
Di rooftop
"Yaudah aku ke kelas ya bye"Pamit sherena
"Kenapa gak disini temani aku?"Balas ardian
"Maaf aku gak bisa aku ke kelas bye"Jawab sherena pergi meninggalkan ardian di rooftop.
"Oke aku juga ke kelas kalo kamu ke kelas"Ucap ardian
"Sayang tungguin aku"Teriak ardian
Ardian pun mencari sherena.
Namun ardian bertemu dengan sherly.
"Ar kamu dari rooftop?kok gak ngajak aku,aku ke rooftop juga"Ucap sherly
Ardian tidak menjawab dan menuju ke kelasnya.
Di kelas ardian
Ardian masuk kelas dengan wajah sumringah.
Dan ardian pun ke tempat duduknya.
"Ar lo kenapa?seneng banget kayaknya"Tanya zayyan
"Kepo banget lo"Jawab ardian
"Masuk kelas senang banget ada apa nih"Tanya gilang
"Hari ini kalian gue traktir"Jawab ardian
"Beneran ada apa nih?pasti ada something nih"Balas zayyan
"Coba tebak apa yang buat gue senang?"Jawab ardian
"Ini lagi disuruh tebak,nyerah gue"Balas gilang
"Oh gue tau lo berhasil malakin adek kelas ya"Ucap zayyan
"Salah coba tebak lagi"Jawab ardian senyum-senyum sendiri
__ADS_1
"Hm tadi kan sherena ke kelas cari lo,apa ada hubungannya sama sherena ke kelas?"Balas gilang
"Hampir benar"Ucap ardian
"Hadeh ar jangan buat gue pusing gue nyerah"Jawab zayyan
"Nyerah nih?oke gue jawab,gue jadian sama sherena"Balas ardian
"Beneran?gimana ceritanya kok bisa jadian sama sherena"Jawab zayyan
Flash on
"Ar lo kenapa?"Tanya sherena
"Sher lo kok tau gue disini"Jawab ardian
"Lo nangis?lo kenapa ar?"Tanya sherena
"Gue gapapa sher"Jawab ardian
"Lo pasti bohong jelas-jelas lo nangis pasti lo ada masalah"Balas sherena
"Sini cerita ke gue siapa tau gue bisa bantu lo"Lanjut sherena duduk disebelah ardian
"Tau Terus kenapa?"Tanya sherena
"Sebenarnya gue gak pernah akur sama papa gue"Jawab ardian
"Kenapa?kok bisa gak akur kalian sering bertengkar?"Balas sherena
"Lo tau sendiri kan kalo mama gue meninggal"Jawab ardian
"Iya terus masalahnya dimana?"Balas sherena
"Papa gue menikah sama suster yang merawat mama gue"Jawab ardian
"Masalahnya kenapa setelah satu minggu meninggalnya mama papa menikah,gue curiga papa selingkuhi mama"Lanjut ardian
"Ar jangan negatif thinking coba lo tanya ke papa dan mama tiri lo yang sebenarnya terjadi"Jawab sherena
"Gak negatif thinking sher gue gak bisa kenapa harus suster yang merawat mama"Balas ardian
"Dan kenapa secepat itu mereka memutuskan untuk menikah"Lanjut ardian
__ADS_1
"Percuma tanya ke mama tiri dan papa gue mereka akan jawab sama seperti lo"Lanjut ardian
"Gue gak tau lo sehancur ini ar,apa ini yang yang membuat lo jadi nakal?"Jawab sherena
"Mungkin iya karna gue udah kehilangan orang yang gue sayangi"Balas ardian
"Ar ada gilang dan zayyan yang mereka sahabat lo jadi lo jangan berpikir gak ada yang sayang sama lo"Jawab sherena
"Termasuk lo?"Tanya ardian mengalihkan pandangannya ke sherena
"Gue?iya gue sayang sama lo sebagai teman"Jawab sherena
"Ck teman gue mau lebih dari teman sher"Balas ardian
"Oke gue akan buka hati untuk lo"Jawab sherena
"Serius?lo gak bercanda kan?"Ucap ardian
"Iya gue serius"Jawab sherena
"Jadi kita jadian nih ceritanya?"Tanya ardian
"Iya kita jadian"Jawab sherena
Flash off
"Jadi gitu ceritanya zay"Ucap ardian
"Wah selamat bro,jadi mau traktir kita apa?"Tanya gilang
"Terserah kalian"Jawab ardian
"Beneran?oke gue mau makan di kantin"Balas zayyan
"Gue mau iphone 4 promax ar"Jawab gilang
"Lang lo udah ngerasain dilempar sepatu belum?"Tanya ardian
"Belum ar kenapa?"Jawab gilang
"Sini gue lempar lo sepatu,ya kali gue beliin lo iphone 4 promax langsung habis duit gue lang"Balas ardian
"Hehe bercanda gue mau makan di kantin sepuasnya ar sorry"Jawab gilang
__ADS_1