ASKAR

ASKAR
Perdebatan


__ADS_3

"ABANG BELUM MANDI TAK TUNTUANG TAK TUNTUANG TAPI MASIH BAU KETEK TAK TUN...."nyanyi seorang Gadis sambil menuruni anak tangga itu terhenti tat kala melihat tatapan mata tajam dari seseorang yang lagi duduk di sofa sambil memainkan hanpon nya.


"Mata Abang, copot baru tau rasa" ucapnya terus menuruni anak tangga ,dia adalah. ELLYA RACMAH GUINANDRA Sering di panggil ELLYA, Gadis cantik,pipi caby, lengsung pipi,gigi gingsul,bulu mata lentik, hidung mancung, kulit putih, tinggi 165cm ,umur 20 THN dia berkuliah di kampus**** dan mengambil jurusan kedokteran,, ELLYA anak ke_2 dari pasangan FARID SETIAWAN GUINANDRA Dan RATRI FATMASARI.


Si pemuda tadi pun hanya mendengus kesal mendengar ucapan si gadis gesrek itu selalu saja bikin orang naik tensi. huff


Dia adalah ABRISAM BRYAN GUINANDRA sering di panggil SAM/BRYAN, Pria tampan dengan perawakan yang tinggi 175 cm, kulit putih, hidung mancung, lengsu pipi ,alis tebal,bulu mata lentik, bibir yang seksi , dingin, cuek, perhatian (hanya sama orang terdekat ygy) dia berumur 23thn dia Abang dari ELLYA RACMAH GUINANDRA. Dan anak pertama dari pasangan FARID SETIAWAN GUINANDRA Dan RATRI FATMASARI.


"Bisa gak si,gausah teriak teriak"Sungut Sam yang memiliki kesabaran setipis kulit nyamuk itu.


"Suka ati ell dong Abang gak boleh sirik wlee"ucap ell sambil menjulurkan lidahnya,dan duduk di sebelah abangnya dasar adik biadab emang si ell.


"Dasar bocil gesrek" ejek Sam lanjut memainkan hanpon nya.


"Abang tu kulkas berjalan"balas ell tak kala sinis.


"Dih irii si bocil"ujar sam sambil menarik pipi ell.


"Ikh..Ell aduin bunda baru tau rasa"Dengan tangan sambil mengelus pipinya yg di cubit Sam.


"Aduin sana gak takut"balas Sam sambil menarik pucuk jilbab ell.


"ABANG.....huff..BUNDAAAAA ABA Emm..."teriak ell tertahan ketika sebuah tangan kokoh membekap mulutnya.


"Dih Cepu banget bocill"ujar sam masih dengan tangan membekap mulut ell

__ADS_1


"Emmm..mm" ell berusaha melepaskan tangan itu namun susah


"Apa kamu mau ngomong apa , ngomong yang jelas"ujar sam


Plak


Ell pun menampar lengan Sam dengan keras dan berhasil membuat tangan Sam yang membekapnya terlepas


"ssthh.."ringis Sam karena tamparan ell cukup keras


"Gimana mau ngomong orang mulut ell Abang bungkam gitu"jawab ell dengan nafas yang tersengal-sengal akibat bekapan abgnya.


"Ya lagian suara kamu kaya lagi pakai toa mesjid kuat bang..."ucapan Sam terpotong tat kala suara teriakan sang nyonya besar.


"ABRISAM.."Teriakan sang nyonya besar menggelegar di penjuru ruangan mansion dan terlihat dia sedang berdiri di ujung tangga dengan tangan berkacak pinggang.


"mati gue si nyonya bangun lagi" ucap Sam dalam hatii.


"Emm iyaa bunda"jwb Sam kikuk sambil mata melirik sang adik yang sedang cekikikan.


"Kamu apain adik kamu!!" Tanya bunda Ratri sambil tangannya masih di pinggang.


"Em it_u an_u Bun"jwb Sam mendadak gagap.


"Itu anu itu anu apa" tanya bunda sambil mendelik tajam ke arah Sam.

__ADS_1


"Abang cubit pipi ell sama tarik jilbab ell Bun"adu ell pada sang bunda.


Langsung saja Sam mendelik tajam pada sang adik yang terlalu jujur itu ,apa tidak bisa sedikit berbohong demi hidup dan matinya itu.Hufff


Namun yang di tatap malah menjulurkan lidahnya dan menahan tawanya yg hampir meledak melihat sang Abang di marahi oleh sang bunda.emang kebahagiaan adik itu terlihat saat melihat sang Abang di marahi.


"Gak Bun ell bohong" jwb Sam dengan wajah memelas supaya sang bunda percaya.


"Gak Bun ell jujur Abang aniaya ell tadi"rengeknya pada sang bunda sambil menatap sang Abang dengan tatapan mengejeknya.


"STOPPPP.... Apa kalian tidak bisa akur walaupun hanya sehari saja" Tekan sang bunda dengan wajah yang memerah menahan emosinya.


"Maaf Bun"jawab ell dan Sam bersamaan, mereka takut jika nyonya besar sudah mengamuk seperti ini.


"Ada apa ini"tanya sang tuan besar terlihat turun dari tangga,dia FARID SETIAWAN GUINANDRA.


"Hufff...liat anak kamu ini" jwb sang bunda sambil memijat pelipisnya.


"Anak kamu juga" jawab ayah Farid tak terima.


"Tapi gen kamu liat semuanya persis sama kamu"jwb bunda Ratri tak kalah sinis.


Ell sma Sam hanya diam saling pandang melihat kedua orang tuanya mendebatkan mereka berdua.


"Tap..."ucapan ayah Farid terpotong tat kala mendengar teriakan.

__ADS_1


"DIAMMMM"Teriakan ell dan Sam bersamaan.seketika kedua orangtua itu diam menunduk kan kepalanya.


"Nah gini kan enak gak bising"ucap ell tersenyum manis tanpa rasa berdosa.dan seketika orang tua itu tersadar kenapa mereka jadi tunduk begini.langsung saja menatap tajam sang anak.dan yang di tatap Bukanya takut Mala cengengesan huff dasar si Ellya.


__ADS_2