
Chapter – 2 Aragon School
Saat mereka sedang berdebat, tampah mereka sadari bahwa waktu telah berjalan cukup lama saat mereka melihat ke arah jam di bandara waktu telah menunjukan pukul 04.15 sore “ahhhh sial, kita hampir ketinggalan pesawat, ini semua karena kau Rey..........kau yang mulai............sudah lah ini bukan waktunya untuk bertengkar kita harus segera, masuk ke pesawat........kau benar, ok ayo pergi” jawab Yato ke pada Kazuto.
Mereka pun belari dengan sangat cepat menuju ke pesawat.
Saat sudah di depan gerbang masuk pesawat merekapun, bersikap seperti tidak terjadi apa-apa, mereka pun duduk di bangku pesawat sambil melihat ke adaan sekitar. “fuhh untung sampai tepat waktu..........kau benar sekarang kita bisa bernafas lega.........baik lah karena perjalanan kita jauh”
Perjalanan merekapun di mulai, mereka berangkat dari shibuya ke yokohama. Perjalanan mereka kurang lebih 1setenga jam, dari shibuya. Rey pun tertidur di pesawat Yato dan Kazuto mendapat kan ide buat ngerjain Rey yang sedang tidur.
“Woy Kazuto apa kau memikirkan apa yang aku pikirkan........tentusaja bagai mana kalau kita lempar saja dia ke luar pesawat...........woyyy apa otak mu sudah gila hah...........terus mau kita apain nih orang............gimana kalau kita coret-coret mukannya..........mantap gua setuju, tapi luh ada spidolnya gak............hemm semuanya telah ku persiapkan hemm...........mantap ok kita mulai saja hehehh rasakan lah ini....!”
__ADS_1
Mereka pun mulai mencoret wajah Rey yang sedang tertidur puas. Coret demi coret garis demi garis mereka gambar di wajah Rey, tidak sadar akan apa yang mereka berdua lakuka, Yato dan Kazuta sampai heran dengan Rey, walau pun wajahnya di coret-coret tapi dia tidak bangun.
Merekapun melanjutkan coretan tersebut dan saat pesawat sebentar lagi akan sampai mereka telah selesai “kita telah mebuat sebuah seni yang sangat bagus...........kau benar”jawab mereka berdua sambil menahan tawa mereka.
“Aku penasaran bagai mana reaksi nya nanti saat turun dari pesawat ..........kau benar” jawab mereka berdua, mereka pun bersiap saat pesawat pesawat akan turun.
Pesawat pun telah mendarat mereka pun bersiap untuk turun Rey pun ter bangun dari tidurnya “sudah sampai yah........iya baru saja mendarat tadi ambil barang barang mu kita akan segerah turun” jawab Yato sambil menahan tawa dalam hatinya. Kazuto yang tidak bisa menahan tawa pun memilih memalingkan muka dari Rey “heyy Kazuto kau kenapa............hhhm aku tidak bisa menahan tawaku saat melihat muka Rey...........aku tau itu tapi harus bersikap seperti tidak terjadi apa pun ok.......ok ok ok” jawab Kazuto pada Yato.
Merekapun turun dari pesawat Rey masih belum menyadari apa yang terjadi pada wajahnya berjalann turun dari pesawat seperti tidak yang terjadi apa apa. Saat Rey turun dari pesawat banyak orang –orang yang melihatinya Rey pun melihat orang – orang tersebut dan dia merasa binggu kenapa, orang – orang melihatinya seperti itu Rey pun bertanya ke pada Yato dan Kazuto “uy apa ada yang aneh dari ku hah...........tidak ada kok, tidak ada yang aneh dari mu benar kan Kazuto............yah kau benarr tidak ada yang aneh kok hah...!” jawab Yato dan Kazuto sambil menahan tawannya.
Yato dan Kazuto pun maasih tertawa terbahak – bahak dan Kazuto pun bilang ke Yato “ehhh oy Yato...........apa......?...........bukannya itu cukup keterlaluaan kita mengerjainnya sampai segitunya.............kau ada benarnya juga........!” Kazuto dan Yato pun merasa tidak enak dengan Rey karena haal tersebut.
__ADS_1
Sedangkan itu Rey yang sedang berada di toilet berpikir “parah sekalih mereka ngerjai gua tadi, parahh dah” Rey pun berpikir dalam Hatinya bahwa
“hal itu tidak perluh di besar – besar kan merekan kan cuman bercanda walau kelewatan tapi jika tidak ada mereka mungkin aku tidak akan, segembiran dan sesenang sekarang, hanya karna candaan seperti itu aku mau merusak ikatan persahabatan kami itu adalah tindakan terbodohhh yang pernah ku pikirkan.” Kata Rey dalam hati nya.
Rey pun kembali ke tempat Yyato dan Kazuto berada tadi Yato dan Kazuto pun berkata “yo soal yang tadi aku mintak maaf karena ngerjain luh kelewatan jadi aku mintak maaf ya.......... aku juga mintak maaf Rey soalnya yang tadi............hehehe santay ajah gak usah formal gitu lah kita kan kawan..........ya aampun aku lupa kalau kau orangnya memang begitu ya!” merekan semua pun tersenyum bahagia. “ baik lah marikita pergi cari makan dulu udah laper nih..........hmm bener juga.........ok lah ayo cari makan!” kata Rey sambil mengankat tanganya.
Mereka pun berkeliling yokohama sambil mencari lestoran. Mereka pun berhenti dan singgah di lestoran Ramen, sambil menunggu pesananya di antar mereka bercerita dan ngobrol – ngobrol tentang sekolah Aragon yang akan merekah masuki besok.
Yato pun berkata bahwa “dia juga tidak terlalu tau soal sekolah tersebut tapi yang dia tau bahwa orang – orang yang sekolah di sana adalah anak – anak orang kaya atau anak pejabat. Pokoknya sekolah tersebut di khususkan untuk orang – orang elit.” Kata Yato ke pada Rey dan Kazuto.
Saat mereka sedang asik mengobrol pesanan yang mereka pesan tadi sudah sampai, merekan langsung bersiap untuk makan, mereka pun tampak sangat menikmati makana tersebut.
__ADS_1
Sesudah mereka makan mereka pun membayar makanan tersebut, lalu mereka melanjutkan perjalananya, saat sedang berjalan menujuh penginapan Yato pun berkata “kita akan ke penginapa yang mana, soalnya ada banyak penginapan di sini..........kita akan menginap di penginapan yang ada di ujung sana.........hmmm bukannya itu dekat dengan lestoran tadi..........emang iya kenapa emangnya.........tidak apa – apa aku hanya bertanya, kenapa kau memilih di sana...........yang pertama dekat dengan tempat makan.........hadu...........dan yang kedua dekat dengan halte bus, karena kita tidak tau bisa saja kita terlambat pergi ke sekolah bukan..........jadi begitu, pemikiran yang bagus” jawab Yato ke pada Kazuto mereka pun pergi ke penginapan tersebut, dann mereka memesan satu kamara karena untuk menghemat uang “baik lah semua kita istirahat dulu hari ini karena besok kita harus pergi ke sekolah Aragon pagi –pagi...........baik lah”
Next Chapter Hari perkenalan