Asisten Cantik Milik Sang CEO Tampan

Asisten Cantik Milik Sang CEO Tampan
episode 1


__ADS_3

"Anisa apa rencana mu untuk kedepannya tanya sang sahabat?


"anisa menjawab mungkin aku akan merantau ke ibu kota jakarta untuk mencari pekerjaan agar bisa meneruskan ke hidupan ku selanjut nya"


"Anisa apa kamu yakin akan ke ibu kota Jakarta yang terlalu luas bahkan kau tidak punya teman sama sekali,apa kau yakin akan pergi?


"dgn nada yang agak sedih Ardi bertanya! Anisa hanya terdiam dan menatap lurus di hadapan nya dengan tatapan yang kosong.


"Ardi duduk di hadapan Anisa,sa tolong jawab aku?


" tolong pikir kan baik baik siapa yang akan membantu mu jika kamu butuh pertolongan bahkan kamu tidak kenal dengan siapapun di sana.


Anisa menatap Ardi dengan wajah Yang sedih .


"Ardi keputusan ku sudah bulat bahkan jika aku hidup di kota atau pun di desa itu sama saja Ardi bahkan aku tidak mempunyai siapapun bahkan setelah kepergian ayah dan ibu ku semua keluarga ku tidak pernah menganggap ku ada,aku hanya beban bagi mereka yang selalu menyusahakan mereka,Anisa pun menangis .


ardi menjawab Anisa aku akan selalu ada untuk mu kapan pun kau membutuhkan aku percaya lah Anisa aku tidak akan pernah meninggalkan mu.


anisa melihat ke arah Ardi dan menjawab terimakasih Ardi untuk semua nya terimakasih Karna selalu ada untuku dalam segala hal tentang ku dan maaf mungkin aku belum bisa membalas nya tapi mungkin kau tidak pernah mengatakan pada ku bahwa orang tua mu melarang mu untuk berteman dengan ku karna aku dari golongan orang yang tak mampu,aku sadar itu Ardi tapi betul kata orang tua mu aku hanya akan menyusahkan mu dari dulu sampai sekarang aku selalu membuat berada dalam Masalah,

__ADS_1


tolong maaf kan aku untuk semua nya Ardi mungkin dengan kepergian ku ini akan bisa membuat jarak di antara kita tapi percaya Ardi kau akan tetap menjadi sahabat terbaik ku Ardi sambil menangis dan langsung memeluk Ardi.


Ardi menangis dan berkata maaf Anisa jika kata kata orang tua ku menyakitimu!!


" maaf Anisa karna belum bisa menjaga mu dengan baik tapi ku mohon Anisa pikir kan lagi dengan baik sa karena kehidupan di kota sangat lah keras sa sedang kan kau tidak mengenali siapapun Anisa Ardi menangis di pelukan Anisa.


Anisa menatap Ardi apa kau tidak percaya pada sahabat mu ini aku kan anak yang kuat karena aku sudah terbiasa hidup di kehidupan yang keras ini sambil tertawa menatap Ardi.


"Ardi pun menjawab berjanji lah pada ku bahwa kau akan menjaga diri mu dengan baik dan akan selalu memberi kabar pada ku jika kau merasa membutuhkan apapun hubungi aku jika tidak aku akan menyusul mu ke sana dan membawa mu pulang bersama ku dengan nada yang sedikit mengancam.


"Anisa pun tersenyum dan menjawab siap bos dgn tertawa.


Anisa pun tertawa dan menarik tangan Ardi sambil menulusuri taman yang indah itu Ardi pun hanya tersenyum dengan kelakuan sahabat nya itu, mereka bercerita tentang masa kecil nya yang selalu bertengkar karena sering bertengkar terkadang karena hal yang kecil,bahkan sering kabur dari rumah ketika orank tua Ardi melarang nya untuk bermain.


hari Pun sudah terlalu larut Anisa berkata.


"Ardi ayok pulang nanti ayah mu mencari mu!!


*Ardi pun tersenyum sebentar lagi nikmati saja indah nya rembulan dan bintang di atas senang lihat bertapa damai nya mereka,lihat lah mereka yang selalu melengkapi tidak akan meninggalkan satu sama lain tapi berbeda dgn matahari yang memancar kan cahaya nya di pagi hari tapi setelah sore iya pun pergi.

__ADS_1


Anisa hanya tersenyum kau percaya takdir?


"ardi semua nya telah di tetap kan oleh sang pecipta karena kita sudah ada kodrat nya sendiri-diri,sudah lah Ardi jangan lah seperti itu kau seperti anak kecil yang akan ke hilangan mainan mu, Anisa pun tertawa.


"Ardi hanya menatap Anisa dengan tatapan yang sendu rasa nya Ardi tak ingin jauh dari sahabat nya itu tapi apa lah daya Ardi tak bisa melakukan apapun karna itu keputusan Anisa yang sudah bulat karenan sifat nya yang terlalu keras!!!!!!!!!!!


"ayox pulang sapa Anisa apa kau akan bermalam di sini dan akan kedinginan nan ditetesan embun malam?


Ardi pun menjawab ayok tapi kita harus mampir dulu di tempat biasa soal nya pulau tengan butuh asupan gizi heheheh tawa Ardi


Anisa pun dgn singgap menjawab siap bos kan di bayarin masak gak mau Anisa pun tertawa dgn keras.


malam pun sudah larut Ardi mengantar anisa pulang ke rumah nya.


pulang dulu ya Anisa kalau butuh apa apa hubungin aja aku anisa hanya tersenyum melihat kelakuan sahabat nya itu.


"Anisa hanya menjawab siap pak bos sambil tersenyum jika Anisa membalas perkataan Ardi maka Ardi bisa bisa tidak akan pulang malam ini,Ardi pun menjawab ok gue pulang dulu bay!!!!!!!!!!!!!!!!!


"sepulang nya Ardi Anisa pun masuk ke kamar nya kadang iya merasa bersalah pada Ardi dan merasa berat untuk meninggalkan Ardi tapi apa lah daya ini sudah jalan ku selagi aku masih hidup di kampung paman aku tidak akan berhenti menganggu hidup ku dan selalu menjodohkan ku dengan orang tua yang kaya, aku hanya modal yakin dan tekad untuk hidup di rantau belum tentu aku di sana bisa merubah jalan hidup ku dan kau dari orang orang yang selalu menggangguku.

__ADS_1


__ADS_2