolah, Amel masih duduk dibangku y
ahhhh, helahan nafas Amel, kemudian dia bangkit dari tempat duduknya, dan menuju kamar mandi untuk ganti baju,,
Amel keluar dari gerbang sekolah dengan pakaian biasa, karna disekolah dah sepi, sore pak sapa Amel sama pak security
sore neng, baru pulang neng" pak security
iya pak tdi Amel hari ni giliran piket kelas,,, pak" Amel
oh iya neng, hati hati dijalan neng" pak security
__ADS_1
iya pak" Amel
Amel pun memesan taksi.
kamu tidak akan tau betapa sakit kurasa, semakin hari semakin sakit, semakin hari diri ini semakin cengeng, oh tuhan apakah ini akan berakhir jika kalau aku memilih pergi menemui orang tua ku,, batin Amel dengan air mata yang mengalir.
sesampainya alamat tujuan Amel keluar dari taksi, ini pak , makasih y pak " kata Amel
iya nona" supir taksi
sesaat kemudian Amel menatap rumah yang depan y, dia shock bukan kah ini rumah Aina, Aina adalah salah satu teman sekelas y, lebih tepatnya musuh geng y,
astaga, aku harus pergi dari sini batin Amel, Amel melihat' bang ojek, langsung naik, bg kedanau jln xx y bang kata Amel, langsung,
tpi neng, belum siap bang ojek y ngomong,,
oke neng yok, ucap kang ojek tu semangat,
sesampainya di danau itu, Amel pun duduk di bawah pohon yang ia sering duduki
ahhh astaga hampir saja, ehh tapi kira kira siapa y, booking gue, Aina atau mama y,,, ah bodo amat lah lebih baik gue tidur dulu, Amel bersandar kepohon sambil memejamkan mata y, beberapa menit kemudian dia sudah terlihat tidur bahkan mungkin sudah sampai di alam mimpi,,, Amel tidak tau sedari tadi ada yang memperhatikan y,,
Amel terus melamun dan Tampa sadar air matanya jatuh, dan dia mulai terisak-isak, ya tuhan aku ingin menyerah, ucap y sambil memukul-mukul dada dada, sungguh sakit yang ia rasakan, hisk,,
hisk,,,
__ADS_1
hisk,,,,
ahhh teriak y
seseorang yang sedari tadi memperhatikan kan hanya bisa diam dia membiarkan Amel menumpah kan kesedihan y dulu,,,
apa yang kamu rasakan Amel, sungguh sakit melihat mu menangis seperti itu,, Rudi memengan dada y, ya seseorang orang dari tadi memperhatikan y itu adalah Rudi,
setelah melihat Amel udah mulai tenang, Rudi pun menghampiri Amel
hai Mel, gpain disini, Rudi pura pura tidak tau, "Rudi
Amel langsung menghapus sisa sisa air mata y, gk gpain," Amel
emmm, apakah kamu habis nagis, tanya " Rudi
gk cepat jawab Amel, eh kok kmu tdi gk masuk kata Amel untuk mengalihkan pembicaraan,,,
cie ada yang perhatian nihhh, kangen y goda Rudi
ih apaan sih GeEr banget " Amel
buktinya kamu nanya, pasti kmu kwartir y samaku, cieeee ada mau jatuh cinta nih,, " Rudi dengan senyum bahagia, sebentar lagi cinta y terbalaskan pikir y
jangan mimpi gk akan kata Amel
__ADS_1
terserah yang pernah aku akan menunggu mu, " ucap Rudi nyakin.