Another World (Revisi alur)

Another World (Revisi alur)
2 : Teman Baru


__ADS_3

Ryuki terus berjalan di antara rerumputan, sesekali ada hewan yang melompat kearah wajahnya yang mana itu membuat ia kesal, Ryuki terus berjalan dan berjalan,


Setelah beberapa jam berjalan hari mulai gelap dan dia tidak punya senjata untuk melindungi diri, ia melihat ada goa di sana lalu memasuki goa tersebut. untuk tampilan goa itu tidak ada yang istimewa selain gelap, sepi dan lembab.


"Hah~, kenapa aku terlahir dengan tubuh ini? untung saja aku belajar cara bertahan hidup" lalu Ryuki mengambil batang kayu yang kuat, dan batu yang tajam


Ia menggabungkan keduanya dengan tali hutan, dan membuat seperti tombak dan terdengar suara kaku seperti Robot


[ Berhasil membuat Tombak Sampah, Poin Pembuat Senjata Bertambah 1+ ]


"Hua!!!, siapa itu?!! tunjukkan dirimu!!" Ryuki menjadi waspada tapi tidak ada jawaban dari suara itu


"Huh?, sepertinya aku berhalusinasi? terserahlah" lalu Ryuki kembali masuk kedalam Goa untuk menyusuri Goa


Ryuki masuk kedalam Goa lebih dalam, semakin dalam Ryuki masuk kedalamnya, semakin mencekam juga aura Goa tersebut yang membuat Ryuki ketakutan.


"Kenapa semakin dalam, semakin kuat aura ini? saat di awal tidak ada aura seperti ini?!" Dia berhenti sebentar lalu kembali melanjutkan perjalanannya


Bukan hanya aura mencekam dari dalam, tapi juga aura yang nyaman dan hangat yang terasa, itu membuat Ryuki bingung. kenapa ada aura nyaman dan aura mencekam secara bersamaan?


Lalu Ryuki melihat ada dua buku yang terpajang di depan Ryuki, salah satu buku itu mempunyai kehangatan yang sangat nyaman, dan satunya lagi mempunyai aura mencekam dan aura kematian.


°Gulp


"Buku apa itu?" Ryuki melihat kearah kedua buku itu,


Hingga salah satu kelinci menghampiri buku hitam tadi, saat kelinci itu melompat di dekat buku hitam. tubuh nya menjadi abu dan menghilang dari sana


"Hiii... mengerikan, lebih baik aku pergi dari sini" sebelum beranjak keluar, Ryuki mendengar suara perempuan dari belakangnya


"Ara, satu lagi manusia tamak!!" Ternyata suara itu sepertinya dari penunggu buku hitam itu.


Ryuki melihat kearah belakang dan nampak lah wanita dengan pakaian serta rambut hitam, matanya merah menandakan ia berbahaya


"Ahaha, aku hanya kebetulan kesini dan hanya ingin tidur. kalau begitu aku pergi dulu dah!!!" Ryuki berlari dengan kecepatan mungkin lebih dari Flash


"Kau pikir kau bisa lari dari ku? haha kau sangat bodoh!!!" lalu Wanita itu mengejar Ryuki dengan kecepatan yang sama.


Mereka terus saling mengejar hingga salah satu dari mereka kelelahan, yap itu adalah wanita tadi, ia kelelahan karena mengejar Ryuki.


Sedangkan untuk Ryuki? ia masih berlari sana-sini tidak menghiraukan wanita itu, lalu wanita itu berkata :


"Berhenti, jika kau ingin tetap hidup" ucap wanita itu dengan nada yang sangat kecil.

__ADS_1


Ryuki yang merasa bahwa ia sudah tidak di kejar lagi pun melihat bahwa wanita itu sudah terbaring lemas di bawah,


"Hah? bukannya kau ingin membunuh ku? kenapa kau marah tiduran?" ( Ryuki )


"Hah~, kau adalah manusia pertama yang berhasil mengalahkan ku, meski aku benci mengakuinya


Lalu terdengar suara wanita lagi, bedanya ini sangat merdu dan lembut, itu membuat Ryuki tenang.


"HAHAHAHA, kau dikalahkan oleh manusia?, bagaimana jika Roh lainnya mengetahui ini yah?" suara itu dari wanita pirang dan mata hijau nya


"Berisik, aku tadi hanya lengah"


"Oke oke, nah pemuda yang hebat, nama ku adalah Grease dan wanita itu adalah libera salam kenal" Grease melambaikan lengannya pada Ryuki


( Grease )



( Libera )



"Salam kenal, aku Ryuki" Ryuki melambaikan lengannya juga pada Grease


"Ahaha, yah aku tidak sengaja, aku boleh pergi sekarang?" ( Ryuki )


"Tidak!, sebelum membuat kontrak dengan kami, kami pernah melakukan sumpah yaitu Jika Libera di kalahkan kami akan mengikuti dia" Ucap Grease sambil menaruh lengannya di area dada


"Ah lalu?" Ryuki benar-benar tidak tau apa yang sedang terjadi


"Kau dan kami harus membuat sumpah kontrak" Grease menarik Libera ke sampingnya


"Bagaimana caranya?" ( Ryuki )


"Hm kemari lah" lalu Ryuki mendekat pada Grease


°Nyam


Grease menggigit leher Ryuki, itu membuat Ryuki terkejut tapi langsung sirna karena darahnya di sedot oleh Grease.


"Hah~, darah mu nikmat juga. sepertinya aku akan meminum darahmu setiap hari" ucap Grease dengan senyuman centil


"Ugh, jika kau melakukan itu aku akan mati kehabisan darah" ( Ryuki )

__ADS_1


"Hihihi, sekarang giliran mu Libera" Libera memutar matanya lalu melakukan hal yang sama pada Ryuki


"Hm, darah mu benar enak" ucap Libera tanpa sadar


"Ya, kalau begitu apa aku sudah bisa pergi?" ( Ryuki )


"Belum, kau harus mengambil kedua buku itu, lalu kita harus merayakannya" lalu Ryuki mengambil kedua buku itu seperti yang dikatakan oleh Grease


"lalu? habis ini apa?" ( Ryuki )


"Ya, kau buka itu besok saja. ayo kita bersenang-senang" Lalu Grease melompat kearah Ryuki lalu ******* bibirnya


"Hey, kau curang!!" lalu Libera melompat kearah mereka berdua


°Bukk


°Uhuk


"Hey, kau ingin membunuh nya yah?!!" Grease menjadi marah karena tindakan Libera


"Karena kau curang!!, aku yang pertama bertemu dengannya!" ( Libera )


"Tetap saja!, dia kekasih kita tau!!" ( Grease )


"Hemp, hey Ryuki lakukan itu lebih dulu padaku yah, baru si nenek pirang itu" Libera melirik kearah Grease


"Hah?!!! kau bilang apa tadi?!!" Grease menjadi marah karena ucapan Libera yang memanggilnya nenek


"Kau kan memang nenek-nenek" ( Libera )


"Huh?, dasar kau nenek lampir!!!" yap, mereka berdua tidak pernah akur dari segi apapun.


"Hey, kalian bisa berhenti bertengkar?" Ryuki mulai sedikit risih akibat pertengkaran mereka berdua


"Baiklah jika sayangku yang berbicara seperti itu" ( Grease )


"Tentu sayang~" Libera memeluk Ryuki dengan sangat erat


"Ya, ya, ya, kita tidur saja, besok kita akan mencari jalan keluar dari tempat ini" lalu Ryuki berbalik meninggalkan mereka berdua di sana


Grease dan Libera pun mengikuti Ryuki dari belakang seperti anak ayam,


>Next<

__ADS_1


__ADS_2