Ayyara Arabella

Ayyara Arabella
BAB 3


__ADS_3

setelah makan siang twins , erin, rendra pergi ke kamar ara untuk membangunkannya. setelah sampai erin membuka pintu kamar ara


Krieet... (misal suara pintu terbuka)


dan terlihatlah gadis kecil yang sangat imut nan cantik sedang bergelung dengan selimutnya, erin serta yang lain pun berjalan menghampiri ara yang sedang tidur


"ara bangun sayang ini sudah sore" kata erin sambil menepuk pelan pipi ara


"iya mom ara bangun" balas ara dengan nada khas bangun tidur


sementara twins V (veno dan vino) mereka melihat ara dengan mata berbinar, kemudian si kakak sulung veno bertanya pada dadynya dengan senyum mengembang yang terus dibibirnya


"Woahhh....dady apakah dia adik perempuan ku?" tanya veno dengan wajah berbinarnya


"iya dia adik baru kalian" jawab rendra sambil melihat wajah berbinar putra putranya


"Yeeaahh... aku punya adik perempuan" kata twins V bersorak gembira dan antusias terhadap adik baru mereka


sedangkan ara dia masih bengong melihat twins V yang sangat bahagia, hingga ara tak menyadari bahwa twins V sudah ada di sampingnya


"hai aku Alveno Alexander Smith, aku si sulung di keluarga ini" kata veno memperkenalkan dirinya


" dan aku Alvino Alexander Smith, aku kembaran dari veno " sambung vino serta memperkenalkan dirinya pada ara


"hallo aku Ayyara Arabella wijaa...."kata ara terpotong oleh rendra


"Ayyara Arabella Smith, sekarang itu nama mu" kata rendra


"iya dad" jawabnya ara


setelah perkenalan keluarga tadi mereka semua memutuskan untuk ke kamar masing masing


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat ini keluarga smith sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam kecuali ara yang masih di kamarnya


"dad aku akan ke kamar ara sebentar" kata erin sambil berjalan menuju kamar ara , sedangkan rendra hanya mengangguk sebagai jawaban


setibanya di depan pintu kamar ara erin mengetuk pintu kamar ara


tok tok tok...


sementara di dalam ara baru selesai berganti pakaian mendengar suara seseorang mengetuk pintu kamarnya.


kemudian ara berjalan menuju pintu kamar nya


krieet...


ara membuka pintu kamar nya ternyata yang mengetuk pintu kamar nya momy nya


"ada apa mom?" tanya ara dengan menatap momy nya


"ayo sayang kebawah turun kita makan malam bersama" jawab erin


"iya mom" jawab nya ara lalu ara mengikuti momy nya untuk kebawah makan malam


sampai dibawah ara melihat semuanya sudah ada di meja makan


si twins v yang melihat ara mendekat langsung menarik ara agar duduk ditengah tengah mereka sedangkan ara yang belum siap langsung terkejut tiba-tiba ditarik begitu saja, sedangkan rendra dan erin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku twins v.


kemudian mereka makan malam dengan hikmat hanya ada suara dentingan sendok dan garpu tanpa ada yang berbicara


setelah makan malam mereka menuju ruang keluarga. sementara twins v bermain bersama ara dengan bahagia sementara rendra dan erin hanya melihat mereka sesekali mereka menengahi perdebatan kecil mereka


"tuhan terima kasih engkau telah memberiku dan puteriku kebahagiaan dan keluarga yang lengkap"kata batin erin serta tatapan mata yang berkaca-kaca tak terasa air matanya pun menetes, rendra yang melihat istrinya menangis pun segera mengusap air mata nya


"kenapa menangis hmm?" tanya rendra pada istrinya


"nggak papa mas, aku cuma bahagia bisa memberi keluarga yang lengkap untuk ara, dan terima kasih mas mau menerima aku dan ara" jawab erin dengan air mata yang masih mengalir


"sutttt ,jangan ngomong kayak gitu mas nggak mau bahas itu lagi lebih baik kita nikmati hidup ini bersama anak anak " kata rendra sambil terus mengusap pungung erin


"iya mas" balas erin yang sudah merasa tenang

__ADS_1


setelah selesai bercengkrama mereka memutuskan untuk kembali ke kamar mereka masing masing


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan paginya erin bangun pagi untuk menyiapkan sarapan meskipun sudah ada pembantu tapi erin tetap menyiapkan sarapan untuk suami dan anak anaknya, setelah selesai membuat sarapan erin membangunkan suami dan anak-anak yang masih tidur


setelah selesai mereka semua berjalan menuju lantai bawah untuk sarapan, selesai sarapan rendra berpamitan untuk pergi bekerja dan mengantar twins v untuk sekolah tapi ara merengek ingin ikut sekolah dengan twins v


"mom ara mau ikut abang twins"ara merengek untuk ikut


"ara jangan kayak gitu abang mau sekolah " tegur erin pada putrinya yang masih tetep kekeh untuk ikut abang nya


"tapi mom arr...."kata ara terpotong oleh suara tegas sang momy


"tidak ara" tolak erin tegas tanpa bisa terbantahkan


"baiklah mom" kata ara pasrah


rendra dan twinV berangkat ke kantor dan ke sekolah


...****************...


saat ini ara sedang bermain dirumah di temani oleh para maid atau pembantu di rumah, sedangkan sang momy pergi untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari


saat ara akan pergi ke kamar nya tapi dia melihat pak hans sedang menyiapkan mobil untuk menjemput twinsV , ara pun menghampiri pak hans


"halo paman hans, pak hans mau kemana? tanya ara sambil terus melihat ke arah pak hans


"ahh saya mau menjemput tuan muda nona" jawab pak hans


ara yang mendengarnya matanya langsung berbinar cerah


"apakah ara boleh ikut menjemput abang paman hans" tanya ara sambil matanya berbinar


pak hans yang melihatnya pun langsung tak tega untuk menolaknya


"tentu nona muda, apa nona sudah meminta izin pada nyonya?" tanya pak hans pada ara sementara ara bingung karna momynya sedang tidak dirumah


"belum paman momy sedang pergi keluar" jawab ara dengan lesu


"BIBIIII MINAAAHHH " teriak ara sambil memanggil nama bibi minah sedangkan bibi minah yang berada di dapur terperanjat kaget saat mendengar suara teriakan nona mudanya dia pun berlari tergopoh-gopoh mencari asal suara nona mudanya


sedangkan ara yang melihat bibi minah menuju kearah nya pun berlari mendekat ke arah bibi minah


" bibi minah aku minta izin mau ikut paman hans menjemput abang" ara yang mengucapkan kata izin langsung berlari tanpa mau mendengar balasan dari bibi minah sedangkan bibi minah hanya bisa mengelus dada dan bergeleng kepala melihat tingkah laku nona muda


setelah meminta izin ara langsung menghampiri paman hans, pak hans hanya bisa mengiyakan permintaan nonanya jika tidak dia yang akn dimarahi oleh tuan besar


paman hans dan ara sekarang sudah berada di sekolah twinsV , ara sangat antusias menjemput twinsV tapi saat ini ara sedang menunggu abangnya keluar saat sedang melihat sekeliling ara tanpa sengaja melihat penjual es krim ara pun meminta pada paman hans


"paman hans ara ingin es krim yang ada disana "pinta ara sambil menunjuk pedagang es krim yang tak jauh dari mobil mereka


" apa nona muda boleh memakan es krim?" tanya paman hans ragu-ragu


"tentu paman ara boleh makan es krim" jawab ara dengan senyum manisnya


sedangkan paman hans masih ragu-ragu tapi dirinya juga tidak bisa menolak permintaan nona mudanya


akhirnya dia pergi untuk membelinya


sedangkan ara mendengar bunyi lonceng artinya anak sekolah akan pulang ara pun melihat ke arah gerbang disana ada banyak orang yang keluar hingga dia tak sabaran ara keluar dari mobil untuk mencari twinsV


ara berlari hingga ara tak melihat jalan dia menabrak seorang siswi perempuan dan temannya


BRUKK (misal bunyi nabrak orang)


siswi yang di tabrak pun ia langsung marah


Hehh lo tu punya mata nggak sih maen nabrak orang hahh" bentak siswi perempuan itu dengan marah karna ditabrak oleh ara


"Huuuaaaa bang twins tangan ara sakit huaaaa" tangis ara pecah dan tambah lagi siswi itu membentaknya dengan keras dan marah


semua siswa maupun siswi memperhatikan ara dengan kedua siswi perempuan itu

__ADS_1


"ck malah nangis orang tu minta maaf bukannya nangis " bentak siswi perempuan itu


" udah sya mending kita pergi dari pada ngurusin orang kampung kayak dia" kata teman nya


"nggak bisa gitu rel dia udah nabrak gue jadi dia harus minta maaf baju gue jadi kotor nanti gara-gara ditabrak gadis kampungan kayak dia" balas anak perempuan yang bernama tasya daviana putri itu sambil menunjuk ara


"terserah deh"jawab aurel marlingga teman dari tasya


sedangkan ara tangisannya makin pecah


"bisa diem nggak lo" bentak tasya keras


ara pun yang dibentak malah tambah pecah tangisannya


"HUAAA ABANG VENO BANG VINO TANGAN ARA SAKITTT HUAAA ABANG" tangis ara pecah dan ara menyebut nama twinsV


"hehh lo nggak usah sok kenal lo sama twins"kata tasya


sedangkan twinsV sedang berjalan bersama temannya menuju gerbang


saat akan melewati gerbang mereka melihat ada segerombolan siswa dan siswi sedang melihat kegaduhan itu tpi twinsV tidak peduli , saat itu veno mendengar suara ara yang menangis dengan menyebut namanya dan kembarannya


"vin lo denger nggak kayak suara ara ya?"tanya veno pada sang kembaran


"iya bang kayak suara ara" jawab vino yang juga mendengar suara tangisan yang dia hafal


sedangkan temannya bingung siapa ara??


" woyy siapa sih ara?" tanya temannya yang namanya bintang Saputra


"ara adik perempuan kita"jawab vino yang melihat kebingungan sahabatnya


"woaahh kalian punya adik perempuan"heboh bintang


"iya kita punya " jawab veno


kemudian twinsV dan bintang menghampiri gerombolan itu karna penasaran, saat berhasil mata mereka melotot melihat adik kesayangannya mereka duduk di tanah dan darah di lutut serta sikunya serta seorang dua siswi yang memarahinya twinsV pun tersulut emosi saat melihatnya mereka pun berjalan mendekati ara


"APA YANG LO LAKUIN KE DIA" bentak veno pada dua siswi itu sedangkan dua siswi itu dan yang lain pun terkejut karena bentakan dari veno


"dia udah nabrak gue jadi gue mau dia minta maaf sama gue tpi dia malah nangis" jawab tasya dengan nada agak di lembutkan


sedangkan vino dia tidak peduli dengan sekitar dia fokus memeriksa dan menenangkan ara yang sedang menangis dan tak sengaja dia melihat tangan ara yang berdarah diapun jadi panik vino menoleh ke arah veno saat itu juga paman hans pun kesana karena mendengar bentakan dari tuan muda nya


"bang veno siku ara sama telapak tangannya berdarah bang" ucapan vino sontak saja membuat veno jadi panik bersamaan dengan emosi yang meledak ledak


sedangkan ara ia masih menangis


"*HUAA BANG SAKITT" tangis ara makin pecah saat lukanya terasa perih


"jangan sok kenal lo sama twins dan juga jangan caper lo" bentak tasya pada ara*


" jangan bentak adik gue " veno merasa marah karena adiknya dibentak


sedangakan yang lain masih loading apa tadi katanya adik.OMJ HEYY ADIK TADI KATANYA?


mereka semua terkejut saat mengetahui bahwa perempuan kecil itu adalah adiknya tak jauh berbeda dengan tasya dan aurel bahkan wajah mereka pucat saat tau bahwa perempuan yang mereka bentak-bentak tadi adalah adiknya twins


"udah bang kita pulang kasian ara tangannya mungkin akan tambah sakit bila nggak di obati segera" lerai vino jika tidak dilerai entak apa yang akan terjadi


veno pun tak menjawab dia langsung mengangkat ara untuk digendong ala bridal style (bener nggak sih tulisan nya) lalu menuju mobil mereka, paman hans yang melihat tuan mudanya menuju mobil pun segera membukakan pintu mobilnya


"silahkan tu..tuan muu.. muda" kata paman hans terbata-bata karena takut di marahi nanti saat pulang kerumah


twinsV pun tak menjawab sedangkan ara jangan ditanya dia masih menangis sesegukan


paman hans pun langsung menyalakan mesin mobilnya dan langsung tancap gas untuk pulang ke kediaman keluarga smith


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf bila ceritanya tidak menarik dan penulisannya masih berantakan, sekali lagi mohon maaf🙏🙏🙏


nggak dibaca nggak komen juga nggak papa kok 😁🤣

__ADS_1


maaf sekali lagi ya soal nya ini baru karya pertamaku🙏🙏


__ADS_2