
Setiap Stiven bersama aurelia ,perasaanku slalu sedih aku tidak tau ada apa sebenarnya tapi biarlah aku juga tidak pantas bersama Stiven.dia menjadi sahabatku saja aku sudah sangat senang ,fikirku .
hari semakin sore menunjukan pukul 17:30 aku dan pelayan lainnya bergegas untuk bersiap-siap pulang cuma yg tinggal disini saja yg masih bekerja sampai malam seperti Felly yg tidak mempunyai tempat tinggal .
seberapa saat kemudian suara mobil berbunyi dan itu Stiven bersama aurelia yg telah kembali dari luar . Stiven turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah nya ,tanpa menunggu aurelia turun dari mobil .!!
aurelia :.
Stiven tunggu aku bawain barang belanjaan ku ( teriak )
Stiven tidak menghiraukan dan sopir pun yg membawakan barang belanjaannya .entah apa yg terjadi Stiven terlihat sangat kesal .
ibu Stiven yg sedari tadi duduk di sofa sambil menonton tv melihat Stiven masuk dengan terburu-buru naik ke atas .
ibu Stiven ;.
Stiven hei kamu sudah pulang ,cepat sekali kembalinya !!( melihat Stiven yg berjalan terburu-buru .dan kemudian aurelia menyusul dari belakang .
ibu Stiven ;.
aurelia kenapa kamu lari-lari begitu ??? ada apa dengan Stiven nampaknya terlihat tidak senang .( penasaran dan mendekat ke aurelia )
aurelia ;
aku mengulur-ulur waktu selama di mall Tante .maksudku mengulur waktu supaya aku bisa lebih lama dengan Stiven .dan aku berencana makan mlm romantis di sebuah restoran.aku bilang padanya dan dia tidak bersedia kencan dengan ku .aku yg terlalu memaksa nya sehingga dia marah kepadaku .padahal niatku baik biar tahu satu sama lain .( sedih )
ibu Stiven ;
tidak apa .biar Tante nanti yg akan bicara pada stiven.seksrang kamu tenang dulu . kamu belum makan kan.yuk kira makan saja sebelum kamu pulang ke rumah ( senyum sambil memegang kedua bahu aurelia ,)
aurelia ;.
baiklah Tante !!( senyum dan pergi ke meja makan !!
Setelah mereka selesai makan ,aku berpamitan pulang bersama ibu ku karena sudah waktunya jam sudah pukul 19:00 malam. aurelia masih asyik berbincang dengan nyonya .tidak ada Stiven atau Anggara yg terlihat di antara mereka .!
Diandra ;.
nyonya sudah waktunya aku akan pulang .( menunduk )
ibu Stiven ;
iya kamu sudah boleh pulang ( sambil melihat jam yg ada di tangan nya. !
aurelia menatap Diandra dan terbayang saat Stiven berduaan di belakang rumah .dan berfikir .pelayan ini apa benar ya yg tadi siang dia hanya membantu Stiven mencari barang yg hilang .sebelum aku menemuinya aku melihat pemandangan yg tak biasa seperti mereka sudah saling kenal sejak awal .
ibu ;
iya kami permisi pulang dulu nyonya sahut ibuku lagi.nyonya pun mengangguk tidak melihat kami .
ketika kami hendak pulang .stiven turun dari atas .
Stiven ;
biar aku saja yg antar kalian pulang ( santai)
ibu Stiven ;
apa. .kamu ingin mengantar mereka pulang .apa kamu sudah gila mengantar pelayanan. pulang biar dia sendiri saja yg pulang kamu disini saja .kamu belum makan malam juga kan ( marah )
Stiven ;.
mereka ini perempuan ma .lagian ini sudah malam juga takut nya terjadi hal yg tidak di ingin kan .( marah )
ibu Stiven ;
__ADS_1
mereka bisa naik bus di dekat sini tanpa harus di khawatirkan !! lebih baik kamu anterin aurelia pulang saja baru pantas !! ( tegas nya)
Stiven ;
tidak akan .dia sudah bawa mobil kenapa harus di antar lagi dia juga bisa nyetir sendiri ( tidak menghiraukan )
ibu Stiven ;
kamu tega dengan tunangan mu sendiri tapi kamu ngotot ingin mengantar pelayan ini pulang .pokoknya tidak bisa kamu diam saja kalo kamu tidak ingin mama lebih marah lagi ( marah ,)
suasana jadi memanas jadi memanas dan terdengar sampai ke kamar Anggara .Anggara yg masih sibuk memeriksa dokumen-dokumen nya merasa terganggu dan keluar dengan marah !!
Anggara ;
kalian bisa berhenti tidak aku tidak bisa fokus memeriksa dokumen-dokumen, ini jika kalian terus bertengkar seperti ini . ( marah ,) Anggara yg berbicara dari atas dengan memskai kaca mata kerja dan sebuah dokumen di tangan nya . Semua yg ada di bawah melihat ke atas .
aurelia berfikir .kenapa Stiven sangat ngotot ingin mengantar pelayan ini pulang .pasti sudah terjadi apa-apanya dengan mereka berdua sambil menatap Diandra dengan tatapan tajam .
aurelia;
benar kata Tante ,mereka bisa pulang sendiri naik bus tanpa mrasa khawatir dengan mereka ( senyum ,palsu)
Anggara ;
tidak aku saja yg akan mengantar mereka pulang .jika Stiven yg antar mama akan tetap marah kan.!! tunggu aku menaruh dokumen ini dulu .
saat Anggara hendak berbalik kembali ke kamarnya ,ponsel Diandra berbunyi .semua menatap nya lalu Diandra mengangkat ponsel nya ;
Diandra ;
iya ada apa menelpun ??
Raditya ,.,;
gua mau tanya sama lho .apa lho udah pulang ??
Diandra ;
Raditya ,;
ohh kalo gitu kebetulan gua lagi di dekat tempat lho bekerja .mau gua jemput biar sekalian .
Diandra berfikir .tidak apa lah untuk saat ini trimasaja tawarannya .ini memang waktu yg pas agar keributan ini tidak makin mamajang fikirku ..
Diandra melirik semua orang dan tersenyum msih menelpun dengan Raditya !!
Diandra ;
ohh kalo gitu kebetulan sekali .aku juga mau pulang kamu bisa jemput aku gak ! ( bertanya )
semua orang masih menatap Diandra !
Raditya ;
okk tunggu gua 5 menit aja gua sampe to tempat lho .!!
aku pun menutup telponnya .dan berpamitan. lagi dengan semuanya tatkala Stiven bertanya .
Stiven ;
siapa yg menelpun ku ??( penasaran )
Diandra ;
temanku .kebetulan dia berada di dekat sini !!
__ADS_1
Stiven hanya diam tidak menanggapi nya.
aurelia ;
bagus lah kalo sudah ada yg jemput ( sinis)
ibu Stiven ;.
hanya gara-gara hal begini kamu sampai melawan mama stiven.dan kamu Diandra kamu hanya seorang pelayan tidak pantas seorang majikan mengantar kalian pulang ( marah )
ibu ;
kami mengerti nyonya ,maaf atas kejadian barusan .membuat nyonya dan tuan Stiven bertengkar !!( menunduk )
Stiven ;
aku memang pantas bertengkar dengan nya ( marah dan melirik mamanya)
Anggara hanya diam saja dan kembali kekamar nya tanpa berkomentar apapun ,seperti sikapnya dia selalu dingin.
Lima menit kemudian bunyi klakson mobil dari luar dan mereka yg ada di ruang tengah mendengarnya !!
Diandra ;
aku pamit dulu temanku sudah menjemput kami ( menunduk dan pergi )
Stiven menatap Diandra yg pergi bersama ibunya .dan ia kembali naik kekamarnya dengan perasaan marah .
aurelia ;
kenapa Stiven terlihat seperti itu saat Diandra di jemput temannya !!
ibu Stiven ;
sudah biarkan saja kamu mlm ini menginap disini saja ya ( senyum )
aurelia ;
ahh tidak usah Tante ,sebentar lagi aku akan pulang juga ( senyum )
Diandra yg sudah berada di pintu gerbang dan Raditya turun dari mobilnya .Stiven dan Anggara melihat dari kaca jendela kamarnya masing-masing Stiven berfikir .itukah temannya seorang pria menjemput perempuan di malam hari .hehh sangat baik sekali senyum jahat !!
Raditya ;.
kalian lama sekali keluarnya .Tante aku teman Diandra ( bersalaman dan senyum )
ibu ;
ohh iya anak muda .kalian hanya berteman kan tidak ada maksud lain!!( ledeknya sambil tertawa)
Diandra ;
ibu apaan sihh.kami hanya berteman saja !( senyum )
ibu ;
soalnya ibu baru pertama kali melihat teman mu ini seorang pria lagi.yg ibu tau cuma verrel saja teman prianya satu-satunya ( ledek ibunya lagi )
Diandra :
.sudah lah ibu kita pulang saja sudah makan juga kan.tenan ku ini juga pasti terburu-buru( senyum)
Raditya ;.
ehh tidak kok santai saja ( tertawa).yuk naik ke mobilku biar ku antar kalian pulang !!
__ADS_1
Diandra lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan rumah Stiven ,Stiven yg masih melihat nya dari kaca jendela sangat tidak rela melihat Diandra bersama laki-laki, lain.
dan Anggara juga melihat Diandra di jemput dan di antar oleh temannya Diandra .dan melihat kedekatan mereka sampai bisa tertawa seperti itu .Anggara merasa tidak senang melihat jg hal itu juga lalu dia berbalik menuju tempat tidurnya melepas kacamata dan menaruh dokumen yg masih di tangan nya