
" kelihatannya seru sekali ya membicarakan tentang ku sampai terkekeh seperti itu " kata seseorang di depan pintu masuk ya siapa lagi kalau bukan Yukaru dengan nada dingin ya itu yg membuat Yukari serta paman lector terkejut karena mendadak Yukaru menimpali percakapan mereka.
____________________
" Y-Yukaru " kata Yukari dan paman lector serentak.
" oh , kelihatannya kalian kompak sekali seperti ayah anak ya kenapa tidak ku jadikan saja Yukari anak mu" Ucap Yukaru dengan nada dingin nya itu , sambil berjalan meninggalkan Yukari dan paman lector.
" ehhhhh aruru jangan marah dong " kata Paman lector yg berlari kecil untuk menghampiri Yukaru , maunya sih meluk Yukaru tapi eh... pas mau di peluk Yukaru menghindar ke samping dan... Brukk , jatuhlah paman lector ke lantai.
" Eeehhh Yukaru bukankah kau sangat tidak sopan membiarkan paman lector jatuh kelantai dan tak membantunya bangun " teriak Yukari yg menunjuk ke arah Paman lector yg tengah terbaring di lantai.
" dia bisa bangun sendiri " kata Yukaru dengan ketus.
" apaa?!!? kau ini kejam sekali " teriak Yukari yg kesal karena sifat dingin Yukaru yg sudah meresap sampai ke tulang tulangnya , darahnya , organ tubuh nya itu.
" .... " hening Yukaru tak menjawab perkataan Yukari.
" WOIII " teriak Yukari yg semakin kesal dengan Yukaru.
"...." Yukaru tetap saja diam.
Â
__ADS_1
Yukari yg semakin kesal dengan sikap Yukari pun langsung menghampiri nya dan tanpa basa basi langsung berteriak tepat di hadapan wajah Yukaru.
Â
"J-A-N-G-A-N K-A-C-A-N-G-I-N O-R-A-N-G K-A-L-A-U L-A-G-I N-G-O-M O-N-G !!!!!" teriak Yukari tepat di depan wajah Yukaru karena Yukari sudah kesal sekali ia pun memukul kepala Yukaru BLETAK...
" aduh sakit , kenapa kau memukulku " kata Yukaru yg memegangi kepalanya yg habis di pukul Yukari itu.
" tentu saja karena kau tidak sopan !" kata Yukari
" lalu apa hubungannya dengan mu " balas Yukaru.
" tidak ada " balas Yukari dengan ketus.
" jadi kenapa kau memukulku ?" tanya Yukaru yg semakin geram karena sifat Yukari.
" tidak sopan apanya ?" tanya Yukaru tambah geram.
" pikir sendiri " balas Yukari yg mulai kesal.
" kau ini... " kata Yukaru .
" kau apa ?" tanya Yukari
__ADS_1
" cih , dasar gadis sialan " gerutu Yukaru.
" apa !! kau bilang aku gadis sialan !! " teriak Yukari.
" iya , memang kenapa ?" tanya Yukaru dengan nada mengejek .
" dasar kau laki laki br*ng**k bodoh " balas Yukari.
" APA !!! kau bilang aku laki laki br*ng**k bodoh , kau pikir kau lebih pintar dari ku " kata Yukaru yg mulai terbawa emosi .
" bisa kok kalau aku serius belajar " balas Yukari .
" oke , ayo kita lihat apa Ulangan tengah semester nanti ranking mu lebih tinggi dari ku atau ranking ku lebih tinggi dari mu " Kata Yukari yg menantang Yukari.
" Ayo siapa takut " balas Yukari yg menerima tantangan dari Yukaru.
" sudah sudah jangan bertengkar lagi , dan bisa tolong bantu orang tua ini bangun gak " kata Paman lector yg mencela pertengkaran Yukari dan Yukaru.
" GAK BISA !" teriak Yukari dan Yukaru bersamaan .
" aduh aduh kejam sekali kalian huhuhu " kata Paman lector yg bergaya seperti orang yg terlihat kasihan.
" aduh , kok jadi males ya bertengkar lagi kalau udah liat muka paman lector ( ayah ) " pikir Yukari dan Yukaru bersamaan , cuman beda penyebutan Ayah dan paman Lector nya saja , yahh alasan mereka berhenti bertengkar adalah karena raut wajah paman lector yg kasihan karena terjatuh dan tak bisa bangkit lagi , maklum udah tua .
__ADS_1
Thanks ya udah baca đ
jangan lupa di vote ya đ