
Sudah hampir 2 bulan Naira bersekolah di Jakarta,dia merasa sangat senang berada di sekolah ini mendapat sahabat yang baik,dan tentu saja Naira sekarang sudah terbiasa dengan sikap Alfi.
Bohong kalau Naira tidak memiliki perasaan pada Alfi,karena sejak pertama bertemu yaitu saat perkenalan menurut Naira,Alfi adalah sosok unik dan tampan,tapi apakah Alfi juga memiliki perasaan pada Naira? Tidak! itu pikir Naira karena Naira adalah anak seorang pekerja,dan Alfi jangan di tanya berapa kekayaannya Holang kaya...Apalah daya Naira yang hanya remah remah peyek:(
"Nai, ngapain Lo ngelamun? Mikirin apaan?" Tanya Tasya yang membuyarkan lamunan Naira
"Ehh ngga sya,aku ga ngelamunin apa2"Jawab Naira berbohong
"Bohong! ohh atau jangan2 Lo lagi mikirin Alfi yaa" Sambil mencolek dagu Naira,yaa Tasya tau kalau Naira menyimpan perasaan pada Alfi
"Engga tasyaa ihhhh apaan sih" Jawab Naira menghindar
"Udah yu ahh ke kantin laper aku" lanjut Naira
"Yaudah ayoo" jawab Tasya
****Kantin...
"Alfiiiiiiiiiii!!!!" panggil Tasya Eitss.....bukan panggil tapi teriak Tasya
"Arghhhh apaan si Lo Tasya,malu maluin gue tau ga!" geram Alfi
"Hehe yaa maaf" ucap Tasya sambil jarinya membentuk huruf 'V', Naira hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya itu
"Lagian kenapa sih lo teriak2 gtu?" tanya Alfi
"Gue tuh pengen ngomong sesuatu sama lo, penting tau fi" jawab Tasya semangat
"Ngomong apaan sih? tinggal ngomong di sini aja susah banget idup Lo!" ketus Alfi
__ADS_1
"Ga! gabisa di sini Lo harus ikut gue! sekarang!" jawab Tasya tegas
"Kemanaaa? ni makanan gue gmna? trs tuh anak dua gmna?" tanya Alfi
" Udah Lo tenang aja, diem ikutin gue!"jawab Tasya
" Naira, Reyhan gue pergi dlu sama Alfi,ada yang mau di bicarakan biasa soal keluarga private nih" ucap Tasya pada Naira dan reyhan
"Okee" jawab Reyhan
"Yaudah sya,kalo gitu aku langsung ke kelas aja masih banyak tugas" elak Naira
"Ohh oke nai,nanti gue langsung ke kelas" ucap Tasya sambil tersenyum
---------Di rooftop sekolah.....
"Mau ngomong apaan Lo sya" tanya Alfi penasaran
"Emmm masa sih sya naira punya rasa sama gue?" tanya Alfi sambil menggaruk tengkuk yang sebenarnya tidak gatal
"Gue serius fi,Lo juga punya perasaan kan sama Naira? tanya Tasya penasaran
"Gue juga ada rasa sih sebenernya sama Naira,cuman gue takut perasaan gue ga di bales sama Naira,Lo tau sendiri kan selama beberapa bulan ini yang gue liat dari Naira dia tuh anak baik2,rajin ibadah,cantik, sedangkan gue? solat aja jarang masa mau di sandingin sama Naira?" jelas Alfi panjang dikit sihhh wkwk
Lanjut....
"Gue ngerti fi,gue bakal bantu Lo Deket sama Naira,Lo ikutin semua yang gue lakuin gue yakin Naira bakal Nerima Lo karena Naira juga punya perasaan sama Lo" ucap Tasya sambil menepuk pundak Alfi
"Thanks ya sya" ucap Alfi sambil tersenyum
__ADS_1
"Santai aja fi" jawab Tasya
"Ternyata Lo baik juga ya, kira gue lo--"menggantung kalimatnya
"Gue apa hahh" ucapa Tasya dengan nada tinggi
"Ehh ngga ko sya ngga,yu ahh masuk bentar lagi bel" elak alfi sambil nyengir kuda
-----Pulang sekolah....
"Nai,pulang bareng gue yoo ikut ke rumah dulu"ajak Tasya
"Ehh jangan sya,nanti aku ngerepotin lagi" elak Naira
"Ngomong apaan sih Lo,udah ayo ikut" paksa tasya
"Okee deh aku izin mama dlu yaa" ucap Naira,sambil mengambil ponselnya dan setelah mendapat izin Naira go to rumah Tasya
saat di parkiran....
" Wahhh sialan ban mobil gue kempes,b*ng*st siapa yang ngempesin sih!" kesal Tasya,lalu ada Alfi yang keluar parkiran dengan mobilnya
"Alfi,gue ngikut dong ban mobil gue bocor" pinta Tasya
"Loh lohh sya,ko kita jadi ngikut Alfi sih?" tanya Naira
" Udah ikut gue aja" jawab Tasya santai
"Yaudah ayo naik" ajak Alfi
__ADS_1
Saat di perjalanan tidak ada obrolan apa2 mereka bertiga larut pada pikiran masing-masing
Di like,komen,biar semangat bikinnya 🤗