
...*PLAGIAT JAUH JAUH...
^^^*MOHON MAAF JIKA BANYAK TYPO^^^
...*MINTA KRITIKNYA DAN TOLONG SAMPAIKAN DENGAN KATA KATA YANG BAIK DAN SOPAN...
...*SLOW UP SEMENTARA...
...♡♡♡HAPPY READING ALL♡♡♡...
"Nyesel akut ni gw milih mesem hotel"tangis azura di halte dekat hotel tempatnya 'singgah tadi'
Jam menunjukkan pukul 14:00 dan azura memilih untuk check out sekarang,dia memiliki kewajiban yang harus dia laksanakan,tentu itu adalah mengajar silat
jadwal mengajar kini di ubah,setidaknya di 1 level harus ada 1 pelatih yang datang namun untuk pelatih lomba dan level atas yaitu ryn dan sila harus di usahakan datang terus karna tidak ada pengganti lainnya dan juga jam operasional-nya kini berubah menjadi pukul 14:40—16:40 WIB---Selasa—Jum'at.
Azura menyesal mengambil keputusan di kala suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja,dia tau bahwa dia tidak mungkin menginap tapi kenapa dia memesan hotel coba? itu yang azura sesali
Azura sudah cukup tenang dan tidak se-bad mood tadi sekarang,dia tidak peduli jika dia akan terus di sini selamanya karna di sini dia bahagia
walau masih memikirkan nenek wahida namun hatinya tidak ingin kembali dan melepaskan kebahagiaan yang dia dapat di sini
azura duduk di halte sendiri,suasana lumayan sepi karna langit mulai mendung,sepertinya alam juga tau bagaimana perasaan azura namun tolong jangan sekarang turun hujan,azura tak membawa payung dan masih menggunakan pakaian sekolahnya
TIN!
Sebuah motor berhenti di depan azura saat azura sedang sibuk melihat langit
"Kucing garong!"ucap orang itu memanggil azura membuat azura menoleh pada sosok bak pahlawan saat dia akan kehujanan,itu tetangga kamarnya---Sandi
"Lah? Udah pulang? kok lu tau gw di sini?"tanya azura melihat sandi
"e--m gw abis dari toko sana terus ngeliat lu"ujar sandi menunjuk sembarang toko di dekat sana
"lu? lu ke toko- p-pakaian dalam wanita?"tanya azura menahan tawanya
Sandi yang kaget langsung menoleh ke toko yang dia tunjuk tadi dan benar saja,itu toko khusus pakaian dalam wanita
"sialan ni jari! malu-maluin gw aja!"umpatan yang tertahan di benak sandi
"m-mini market sebelahnya!"ucap sandi menutupi kegugupannya dengan mengganti telunjuknya menunjuk mini market yang lumayan jauh dari tempat awal dia menunjuk
"ohhh"ucap azura masih menahan tawanya
"lu ngapain hah pergi sok-sok ga bilang sama siapa-siapa?"tanya sandi
"gpp sih hehehe"ucap azura
"gw aja ga sadar njir kalo gw pergi dari kelas terus mesen hotel,pasti mbak-mbak nya tadi ngira gw bakal open BO"batin azura masih menyesali perbuatannya tadi
Tik!
Setetes air hujan mulai turun mengenai tangan sandi yang masih memegang stang motor
"Gw duluan ra,udah mau hujan"ucap sandi menjalankan motornya
"LAH? WOY SAN! GW GIMANA WOY! MAEN TINGGAL AJA!"Teriak azura menyusul sandi
Sandi berhenti "ongkosnya bakso depan sana"ucap sandi menoleh ke arah azura yang sudah berdiri di sebelahnya
"yailah san,sama 'adek' sendiri"ucap azura menekan kata 'adek'
"Sejak kapan lu jadi adek gw?"ujar sandi mematikan mesin motornya
"Sejak kan amey ngangkat gw jadi adeknya,otomatis gw jadi adek lu juga dong"ucap azura
"kalo lu adek gw,lu bayarin gw makan lah,adek gw selalu bayarin gw makan kalo lagi ber2"ucap sandi
"Lu punya adek?"tanya azura menyadari sesuatu yang aneh
"Hah?--Adek sepupu gw yang di luar negri!"ucap sandi sedikit mencurigakan menurut azura
__ADS_1
Azura mengerutkan alisnya "Kayaknya lu perlu banyak cerita tentang lu dan keluarga lu deh"ucap azura
"ng-ngapain gw harus cerita masalah keluarga sama lu? emang lu siapa?"tanya sandi
" Gw adek kak amey dan otomatis adek lu juga"-Azura
...***...
"Orang tua lu dan kak amey ke mana? eh- apa jadi ortu gw juga sekarang?"tanya azura
Saat ini mereka sudah memegang sendok bakso yang akan mereka makan nanti,hanya sendoknya karna baksonya belum dateng
Hanya 2 gelas es teh yang menemani obrolan mereka itu
"Ortu gw udah gaada dan lu bisa aja mulai sekarang manggilnya almarhum/mah ortu kita"ucap sandi
"A-Oh oke maaf"ujar azura terkejut dengan pernyataan sandi
"em yang ke2 siapa adik sepupu yang lu maksud tadi
"namanya ilona,adik sepupu gw,dia sekarang tinggal di luar negri sama ortunya"jawab sandi
"Lu suka cewek?"tanya azura cepat
"Gak--Ya suka lah ra! lu kira gw belok?"ucap sandi menyadari pertanyaan azura yang mulai melenceng
"Ya siapa tau aja ya kan, keknya gw ga punya pertanyaan lain lagi deh 'untuk saat ini' "ucap azura meminum es tehnya
"Sekarang giliran gw"ucap sandi mengganti gaya duduknya agar bisa duduk lebih dekat dengan azura
"Kenapa lu nyebut kan wira sebagai papa lu pas pertama kali kalian ketemu?"tanya sandi
"Gw udah pernah bilang san,gw juga ga tau,muka kak wira mirip dengan papa gw,cuma mata papa gw biru dan kak wira coklat"ujar sandi
"Okey,gimana,kapan,dan kenapa lu bisa ada di sini--maksud gw di masa lalu"tanya sandi sedikit berbisik
"Gw ga bisa cerita sekarang"ucap azura memalingkan wajahnya yang dapat sandi lihat muram
"Gw bisa jawab tapi dikit doang ya"ucap azura sembari menarik nafas
"Btw muka sama badan lu bisa geser dikit ga? panas tau"ujar azura mengingatkan
Posisi sandi duduk di sebelah azura dengan kepala condong ke arah nya membuat azura sedikit ke samping agar wajah sandi tak menempel padanya
Sandi menyadari posisinya dan segera duduk tegak
"Gw di sana anak dari orang yang cukup kaya,gw di latih silat oleh seorang mantan atlet silat sejak usia 10-11 tahunan,mantan atlet itu sudah cukup berumur,gw mangggil dia nenek wahida,nenek wahida hidup dengan tunjangan PNS yang pas-pasan untuknya,dia orang paling berharga buat gw,gw sering datang ke panti dekat sekolah gw buat ngajarin anak-anak di sana silat dasar buat jaga diri"Jelas azura panjang lebar dan di dengarkan sangat serius oleh sandi
"Gw lebih sering keluar dari rumah dan pergi ke banyak tempat,pernah aku pergi ke luar kota dan tersesat hingga gk pulang 1 minggu hehehehe bikin panik tapi seru"lanjut azura sambil cengar-cengir
"Lu pergi sendiri?"
"Betol"
"lu sering bolos sebelumnya?"
"Hehehe itu lebih tepatnya bosan"ujar azura
"orang tua lu ga khawatir?"tanya sandi
"Eng---gak"ujar azura lagi sambil menggigit es batu yang terdapat pas es teh nya
"Gw iri tapi keknya gw tau kisah lu gk seindah yang lu ceritain"ucap sandi berbarengan dengan bakso mereka dateng
Sandi menuangkan setengah dari mangkuk cabe yang ada di sana
"Bismillahirohmanirohim"Ucap sandi mengaduk kuah baksonya yang kini sudah berwarna hijau seperti cabe yang dia pakai
"Gw sih bantu doa aja supaya entar malem lu bisa tidur,ga bolak-balik kamar mandi lagi"ucap azura memakan baksonya sendiri
...***...
__ADS_1
"Baiklah sekian pertemuan kali ini,sebelum pulang mari kita memanjatkan doa dengan kepercayaan masing-masing agar selamat sampai tujuan,Doa di mulai"Ucap Sila memimpin doa sebelum pulang sebagai penutup pertemuan kali ini
Semua berdoa dengan khusyuk namun sekelompok lelaki di belakang tsg mengganggu pemandangan yang indah itu
mereka sedang memainkan sebuah mainan kecil yang di letakan di atas air di dalam ember,mereka memainkan benda itu sambil tertawa-tawa,memang terlihat aneh namun lucu
semua sudah pulang namun sekelompok lelaki itu masih saja sibuk dengan mainan berbentuk perahu kecil yang bergerak di atas air
"Oy boy Udah gede masih main perahu-perahuan"ucap azka saat tag sudah di dekat para lelaki itu
"Iri bilang kawad"GB menjawab dengan kompak ucapan azka membuat mereka semua seketika menatap 1 sama lain lalu tertawa renyah
"Receh banget sih ni cowok ber5 hahahaha"Ucap rara ikut tertawa
"Ketika masa kecil kurang indah"ujar ryn duduk di kursi tak jauh dari GB
blue blue blug!
Kapal itu tenggelam perlahan ke dasar ember membuat GB mendesah kecewa
"poor kapal,pasti dia sudah sangat lelah"ujar kira
"TURUT BERDUKA CITA ATAS TENGGELAMNYA KAPAL BAMBWANG DENGAN NOMOR 00"Ucap Sila
"Hoy itu yang di belakang ngapain hah?"ucap kenzo melihat ke2 sejoli yang di mabuk cinta--Rara dan dion--sedang menjauh dari keramaian
TSG Dan GB mendekat dan duduk di dekat mereka
"seru banget sih lagi ngapain dah?"tanya damar
Dion tak menjawab dan malah sibuk dengan rara
"Yang,1+1 berapa?"tanya dion di perhatikan oleh teman-temannya yang lain
"ya 2"jawab rara
"Ah pinternya"ujar dion
"Yeh Kirain bakal nge-gombal"kecewa ryan
"Heh yan,ibu anak-anak kita itu harus pinter"jawab dion
"Kalo 20+37+77+100+32+45+65+63 sama dengan berapa yang?"tanya dion lagi
"Emmmm BANYAK!"-RARA
"nah pinterrrr"-DION
"BUCIN GOBLOK"-ALL
...TO BE CONTINUED...
HII ALL
MAAF NI LUMAYAN LAMA GA UP
GURU RASHI SEDANG BUTUH BORGOLLL
MASA TUGAS LAMA DI TAGIH LAGI🗿
KESEL TAPI KALO NGAMUK AUTO GA NAIK KELAS,JADI TOLONG PENGGALANGAN DOA SUPAYA RASHI TETAP SETERONG MENGHADAPI SEMUA COBAAN INI--ALAH SIAH LEBAY AWOG³
OKE TERIMA KASIH SEKIAN DARI SAYA--MANUSIA TERCANTIK ABAD INI--SALAM DARI BINJAYYY😍🙏
...***LIKE...
...COMMENT...
...VOTE...
...+FAVORITE***...
__ADS_1