Are You Mafia?

Are You Mafia?
tunangan ㅍ


__ADS_3

Sesampai dalam sebuah mansion yang sangat besar gila ini bahkan lebih besar dari mension nya .


"Apa yang kau mau dari ku taehyung ah " taehyung berjalan mendekati mu dengan kau yang berjalan mundur perlahan selangkah demi selangkah sampai taehyung mengampit mu dengan dinding .


"Aku hanya mau diri mu .....tidak ada yang lain kenapa kau sekarang semakin nakal hum____dulu tidak seperti ini " mendekat kan wajah nya ke cengkuk leher mu ." Apa nya yang nakal eoh _____k-kau yang se_semakin aneh " taehyung langsung menyungging kan senyum mirik melihat mu yang bergetar saat dia menyuntuh pinggul mungil ini.


Taehyung semakin mendekat kan wajah nya kepada mu"ya _ya_ya ku patah kan le_leher mu bila macam -ma_cam kau." Bukan nya marah taehyung malah tersenyum puas melihat sikap asli gadis nya ini ....ah benar-benar pandai mengumpat ."siapa yang mengajar kan mu berkata kasar seperti itu hemmm" semakin mendekat kan wajah nya perlahan ."YAKKK!!!kau akan tau akibat nya bila menyentuh ku __a_aku aka____emmpppp...." belum sempat menyelesaikan perkataan mu taehyung sudah membekap mulut mu dengan tangan nya" kenapa kau jadi secerewet ini eoh"


kau yang mencoba melepas kan tangan taehyyng yang menutup mulut mu" emmmpppp....emmppppp"


taehyung berseringai melihat mu yang kalah kuat dri nya


"Hah...hahh.... kau gila ____aapa yang kau lakukan eoh "


Tanya mu kepada taehyung yang sangat puas karna sudah mengambil ciuman perrama mu denagn tangan nya "yaaa ..memang aku sudah gila ___kau tau brapa lama aku menahan hasrah ini _____sejak kau masih sekolah menengah saat aku menyelamat kan mu dari bajingan itu " kau menatap taehyung bingung kapan itu terjadi kau merenungkan perkataan taehyung masih dalam posisi yang sama diampit oleh taehyung dan dinding.


" apa yang kau pikir kan kau ini teman nya jimin oppa kan " taehyung mengangguk kan kepala nya ." Lalu kenapa kau tidak bisa seperti nya meng _menghormati wan_nita "


taehyung menyungging kan senyum nya .


Haishhh gadis ini tidak tau saja sipat jimi seperti apa .


Terdiam dalam pikiran mu...apa apan taehyung tadi mencium nya.


-


-


-


Setelah beberapa berdebat suasana mulai terasa canggung ah...bukan suasana taehyung melain kan bora....dia masih membayangkan pers kiss nya di ambil oleh taehyung berbeda dengan harapan nya .


Saat suasana hening dengan taehyung yang sibuk melihat layar phonsel nya dan kau hanya diam duduk di hadapan nya ...benar -benar hening sampai ada teriakan kecil memecah kan keheningan itu.


"Samchoooooo ...........kau dimana "gadis kecil yang berjalan di ikuti dengan namja yanh tak asing untuk bora .


" JIMIN OPPA....." kau langsung menjauh dari hadapan taehyung .taehyung hanya mengerut kan kening nya melihat mu seperti orang yang di kunjungi keluarga nya dari penjara


Pikir nya dan langsung membalik kan badan nya menyambut gadis kecil yang dari tadi memanggil nama nya .


" yuri ah..........ommo kau semakin berat saja "mengangkat gadis kecil yang dari tadi mengangkat kedua tangan nya " huhhh....paman kau jahat.......kata nya setelah pulang dari russia akan mengunjungi ku ......aku marah" sambil menekuk senyum nya" aigoo bagaimana cara membujuk tuan putri ini agar tidak marah lagi humm" jimin hanya terkekeh melihat kelakuan adik nya dan anak nya .


" cium saja dia .....hahaha .....dia tidak akan marah lagi dengan mu " saran jimin kepada taehyung hanya terkekeh gemas .


Kau yang dari tadi melihat perubahan sikap taehyung _apa ini tadi dia bersikap menyebal kan dan sekarang sembilan puluh persen dia bisa emmbuat wajah semenggemas kan itu ____ah tidak tidak apa yang kau pikir kan bora ah


Kau bergerutu pada hati mu sendiri .


" jimin oppa .....bisa antar aku pulang " sambil merangkulkan tangan mu di tangan kiri jimin. sang anak yang melihat sedikit risih " yakk ajumma jangan sentuh appa ku " kau sontak membulat kan mata mu " Apa!!! Apa yang kau kata kan tadi____ajumma _ajumma apa kau tidak lihat aku ini masih muda seharus nya kau bilang aku unnie yaishhh" sekarang taehyung yang di buat gemas dengan tingkah mu yang marah denga pipi yang menggelembung .

__ADS_1


" hahaa...sayang dia adalah adik teman appa bersikap baik pada yang lebih tu" yuri yang mendengar appa nya seperti itu hanya bisa menghembuskan nafas kasar dengan diri nya yang masih bergelayutan di badan taehyung ." Nee appa ___ajummaaaaa maaf kan aku" perkataan nya lirih hampir tak terdengan tapi kau masih bisa mendengar nya " tidak masalah __tapi aku tidak suka di panggil ajumma aku tidak setua itu ___panggil unnie saja ya " sambil mengelus sayang pucuk kepala yuri ," nee" sambil mengembangkan senyum gemas nya .


"Kenapa tidak minta antar taehyung saja hemm" jimin sambil mengelus pucuk rambut mu .sontak membuat taehyung membulat kan mata nya .apa apa an hyung nya seenak-enak nya menyentuh tunangan nya" yak!!singkir kan tangan mu dari calon istri ku " jimin yang mendengar sontak menatap tarhyung dengan horor.


" apa !!! calon istri,apa benar bora ssi?"


" apa apaan kau ini hah___calon istri sejak kapan___jimin oppa dia hanya mengada-ngada " elak mu.


" hei kita baru saja tadi berciu___ emmpppp"dengan cepat kau menutup mulut taehyung dengan tangan mu .


.


Ini di ruangan private nya taehyung jadi tidak ada maid atau pun anak buah nya yang menjaga .


-


-


-


Jimin pulang Setelah panjang lebar bercerita denga taehyung dan kau yang asik bercanda dengan yuri .


" kau inih ___apa tidak malu mengata kan hal itu eoh " kau menghalangi langkah taehyung ingin beranjak dari tempat duduk nya .


"Untuk apa harus malu ....ah kau yang malu ternyata " goda taehyung kepada mu .


"Yaishhhh kau mem........" tiba tiba benda pipih yang ada di balik saku mu berdering ,taehyung yang menaikan salah satu alis nya melihat bora yang tampak senang sekali saat menerima telpon ,memberikan arahan agar memberitau nya siapa yang menelpon mu .


-


-


-


In call


" dia kembali bora ah ....aku tau kau pasti sangat senang mendengar hal ini " kau yang mendengar berita dari sebrang sanga tanpa sengaja mengembangkan senyum mu ...akhir nya berapa tahun kau akan bertemu dengan nya lagi.


" bora.....bora......yakkk borassi "mendengar suara nyaring hera yang membuyar kan lamunan mu.


" ah nee nee aku masih disini hera "


" kau pasti sudah membayangkan nya ...sekarang dia sidah menjadi pengusaha sukses wahhh kau pasti senang "


Kau hanya bisa tersenyumendengar beruta bahagia dari sebrang sana .


" tapi ...apa kau masih di tempat taehyung ...apa dia masih mengurung mu?"


Seketika mendengar nama itu entah mengapa mentari mu tiba- tiba sirna .

__ADS_1


" ya begitu aku masih di tempat nya .....tapi hera ssi bantu aku bertemu dengan nya ....aku sangat merindukan nya " kau memelas kepasa hera .


" bagaimana cara nya ...akujuga takut dengan taehyung bora ah ....dia adalah mafia terkenal yang sangat sadis "


Seketika dipikiran mu membayang kan taehyung yang tersenyum kotak kepada mu dan saat bersama yuri tadi tidak ada kata sadis pun terbentuk di wajah nya ..seperti orang yang sangat baik dan ramah walau kadang-kadang sikap nya susah di arti kan .


" are u kidding haha___sadis dari mana ?"


" wahhh aku tidak menyangka jalan pikir mu ___eoh bora jungkook oppa menelpon ku matikan dulu ya"


Tut tut tut


Belum sempat kau berkata hera sudah mematikan panggilan nya terlebih dahulu.


"Yaishh mereka sama saja ......kenapa dua tidak pernah menelpon ku ...apa hanya hera yang ada di pikiran nya ......bahkan tidak pernah menanyai kabar ku ....dasar napeun namja " tak terasa bulir bening lolos dari wajah halus mu .


Sebegitu rindu nya kah bora kepada jungkook ...ya iya lah dia menunggu ...satu tahun ini jungkook tidak pernah menelpon atau pun memberi pesan ___bora paham kalau saudara nya ini sibuk tapi apa sesibuk ini dia bukan yang dulu selalu mengganggu mu atau menanyakan kabar setiap waktu nya ,merasa cemas satiap saat __dia bisa menelpon hera kenapa kamu adek nya tidak .


Kau yang masih duduk di taman belakang mension taehyung .


Tiba - tiba ada tangan kekar yang melingkar di pinggang mu sontak membuat mu memukul wajah pria tersebut."aittss hampir saja ___bagai mana nanti jika wajah ini memar bakal hilang karisma nya nanti".kau memutar kan bola mata mu malas ." Yaishhh lepas kan "


"Apa yang kau pikir kan hemmm " taehyung yanh dari tadi melihat mu gelisah ." Tidak ada ___kenapa ingin tau terus " taehyung menghembus kan nafas nya pelan " aku ini calon suamia mu" kau langsung berdiri dari tempat duduk mu" aku belum menjawab iya kepada mu ,,kenapa kau terlalu yakin hhah"


"Ayolah aku sudah meminta testu orang tua mu kenapa kau malah seperti ini" taehyung merengek kepada mu.kau menatap taehyung dengan mata sipit mu .


Apa ini tidak ada sifat mafia sama sekali ,mana ada mafia merengek seperti ini"


" hemmmm____are you mafia? _____melihat sikap mu seperti ini aku merasa tidak yakin kalau kamu adalah mafia " you really mafia?." Tanya mu yang masih tak percaya dengan kenyataan di depan ini.


" aku hanya bersikap seperti ini dengan mu sayang apa lagi kalau sudah menikahh____emmmhhhhhh " sambil mendekat kan wajah nya dengan wajah mu " akan ku buat kau tidak bisa berjalan " dengan nada deep voice nya soantak membuat mu menggidik merinding .


" apa yang akan kau lakukan setelah menikah _____ah apa kau akan mematah kan kaki ku sampai aku tidak bisa berjalan _____wahhh jinjja belum jadi suami aja kau sudah seperti ini __wahhhhh aku akan mengadukan nya kepada appa ku" sambil menekan nomer acak di phonsel mu .


Saat akan menekan tombol hijau taehyung dengan cepat mengambil alih phonsel mu .


" hahah ...apa ini ? ___sepolos ini kah kau ?___tidak mengerti apa maksud ku?" Kau menanggapi dengan menggeleng kepala mu.


"Aku akan mengata kan nya ayo ke kamar ku" menarik tangan mu untuk mengikuti nya ." Sial mau kau bawa ke mana yakkk lepas kan _____lepas kan ..."


Taehyung langsung menduduk kan diri mu tepat di pinggir kasur nya " ini sayang " menyalakan televisi yang ada di depan mu " saat melihat nya kau langsung membulat kan mata mu dan menatap taehyung horor" sial ___kau gila ___wahhh bahaya " langsung meninggal kan taehyung dengan layar yang masih menyala"


Taehyung mengangkat kepala nya menarik nafas pelan melihat ke arah ************ nya " ya apun ...sabar sayang juru kunci mu ini masih menjinak kan lubang surga nya " seperti nya malam ini taehyung harus bermai solo di kamar mandi .


Wahhhh bora denga muka syok mu saya sudah bisa membuat kunci nya berdiri


Hahahha maaf ya cerita nya malah merambat makin kesini .


Ya gimana lagi emang otak jose langsung kesitu lari nya .

__ADS_1


Mungkin nanti ada beberapa aktivitas nya hahahha tapi entah kapan nya juga gak tau


Makasih banget bagi yang udah ngebaca cerita jose semoga seneng meskipun gak banyak tapi jose tetep seneng .


__ADS_2