
"ah... sialan kenapa si aku harus sekolah di tempat itu benar benar menjengkelkan" ucap lisa sambil teriak
tanpa di sadarainya saat di teriak itu banyak sekali orang di tempat itu. tiba tiba ada kaka kelas yang berbicara di dekat lisa.
"ya ampun anak kusut dari mana si kasian bangat teriak teriak di jalanan"
"wah mengagetkan" ucap lisa dengan terkaget
"hihi anak kusut kau mau ke mana mau ku antar"ucap karin
" anak.kusut.!!"jawab lisa dengan suara agak aneh
saat itu kevin sedang berjalan dan melihat mereka
"hmm apa yang mereka lakukan"ucap kevin dengan suara kecil
"iyh anak kusut emang kenapa"ucap karin
"heh apakah itu bagus" ucap lisa dengan senyum dingin.
"entalah aku pergi dulu bay anak kusut"seketika melambaikan tangan.
saat itu lisa mengangkat tangannya dan menampar karin kaka kelas tadi.
pakk pakk pakk
" ya ampun dasar bocah kusut"ucap karin dengan keras, sehingga di dengar oleh kevin
"hmm sepertinya aku akan menghentikan mereka dulu di sini"ucap kevin
kevin pun berjalan mendekati mereka berdua dan mengangkat lisa terasa mengangkat seekor kucing
"eh eh apa apaan ini lepasin aku woy" teriak lisa
"sutt diam anak kucing cerewet"ucap kevin mengangkat lisa terasa mengangkat kucing
" ha teryata ketua OSIS busuk ini lepasin aku woy woy"jawab lisa dengan keras dan hampir menggigit tangan kevin.
"haa kevin ayo pukul anak itu tampar dia"ucap karin
" dasar brangsek kau gila ya"ucap kevin melempar tas lisa ke arah karin
"woy ngapain lu lempar tas gw turunin gw"
ucap lisa sambil goyang sana sini mencoba agar bisa turun
"diam lu kucing cerewet" sambil memukul kepala lisa
tuk tuk tuk(woy sakit tau) ucap lisa
"ha kau memberiku ku tas anak kusut ini oky akan ku bawah bay" sambil berjalan pulang
"haaa tas guee...." ucap lisa sambil melihat ke arah kevin dengan tatapan kejam
"hum kenapa mata lo kaya gitu abis ke maruskan mahluk halus lo" sambil tertawa kecil
"turunin gw cepat!!!"ucap lisa dengan keras hampir membuat kevin tuli
"oky oky kucing cerewet,kau hampir membuatku tuli tau"seketika menurunkan lisa
" hmm mana uang"ucap lisa mengululkar tangan ke arah kevin"haa buat apa coba? "jawab kevin
"buat ganti rugi nanti kalo besok gw ke sekolah buku gw mau taruh di mana coba kalo ngak ada tas"ucap lisa dengan kata kata keras
"bisa ngak si suara lo tu di kecilin napa.oky nih cukup ngak"kevin mengasih uang 500 ke lisa
dalam hati lisa(cukup banyak si ya ngak apa apa lah buat nambah nambah juga ni) "cukup" ucap lisa sambil mengambil uang dan berjalan pulang
"benar benar anak aneh, humm lah asataga gw ketinggalan taksi yang gw pesan ya elah"ucap kevin sambil memukul kepalanya sendiri
__ADS_1
kevin pun pulang dengan berjalan kaki
_sesampai di rumah kevin_
"kevin pulang" sahut kevin dengan suara keras
"lah ngak ada yang ya, ayah, bi, pa jeki"
seketika rumah kevin terlihat sepi dan gelap.
"mungkin saja bibi pulang kampung bersama pak jeki kali ya, dan ayah pasti masi kerja dan belum pulang"
saat itu lisa meminta bantu kepada Leni untuk membantunya membeli tas di toko
"Leni bisa ngak kamu
nemanin aku beli tas"ucap lisa
"oky oky bisa juga tu"jawab leni
_sampai di toko_
"oky ayo kita
masuk"ucap Leni dengan semangat
" ya elah gw yang mau beli
tas dia nya yang heboh"ucap lisa dengan tertawa
"mana ya mana ya"Leni mengelilingin toko tersebut dan menabrak Roy.
(bakk)
" eh lo punya mata ngak si ha"ucap Roy
"heleh biasa aja lah gw
sambil berdiri"ehe ternyata ketua
kelas berotak ikan ini ya"
"haa dasar anak belut ya"ucap Roy
samping itu Lisa sedang memilih milih tas.
"hum tas mana ya biru apa pink"ucap lisa sambil melihat tas biru dan pink
"pink aja cocok buat anak
perempuan" seketika aada yang berbicara dari belakang lisa
"ya kaget aku njirr, ternyata
si kepala kuda ini" ucap lisa sambil menginjak kaki kevin
prakk
"umm wuaaaaaaaaa" teriak kevin
semua orang dalam toko itu
terkaget kerana teriakan kevin
"woy berisik tau" sahut lisa
"ha kevin, kevin kenapa"ucap Roy
" woy jangan potong percakapan lu"jawab Leni
__ADS_1
"diam lu anak belut"ucap Roy
"lisa.!!!! kau ini yaaa sakit tau,
kalau gw masuk rumah sakit awas lu ya"
"ya elaah gitu doang mah kecil,
gw tiap hari di pukul, tabrak mobil, dan lain lain"
ucap lisa dengan bangga
" ya elah lo mah ngak papa"jawab kevin
sambil membuat muka aneh
"haa maksudnya"sambung lisa
"kan kau kucing cerewet
pastinya mempunyai 9 nyawa
jadi kalo lo mati mah ngak papa itu"sahut kevin
"lo ini benar benar" ucap lisa dengan rasa sebel
"permisi maaf untuk pengunjung toko sebentar lagi toko udah mau tutup jadi di mohon untuk semua agar di percepat pembeliannya ya"ucap penjaganya.
" ya elah oky lah cepat deh gw belanja"ucap lisa
_***selesai* belanja**_
"Leni ayo kita pulang yuk"
"oky oky, hey awas lu ya besok
di sekolah gw tandain lu" ucap
Leni mengancap Roy
"am kevin ni buat lu"ucap lisa langsung pergi
" oh ya maksi"sahut Roy dengan tersenyum
"woy maksdunya apa ni itu kotak dari lisa buat kevin bukan buat lu" sahut Leni dengan keras
"apaan si. kevin aja ngak ngerasa
apa apa lo ko kamu yang sewot"
"***** syi.yevin aje nda nyearese
ape ape lo ko ya mu yaeng sye woy" ucap Leni mengejek
" dasar anak belut"ucap roy
"dah Roy yok kita pulang"sahut kevin langsung mengendong roy
"iyh betul itu ayo Leni"jawab lisa menarik tangan leni
mereka pun berjalan pulang
" makasi Leni udah mau
temanin aku belanja tas malam ini"ucap lisa
"yap ngak masalah itu lah gunanya teman kan"sahut leni sambil tersenyum
"yah, Leni maukah kamu menjadi sahabatku"jawab lisa sambil tersenyum
__ADS_1
"hum hehe oky kita sahabat"jawab Leni
.