Azalea Story'S

Azalea Story'S
1. Awal Pertemuan


__ADS_3

Okkeyy guyss sebelum lanjut ke cerita nya aku mau memperkenalkan nama nama tokoh yang ada dalam cerita novel ini yaa




Azalea Lovinia Anderson, pemeran utama wanita. Gadis cantik yang berusia 16 tahun




Clarissa Queenie Yovanka, Gadis cantik berusia 16 tahun(sahabat Azalea)




Alana Grizella Chalandra, Gadis cantik berusia 16 tahun (sahabat Azalea)




Farrel Edward Kalandra, pemuda tampan berusia 17 tahun, ketua geng (black diamond, pacar Azalea nantinya)




Reza Mahendra, pemuda tampan berusia 17 tahun, inti geng Black Diamond (pacar Alana nantinya)




Reyhan Pranadipa, pemuda tampan berusia 17 tahun,inti geng Black Diamond (pacar Clarissa nantinya)




Zeinal Maximilian Harrison, pemuda tampan berusia 17 tahun (mantan Azalea)




Amanda Revalina Putri, Gadis cantik berusia 17 tahun, Queen bullying di sekolah




Jessica Wiyata,. Gadis cantik berusia 17 tahun (Sabahat Amanda)




Vanadya lacerta, gadis cantik berusia 17 tahun (sahabat Amanda)




Aksa Cannavaro Anderson,pemuda tampan berusia 20 tahun, kakak Azalea




Shiva Anderson, wanita cantik, mama Azalea




Reza Anderson, pria tampan, papa Azalea




Allisya Pranita Kalandra, mama Farrell




Alvaro Vernandez Kalandra, papa Farrell




****


"Za, gue mau ngomong penting banget sama lo" kata zein dengan datarnya


"Ngomong apa zein?" Tanya aza sambil tersenyum


"Gue mau kita putus" kata zein Membuat aza pun dan teman-temannya terkejut dengan apa yang dia bilang.


"Ke-kenapa Zein, apa aku ada salah sama kamu, kenapa kamu mau putus sama aku? Tanya aza. Satu tetes air mata kluar namun dengan segera aza menghapus nya


"Soalnya gue suka sama Amanda" kata zein Membuat aza membelalak kaget


"Tapi aku nggak mau putus sama kamu" kata aza menangis sambil memeluk Zein. Zein pun mencoba melepaskan pelukan aza namun aza semakin mengeratkan pelukannya sehingga membuat zein marah padanya.Zein pun melepaskan pelukan aza secara paksa. Zein pun langsung pergi namun ditahan oleh aza


"Zein.. gue sayang banget sama lo hikss please jangan tinggalin gue" kata Aza sambil menangis


"Sorry za tpi gue ga bisa sama lo lagi dan mulai sekarang jangan pernah gangguin gue lagi" kata zein tegas kemudian pergi meninggalkan Azalea yang masih menangis


"zeinnn.. hikss kenapa Lo tega ninggalin gue hikss" kata aza dengan lirihnya


Clarissa yang melihat kejadian itu pun tak tega kemudian langsung memeluk aza yang sedang menangis


"udahh za cowok kayak dia ga perlu Lo tangisin" ucap Clarissa menenangkan aza


"gue kurang apa sih riss hikss kenapa zein tega ninggalin gue hikss kenapa dia lebih milih amanda dari pada gue hikss" kata aza sambil memeluk Clarissa

__ADS_1


"Lo itu sempurna za, udahh ya jangan nangis lagi nanti cantiknya ilang loh" kata Clarissa mencoba menghibur, Aza pun mengangguk


"pulang yuk udah sore nih takutnya Lo dicariin orang tua Lo" ajak Clarissa kemudian diangguki oleh Azalea mereka pun segera meninggalkan parkiran.


10 menit kemudian mereka pun sampai didepan rumah Aza


drrttt drttt ponsel milik aza berbunyi aza pun segera mengambil hp nya ternyata dari sang mama


" Hallo mah" kata aza


"Halo sayang, hari ini mamah nggak pulang mamah sama papah lagi keluar kota kamu gapapa kan sendirian dirumah" kata Vira mamanya aza


"Iyah mah aza gapapa kok lagian Clarissa mau nginep disini juga" kata aza


"Bagus deh kalau kamu ada temennya, jaga kesehatan ya sayang mamah tutup dulu teleponnya" kata mama vira diseberang sana


" Iya mah" kata aza kemudian menaruh ponselnya kembali


"Kenapa za?" Tanya Clarissa sambil menatap aza


"Mamah sama papa lagi keluar kota lo nginep disini ya beberapa hari males gue sendirian" kata aza dengan wajah suramnya


"Wihh boleh tuhh" jawab Clarissa dengan semangatnya membuat aza terkekeh melihat ekspresi wajah Clarissa


"Yuk masuk kedalam" ajak aza.


mereka pun segera memasuki rumah aza kemudian langsung naik ke lantai atas menuju kamar aza


"Gue mandi duluan ya za udah gerah banget nih" kata Clarissa kemudian dibalas anggukan oleh aza. Aza pun merebahkan tubuhnya di atas Queen size miliknya. drrttt drttt suara ponselnya berbunyi aza pun segera mengambil hpnya dan melihat notifikasi yang masuk ternyata dari Alana


Alana


Zaaa


Me


Hmm


Alana


Gue mau kerumah lo sekarang Lo mau nitip sesuatu nggak?


Me


Boleh dehh gue mau martabak manis 2 sama seblak 3 ya


Alana


Okeh 20 menit lagi gue sampai


Me


Ok, thanks


Alana


Read


Aza pun menaruh hp nya asal.15 menit kemudian Clarissa pun keluar dari kamar mandi


"Zaa gue pinjem baju lo ya" kata Clarissa sambil nyengir


"Ada di lemari pilih aja yang lo suka" jawab aza dengan sambil tersenyum


5 menit kemudian Clarissa selesai mengganti pakaiannya kemudian dia menghampiri aza yang sedang sibuk dengan ponselnya


"Za sono mandi dulu" titah Clarissa


"Iya Clarissa yang cantik" kata aza membuat Clarissa terkekeh kecil melihat ekspresi sahabatnya


"Hehe gue emang cantik" kata Clarissa dengan PD nya


"Oh yaa nanti kalau Alana dateng tolong bukain pintunya ya bilangin kalau gue lagi mandi" kata aza


"Okee boss, emang si Alana mau kesini?" Tanya Clarissa


"Iya katanya mau kesini,yudah gue mandi dulu ya" kata aza kemudian masuk ke kamar mandi


"Okeh" jawab Clarissa sambil mengacungkan jempol nya


~***~


Ting tong.....


Suara bel rumah berbunyi Clarissa pun segera turun kebawah dan membuka pintu rumah


"Lohh Clarissa Lo disini juga" tanya Alana dengan wajah kagetnya membuat Clarissa terkekeh melihat wajah sahabatnya


" Hehe iya, gue nginep disini beberapa hari nemenin aza" kata Clarissa. Alana pun ber oh ria.


"Yuk masuk" ajak Clarissa dibalas anggukan oleh alana lalu Clarissa menutup kembali pintunya.


"Lo duduk dulu di sofa ya, gue bikinin minum dulu" kata Clarissa kemudian menuju dapur dan meninggalkan alana


5 menit kemudian Clarissa selesai membuat minuman untuk Alana


"Nihh minum dulu" kata Clarissa


"Thanks ya, btw aza kemana kok nggak keliatan?" Tanya alana


"Lagi mandi bentar lagi juga selesai" kata Clarissa


"Ooh gtu, oh ya ini makanan titipan aza tadi" kata alana lalu menyerahkan 2 tas plastik berisi makanan kepada Clarissa


"Thanks ya" ucap Clarissa


Tap


Tap


Tap


Tap


Terdengar suara langkah kaki menuruni tangga membuat kedua gadis itu melihat sumber suara.


"Hai bestie" sapa aza


"Baru juga diomongin udah nongol aja Lo" kata Clarissa


"Nihh titipan lo udah gue beliin" kata Alana

__ADS_1


"Thanks ya'' kata aza sambil nyengir dibalas anggukan kecil oleh Alana. Aza pun membuka plastik dan mengambil 3 bungkus seblak


"Yuk makan bareng" ajak aza


"Hayuuu mumpung gue laper" kata Clarissa semangat


"Gue juga laper" kata Alana.


Mereka pun segera makan seblak itu.


15 menit kemudian mereka selesai makan seblak itu lalu mengambil martabak manis kemudian memakannya hingga habis


"Enak banget sumpah" kata Clarissa


"Iya besok beli lagi yuu" kata Alana


"Oh ya al ini semuanya berapa? Tanya aza


"Ini gue aja yang bayar" kata Alana


"Okey besok gue yang traktir" kata aza


" Oiya al lo sibuk ga? Tanya Clarissa


" Nggak kok emang ada apa? Jawab Alana bingung


"Nginep disini aja biar makin rame ya ga ris" kata aza


"Iya tuh, besok kita berangkat sekolah bareng aja, gimana mau ga? Kata Clarissa penuh harap


" Okedeh" jawab Alana


"Yeyy'' kata aza dan Clarissa bersamaan


"Jam berapa nih" kata Clarissa


"Jam 4 sore emang kenapa dia?" Tanya aza dengan bingungnya


"Gimana kalau kita jalan-jalan aja" ajak Clarissa kemudian menatap wajah sahabatnya secara bergantian


"Wahh boleh juga tuh" kata Alana semangat


"Gimana kalau kita ketaman kota aja pasti seru tuh" ajak aza


"Ayuuuuk gass" kata Clarissa semangat


Mereka pun segera pergi ke taman.diperjalanan menuju taman mereka melihat orang yang berkelahi lebih tepatnya dikeroyok.aza pun meminta Clarissa untuk menghentikan mobilnya


"Ris berhenti dulu bentar'' kata aza. Clarissa pun mengangguk lalu meminggirkan mobilnya


"Kenapa berhenti za" tanya Alana


"Kita bantuin dia dulu" kata aza sambil menunjuk orang yang sedang berkelahi itu


"Ayuuuk" kata aza dibalas anggukan oleh kedua sahabatnya.


Mereka pun kluar dari mobil kemudian menghampiri orang yang sedang dikeroyok itu


Aza pun menendang kaki salah satu orang yang ingin memukul orang yang dikeroyok hingga membuat nya tersungkur kebawah.


"Dasar pengecut beraninya keroyokan" kata aza dengan tegasnya


"Sini lawan kita kalau berani" kata alana menantang


"Dasar bocah sialan, hajar dia" kata salah satu pengeroyok itu


Mereka pun akhirnya berkelahi 3 lawan 5


Bughh


Bughh


Bughh


Dughh


Krakkk


"Arhh sialan kau" teriak salah satu pengeroyok itu


"Makannya jangan suka ngeroyok orang patah kan tuh tangan" kata aza


"Cabut" kata salah satu pengeroyok itu kemudian mereka pun segera meninggalkan aza dan sahabatnya itu. Kemudian aza dan kedua sahabatnya pun menghampiri orang yang dikeroyok tadi


"Lo gapapa" tanya aza


" Gue gapapa kok, makasih udah bantuin gue" kata orang itu


"Iya sama-sama, mau gue anterin pulang?'' tawar aza


"Nggak usah, gue bisa sendiri kok" kata orang itu kemudian berdiri dibantu oleh aza dan sahabatnya


"Lo yakin bisa sendiri" tanya aza khawatir


"Iya" jawab orang itu setelah lima langkah berjalan pandangannya mengabur dan hampir terjatuh untung saja aza dengan cepat menangkap tubuh orang itu.


"Dia pingsan gimana nihh gue nggak tau rumahnya dimana" kata aza


" Kita bawa kerumah lo aja dulu sampai dia sadar baru nanti kita anterin dia pulang" kata Clarissa memberi masukan


"Oke deh, y udah bantuin gue bawa dia ke mobil" kata aza kemudian mereka membawa orang itu kedalam mobilnya lalu segera meninggalkan tempat itu dan kembali kerumahnya


5 menit perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah aza. Clarissa pun memasuki garasi rumah dan memarkirkan mobilnya. Kemudian mereka pun membawa orang itu ke kamar tamu tepatnya di lantai 1.


Alana pun membukakan pintu kamar kemudian aza dan Clarissa segera membawa laki-laki itu kedalam dan membaringkan nya diatas kasur.


"Ris tolong ambilin P3K ya" titah aza kemudian diangguki oleh Clarissa. Clarissa pun segera meninggalkan kamar tamu dan mengambil P3K di ruang tamu


"Al tolong ambilin air sama kain ya" kata aza


"Oke za" kata alana kemudian pergi menuju dapur


"Nih za" kata Clarissa lalu menyerahkan kotak P3K itu lalu dengan cepat diambil oleh aza.


"Nih za air sama kainnya" kata alana lalu menyerahkan air dan kainnya


"Makasih ris,Al" kata aza diangguki oleh kedua sahabatnya


Aza pun segera membersihkan luka luka yang ada di tangan kan wajah laki-laki itu kemudian mengobatinya. Setelah itu mereka pun keluar kamar itu lalu segera menuju kamarnya aza


"Ttidur yuk capek gue" ajak aza

__ADS_1


"Yuk gue juga capek" kata Clarissa dan alana bersamaan mereka pun akhirnya tertidur


__ADS_2