Anak sekolahan

Anak sekolahan
Episode 21


__ADS_3

"cepetan dok ngomong"ucap amanda.


"sehingga pak raka amesia"ucap dokter


"apaa"ucap amanda sambil menutup mulutnya dengan tangan ya.karna amanda tidak menyangka apa yang dialami raka


"jadi kalok pak raka mengalami amesia tolong jangan paksakan pak raka untuk mengingat segala ya kalok g pak raka bisa drop dan bisa gilak.tolong jangan paksakan pak raka untuk mengingat masa lalunya dan tolong biarkan pak raka istrirahat secukupnya.dan satu lagi kalok pak raka benar benar puli baru boleh pak raka mengingatkan semua masalaluya"ucap dokter


"lalu dok"ucap mama raka


"biarkan saja siapa yang diingat pak raka"ucap dokter


"yauda ya buk pak raka ya mau dipindahkan ke ruang rawat"ucap dokter


raka pun dipindahkan di ruang rawat


"apakah kami boleh melihat ya dok"ucap mama raka


"silahkan buk. ingat pesan saya tadi ya buk"ucap dokter lalu meninggalkan mama raka


mama raka dan amanda pun masuk ke dalam ruang rawat raka


"tan raka kok belum sadar tan"ucap amanda


"bentar lagi juga sadar kok amanda kamu yang tenang ya"ucap mama raka sambil mengusap punggung amanda dengan lembut


selang beberapa menit tangan raka bergerak gerak. mama raka dan amanda pun segera menghampiri raka


"auhhh.. aku dimana"ucap raka sambil memegang kepala ya yang pusing


"kamu dirumah sakit"ucap mama raka


"mama"ucap raka


"ya sayang"ucap seli. ya nama mama raka memang seli


"dia siapa"ucap raka sambil menunjuk amanda

__ADS_1


amanda dan seli pun saling menatap dan kebingungan harus berkata apa


"dia amanda sayang"ucap seli sambil mendekat ke arah raka


"amanda siapa"ucap raka


"aku... "amanda mau ngomong langsung dipotong oleh mamanya raka


"amanda ini yang menolong kamu kecelakaan"ucap seli


raka pun hanya menganguk mengerti


amanda pun membulatkan kedua matanya saat mama raka berbicara seperti itu. dia tidak menyangka mama raka akan mengucapkan kata kata seperti itu


"amanda ikut tante"ucap seli sambil menarik tangan amanda


seli pun keluar dari ruangan raka dan duduk di kursi rumah sakit


"tante ngomong seperti itu biar raka tidak banyak berpikir kamu tau kan apa yang dokter bilang.kalok raka banyak berpikir dia bisa drop dan gila makanya mama hanya bisa mengatakan hal seperti itu biar raka tidak banyak berpikir biar raka cepat puli"ucap seli


"tapi tan"ucap amanda


"ya tan aku percaya smaa tante"ucap amanda


seli dan amanda pun mengakhiri pelukan mereka. dan masuk keruang rawat


"ma mama habis dari mana"ucap raka


"itu mama habis dari kamar mandi"ucap seli


"lo g pulang ini kan udah malam"ucap raka


"lo apa gue gk salah dengar. biasanya juga yank yankngan ini kok lo si.kan raka lagi amesia waduh"gumam amanda


"heh"ucap raka


"ehmmm... iy..iya bentar lagi"ucap amanda gugup

__ADS_1


raka pun hanya mengangukkan kepalaya


"rita mana ma"ucap raka


amanda pun membulatkan kedua matanya dia tak percaya saat raka menyebut nama rita


dia sangat tahu betul kalok raka sangat membeci rita. mungkin karna amesia raka hanya mengingat mama ya dan rita tapi kenapa raka tak mengingat amanda padahal amanda yang menjadi pacar dia bukan rita


"rita siapa syaang"ucap seli


"pacar aku ma"ucap raka


apaaa? lagi lagi amanda tak percaya apa yang dikatakan raka. hati amanda sangat sakit saat raka mengatakan itu di depan ya mungkin karna amesia itu raka tak mengingat ya amanda pun sudah cukup sabar untuk itu semua. tapi kenapa? kenapa? harus rita yang diingat raka bukan amanda kenapa?


"ma kok bengong si"ucap raka kesal


"ya rita dirumah ya sayang"ucap seli


"apa rita gk tau aku kecelakaan ma"ucap raka


"mama belum sempat ngabarin rita sayang"ucap seli


"yauda besok ajak rita kesini ya ma"ucap raka


"ya sayang"ucap seli


tanpa disadari air mata amanda jatuh. dan amanda pun sgera mengusap air matanya. amanda tak dapat menahan ya. karna hati amanda sakit.


amanda pun teringat apa yang dikatakan dokter"biarkan saja siapa yang diingat raka"


amanda pun tetap tegar walaupun hati dia sakit


"tan raka aku pulang dulu ya"ucap amanda


"ya amanda hati hati ya"ucap seli


sedangkan raka hanya diam dan tak peduli dengan amanda

__ADS_1


amanda pun keluar dari ruangan raka dan keluar dari rumah sakit. dan menunggu taxsi di depan rumah sakit dan tak lama kemudian taxsi pun berhenti di depan amanda. amanda pun langsung naik ke taxsi dan menatap keluar jendela dan tak tahan amanda pun menetaskan air matanya karna ia masih teringat apa yang dikatakan raka"rita pacar aku"itu yang dikatakan raka


__ADS_2