Awal Pertemuan Berakhir Ta'Aruf

Awal Pertemuan Berakhir Ta'Aruf
#eps 8


__ADS_3

Saat ini ustadz Hanif beserta keluarga sedang bersiap siap untuk pergi kerumah ainun.


FAJAR


terakhir dilihat kemaren09:30


Assalamualaikum, fajar?


dengan apa yang sudah saya janjikan beberapa hari belakangan,saya ingin mendatangi rumah kamu sekarang


tolong di scerlok lokasinya, saya segera ondwey sama umi


setelah mengirim pesan kepada fajar، ustadz Hanif langsung melangkah kakinya keluar kamar berjalan menuruni anak tangga menuju lantai bawah.


Sedangkan keluarga sudah pada siap, tinggal menunggu Hanif turun, yang sedari tadi belum turun turun


"Hanif yuhuu!!"ujar teh nida, teh nida sedikit berbeda dengan yang lain nya, sifat nya sedikit barbar dan gaul, membuat semua orang tidak aneh lagi melihat kelakuannya


"Iyah, bentar!!"saut ustadz Hanif yang sedang berjalan menuruni anak tangga


"masyallah adik teteh tampan sekali!!"ucap teh imay melihat hanif berpakaian sarung berwarna abu-abu dengan koko putih dengan peci yang senada dengan baju dan sarung, dan di tambah sorban abu putih di pundaknya


sontak membuat semua orang melihat ke arah Hanif "masyaallah ustadz muda ini sangat meresahkan santriwati umi!!"ucap ustadz taqim."ah ustd bisa aja!!"ujar Hanif


bagaimana sudah ada balesan dari fajar?


"belum teh!!


"Trus bagaimana, alamat nya?!


"tenang aja teh, insyaallah Hanif masih ingat ko jalan dan tempat nya !!


"syukur deh, kalau begitu!!


"Hanif tolong gendong Lala sebentar,teteh susah!!"perintah teh Imay memberikan Lala kepada Hanif begitu pun Hanif menerima Lala dari tangan teh Imay.


"udah ganteng -ganteng suruh gendong nih bocil!!"ucap Hanif sediki kesal


"ya elah,gak ikhlas nih??


"ikhlas, ikhlas!"ucap Hanif tersenyum


"yawudah yu, takut keburu siang!!"ucap te Imay menuntut umi Dewi.


Diluar rumah , mobil sudah siap tinggal berangkat,kali ini ustadz naufal yang menjadi supir, dikarena fajar sedang tidak ada di pondok, Naufal pun sudah membukakan pintu mobil terlebih dahulu,agar umi dewi beserta adek²ipar gampang untuk masuk mobil


umi dewi pun berjalan menuju mobil,langsung masuk kedalam mobil yg di ikuti oleh anak dan menantunya,ustd hanif yg duduk di sebelah naufal ,sedangkan umii duduk di bangku tengah dengan imay,lalu ustd taqim duduk di kursi paling belakang bersama istri nya teh nida


sedangkan teh Nilam dan te Jannah mengurus pesantren


"Sudah siap semuanya?"tanya ustadz naufal


"sudah fal!"saut ustadz taqim


ustadz naufal pun langsung melajukan mobilnya keluar dari halaman pesantren





Tok..tok..tok


Asalamualaikum!!"ucap seseorang


dari luar


"waalaikumsalam bentar,ainun coba liat siapa yg datang"perintah bi inay


"iyaah bi"ainun pun berjalan kearah pintu untuk melihat siapa yang datang


"Eisss ayok masuk!!"ucap ainun


"siapa ainun?"tanya bu wawah dari dapur


"Eis ibuu!"jawab ainun berjalan menuju ruang tamu bersama Eis"bentar ya Eis teteh bersiap siap dulu!!"ucap ainun meninggalkan Eis di ruang tamu


"baru kesinih lagi,Eiss!!"ujar bu wawah berjalan mendekati Eis yg ada di ruang tamu dan Eis pun mencium tangan bu wawah


"iyahh bu!"ucap Eis"gimana kabar mamah,sehat?"tanya bu wawah


"Alhamdulillah sehat bu!!"ujar Eis


"ayok Eis!!"ucap ainun keluar dari kamar


"kalian mau pada kemana, udah pada rapih?"tanya bu wawah "mau ketoko buku dulu ibuu"jawab ainun


"Naik apa inun?"tanya ibu wawah


"naik motor, ainun sudah lama gak pernah ngendarain motor, boleh yah?"ucap ainun


"tapi-!!"belum selesai bicara ainun langsung memotong nya.


ainun pun menggenggam tangan sang ibu "please, ainun janji akan hati-hati!!"ibu izinin ainun yah??


"HM.. yasudah, tapi kamu janji sama ibu,bawa motornya jangan kebut kebutan, jangan nyelip,nyelip, apalagi kamu berpakaian syar'i!!!


"Iyah ibu, ainun janji!!


setelah itu ainun mencium punggung tangan sang ibu, kemudian pindah mencium pipi kanan dan kiri, yang diikuti oleh Eis mencium tangan Bu wawah"yawudah ainun berangkat dulu, Assalamualaikum!!!


"waalaikumsalam warahmatullaahi wabarokatuh!!


kemudian ainun melangkahkan kakinya keluar rumah,dan menyalakan mesin motor squpi berwarna abu-abu yang jarang sekali ia pakai,"sudah siap Eis?tanya ainun yang di iyakan oleh Eis.


"Bismillah!!


setelah itu ainun melajukan kendaraannya keluar dari pekarangan rumah






ditempat lain terlihat sosok laki laki yang masih tertidur lelap


"astagfirullah , fajar udah siang, bangun!!"


triak bi inay dari luar kamar

__ADS_1


"hemphh..Iyah mah, ini fajar udah bangun!!""ucap fajar bangun dari tidur lelap nya dan merubah posisi nya menjadi duduk


setelah membangun kan fajar BI inay pun meninggalkan kamar tersebut


fajar yang melihat jam sudah menunjukan pukul 10:30


"Astagfirullah, ko seorang fajar bisa ya, Bagun sesiang ini,biasanya kalo pondok gak seperti ini!!"gumam nya


kemudian fajar mengambil ponselnya yang berada di atas meja nakas dan ada beberapa pesan masuk dari ustadz Hanif


ustadz ku


Assalamualaikum, fajar?


dengan apa yang sudah saya janjikan beberapa hari belakangan,saya ingin mendatangi rumah kamu sekarang


tolong di scerlok lokasinya,saya segera ondwey sama umi


setelah mengetahui pesan dari ustadz Hanif,fajar pun langsung menelpon nya,


"Assalamualaikum ustadz


"sekarang masih dimana


"iyahh


"waalaikumsalam!


kemudian fajar menutup telepon nya,lalu ia bangkit dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi, setelah itu fajar pun keluar kamar"uwa dimana mah?"


"dibelak-!!"belum sempat selesai bicara bu wawah pun langsung datang


"ada apa nyariin uwa?"ucap Bu wawah tiba tiba datang dari belakang


"itu wa,fajar cuman mau bilang, keluarga ustadz Hanif mau datang kemari,lagi di jalan


"lah sekarang? kirain uwa masih lama!!


"fajar juga gak tau!


beberapa jam kemudian akhirnya umi Dewi pun sudah sampai di tempat kediaman ainun,umi Dewi pun turun dari mobil, lalu merekapun berjalan menuju rumah ainun


Tok..Tok..Tok...


"assalamualaikum!!"ucap ustadz naufal


"Waalaikumsalam warahmatullaahi wabarokatuh!!"jawab bu wawah bersaliman kepada keluarga umi dewi


"umi, ustadzah, ustadz,!!"ujar fajar bersaliman kepada semua nya


"silahkan masuk ustadzah, ustadz!!"


kemudian semuanya pun berjalan menuju ruang tamu"silahkan duduk umi, beginilah ke adaan rumah kami!!"ucap bu wawah


umi dewi pun tersenyum"enak juga rumah nya,adem dekat sawah!!"balasnya yang di senyumi oleh ibu wawah.


"silahkan di cicipi dulu suguhan nya umi, ustadzah!!"ujar bi inay meletakan suguhan di atas meja yang di iyakan oleh umi dewi


umi dewi pun mencicipi suguhan yang di sediakan tuan rumah


begitu pun dengan ustadzah yang ikut mencicipi


setelah itu umi dewi mulai menyampaikan niat baiknya


"iyahh?


"tanpa buang-buang waktu saya langsung saja tudupoin ,maksud kedatangan saya kesini ingin meminang putri ibu buat anak bungsu saya Hanif!!ujar umii


"disisi lain ainun dan Eis pun sudah kembali,Eis yg melihat ada mobil Al-parth berwarna putih di halaman rumahnya"teh mobil siapa itu?"tanya Eis


"mobil nya kayak gak asing ,eh tapi kan banyak yang mobil kayak begitu!!"batin Eis


"ntahlah kayak nya ada tamu!!"jawab ainun


Eis pun langsung jalan duluan kedalam rumah ainun yang pintunya sudah terbuka"Assalamualaikum!!"ujar Eis sontak langkah Eis pun berhenti didepan pintu


"kenapa berhenti Eis, ayok masuk!!"ucap ainun


Eis yang melihat seseorang yang ada didalam rumah ainun, ternyata itu umi dewi,ustdazah imay dan nida beserta Suaminya, sontak membuat Eis kaget dan memberhentikan langkah nya


"lihat lah teh itu umii dewi guru Eis!!"bisik Eis yang melihat mereka seperti sedang membicarakan sesuatu.


"dan itu ustadz muda yang pernah Eis ceritain sebelumnya sama teteh"sambungnya


"masyallah ternyata ustadz hanif lah yang disukai Eis!!"batin ainun"lah ko ustadz Hanif bisa dateng kerumah kamu, emang sebelumnya teteh udah kenal ya sama ustadz!!"ucap Eis bingung


"e-enggak ko, ustadz Hanif itu guru nya ka fajar!!


"fajar?


"Iyah kafajar, yang sering nganter ****** ustadz Hanif, ya bisa dibilang supirnya ustadz Hanif!!


"masyallah ko aku baru tua sih ka fajar sepupunya teh ainun!!


"tauu bukan tuaa!!"koreksi ainun Eis pun hanya menyengir


"udah nanti teteh cerita in, mending kita masuk biar kita tau ada maksud apa guru kamu bertamu kerumah ainun!!"ucap ainun berjalan melangkah kan kakinya mendekati ibu wawah yang di ikuti Eis di belakang


"nah itu ainun, putri saya!!"ujar bu wawah menunjuk kepada ainun yg sedng berjalan mendekatinya"Assalamualaikum!!"ucap ainun


"Waalaikumsalam!!"jawab semua orang yg ada di ruang tamu "Kemarilah nak?"printah ibu wawah


lalu ainun bersaliman kepada umi wiwi,Ustdzah imay dan nida yg di ikuti Eis


"umii,ustadzah!!"sapa Eis


"eh Afifah , kamu ada disinih juga!!"ujar Ustdzah imay"enggeh ustdzah Ifah lagi main!!"ucap Eis tersenyum


"ainun dan Eis pun langsung duduk di sbelah bu wawah


"lah²ko Afifah?!"batin ainun


ketika Eis di pesantren Eis dipanggil dengan nama Afifah


namun ketika dirumah ia di sebut Eis, dan ainun pun tidak mengetahui hal itu


" karena semua nya sudah berkumpul dan ainun juga sudah ada saya akan melanjutkan pembicaraan tadi!!"ucap umi dewi


"tadinya saya sudah mau menjodohkan putra saya ini menepuk pundak hanif,tapi sayang anak saya ini sudah punya pilihan nya sendiri ,dan yang di pilih putra saya adalah ainun putri ibu"


"jadi tujuan saya kesini ingin Meminang putri ibu, jadi bagaimana apakah keluarga mempelai wanita menerima lamaran kami?"sambungnya


perkataan umii dewi sontak membuat Eis dan ainun kaget"maksud umi apa,umi mau menjodohkan Ustadz hanif sama ainun!!"batin Eis, ketika mendengar itu hati Eis pun seperti sedang di iris iris pisau rasanya sakit sekali

__ADS_1


"ainun pun menatap ke arah Eis dengan penuh tanya,karna ainun tau Eis juga suka dengan ustadz Hanif namun takdir berkata lain ustadz hanif malah memilih ainun.


Eis pun mengerti apa maksud dari tatapan ainun kepada dirinya"terimalah teh!!"bisik Eis


"Gimana bu?"tanya umi wiwi


"Kalo saya sih terserah ainun saja,gimana ainun?"ujar bu wawah menoleh ke arah ainun


"Aku harus bagaimana ya allah bantu ainun!!"batin ainun, ia sangat bingung harus bagaimana sekarang!!


"bagaimana sayang??"ujar bu wawah


"Ainun!!"


"teh ainun!!"ucap Eis menenggor tangan ainun karna dari tadi ainun tidak menyautnya "i-iyah kenapa??"ujar ainun tersadar dari lamunan nya


"bagaimana apakah kamu menerima lamaran putra saya??"ucap umii dewi lembut


"e-em..!!"saut ainun"ya Allah bagaimana ini"gumamnya namun tidak terdengar oleh orang sekitar


kemudian Eis pun sedikit mendekati dirinya kepada ainun dan menggenggam tangan ainun"teh,terima ya?"bisik Eis


"tap-!!"perkataan ainun belum selesai tiba-tiba ada yang memotong nya


"bagaimana , sayang??"tanya umi dewi sekali lagi.


suasana pun semakin tegang, Hanif pun hanya bisa pasrah dengan jawaban apa yang akan di pilih ainun


lagi dan lagi ainun menatap ke arah Eis sehingga netra nya saling bertemu "terima teh!!"bisik Eis meyakinkan


kemudian ainun menghela napas panjang "kalau ainun terserah ibu saja!!"jawab ainun


" kalo ibuu setuju,nak"!ujar ibu wawah


"tapi bagaimana dengan ibu nantinya?


"bagaimana apa nya?"ujar bu wawah


"ainun gak bisa ninggalin ibu!!"bisik ainun namun masih terdengar oleh orang yang ada di sekitarnya


"ibu bisa tinggal bersama kita setelah menikah!!"ucap ustadz hanif


"tidak perlu ibu akan tinggal di sini bersama bi inay kamu tidak usah hiraukan ibu!!


"tapi bu..!!


"Ainun!!"tegas bu wawah sedikit menekan kan suaranya


"enggeh ibu!


umii dewi pun menghela nafas lega,karna lamaran putranya di terima


karena ini niat baik, lebih baik jangan menunda terlalu lama bagaimana kalo kita pernikahan nya dilaksanakan minggu besok??"usul umii dewi


uhuk...


fajar pun langsung memberikan segelas air minum kepada ainun"gak kecepetan,umi?"ucap ainun


"enggak sayang,lebih cepat lebih baik!!"


"betulll ituu,nida setuju!!


"bagaimana Bu wawah?


"saya setuju!!


"yawudah pada makan dulu, kebetulan tadi saya masak banyak!!"ucap bi inay membawa makanan-makanan dari dapur ke ruang tamu yang di bantu oleh fajar.


"tidak usah repot repot bu!!"ujar bu dewi


"tidak ibuu,ayok makan ustdz,ustdzah!!"ucap bi inay


kemudian mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah disediakan oleh tuan rumah.


"teh Eis pamit pulang ya?"


"lah-lah kamu makan dulu!!


"gak usah teh, Eis takut di tungguin mamah!!"alesan Eis


kemudian ainun langsung menarik tangan Eis dengan lembut membawanya masuk ke dalam kamar


"ainun, Eis,mau kemana,makan dulu!!"ujar bu wawah


"bentar bu, ainun kekamar dulu!!"ucap ainun berjalan menuju kamar


ainun duduk ditepi kasur bersama Eis lalu netra keduanya pun saling bertemu "Eiss maafin teteh"lirih Ainun"teteh gak tau harus bagaimana!!"sambung nya,karna ainun tau yang melamar ainun adalah laki laki yang di sukai Eis


"teteh aneh, kenapa harus minta maaf!!"ujar Eis tersenyum hambar


"Aneh? yah teteh memang aneh, sangat aneh,sudah jelas jelas kamu menyukai ustadz Hanif dari dulu,tapi teteh jahat banget,malah menerima lamarannya "ucap ainun


kemudian Eis pun menarik ainun kedalam pelukannya"shut,teteh gak jahat ko, semua yang udah teteh putuskan itu atas izin Allah, Allah yang menggerakkan itu semua


"teteh udah ngerebut ustadz Hanif dari kamu hiks..hiks..!!


"teh, gak ada rebut rebutan,teteh gak ngerebut, semua ini sudah menjadi takdir Allah, Eis ikhlas teh, Eis ikhlas!!


"semua yang terjadi pada saat ini, sudah tercantum di lauhul Mahfudz, mungkin teh ainun lebih baik buat ustadz Hanif dari pada Eis.


Allah tau mana yang baik buat hambanya, mungkin menurut kita baik,tapi menurut Allah itu gak baik,dan sebaliknya mungkin menurut kita gak baik tapi menurut Allah itu baik


"percayalah yang terjadi pada saat ini, ini yang terbaik buat kita semua,dan di balik semua ini pasti ada hikmahnya!!


Eis pun melepaskan pelukannya"udah ya,gak boleh nangis lagi, Eis ikhlas ko,malah Eis ikut seneng, ustadz Hanif nikah sama sahabat Eis sendiri!!"ucap Eis tersenyum dan mengusap air mata ainun


"Eis teteh gak bisa,teteh harus bilang ke umi untuk batalin ini sem-!!"


Eis pun menempelkan jari telunjuk nya di mulut ainun"shuttt...Eis memang menyukainya,tapi apalah daya Eis teh,kalo yang ustadz hanif pilih adalah teteh,Eis bisa bersaing sama orang-orang yang mencintai ustadz Hanif diluar sanah,tapii ingett..!!Eis gk bisa bersaing sama orang yang ustadz hanif cintai, yang ustadz hanif pilih


seketika ainun pun memeluk Eis dengan erat begitupun Eis membalas pelukan nya ainun pun kembali meneteskan air matanya, ia benar benar tidak enak hati"Entahlah aku harus bahagia atau sedih sedangkan yang melamarku adalah laki-laki yang dicintai sahabatku sendiri,apakah aku wanita yang paling jahat yang berbahagia di atas penderitaan sahabatku!!"batin ainun menangis di pelukan Eis


"teh ainun harus jadi yah nikah sama ustadz hanif, teteh gak usah pikirin Eis ,Eis udah ikhlas ko teteh harus bahagia pokonya!!"sambung Eis


"tapi....


"shutt gak usah tapi-tapian!!


"ikhlas itu bohong,yang ada terpaksa lalu terbiasa namun aku harus berusaha mengikhlaskan semua ini!!"batin Eis


"Aaaa pengen punya sahabat kayak Eis!!"author>.<


#BERSMBUNG!!!

__ADS_1


__ADS_2