BAD GIRLS MAFIA VS KETOS

BAD GIRLS MAFIA VS KETOS
#hari yg memilukan#


__ADS_3

raylina telah dilindahkan ke kamar rawat inap tadi pagi dan sekarang sudah malam.dan rayvano masih tetap terjaga dan duduk disamping tempat tidur raylina.rayvano hanya menatap ray lekat berharap bahwa ray akan bangun.tak lama rayvano tertidur sambil menggenggam tangan raylina.


keesokan hari nya


rayvano terbangun dan ia menatap wajah raylina yg damai.


"coba tadi gua misahin kalian berantem pasti lu gk akan berahir disini."ucap rayvano lembut tak lama rayhan masuk dan hp raylina berbunyi.


"halo?"tanya rayhan


"apakah benar dgn keluarga bapak roni dan ibu yanti?"tanya seseorang


"ya betul dgn saya sendiri anaknya"ucap rayhan.


"jadi begini tuan.tuan roni dan nyonya yanti mengalami kecelakaan pesawat dan tidak dapat tertolong.jadi kami akan mengirimkan jasad tuan dan nyonya secepatnya"ucap orang itu.


"anda jgn bercanda.siapa anda?"tanya rayhan


"maaf tuan muda saya tidak berani bercanda jika soal ini.saya dari pihak bandara dan pihak pesawat."ucap orang itu.


sontak rayhan langsung terduduk di lantai dan menangis.rayvano yg bingung pun bertanya.


"kenapa han?"tanya vano


"bokap nyokap gua ngalamin kecelakaan pesawat dan meninggal."ucap rayhan.belum sempat vano menjawab teman*nya yg lain memasuki ruangan raylina.


"yo met pagi semua"teriak kirana.namun ia melihat rayhan yg sedang terduduk dilantai dan menangis.


"rayhan kenapa?"tanya gilang


"bokap nyokap nya rayhan sama raylina kecelakaan pesawat dan meninggal"ucap vano.


"hah!!!lu jgn becanda van"ucap kirana


"eh setan lu siapa yg becanda"jawab vano

__ADS_1


"kalian bisa diam gk?!!!"teriak valensia emosi.


rayhan tidak menghiraukan teman*nya dan berjalan menuju adiknya yg sedang tergeletak lemas.


"dek lu udh dengerkan?mama sama papa udh gk ada lagi.jadi lu juga jgn ninggalin gua sendiri ya dek?"ucap rayhan tersenyum kecut. semua yg melihat itu merasakan sakit karna mereka melihat 2 orang yg satunya absurd dan yg satunya lagi gunung es sekarang itu semua hilang.sekarang melihat ke2 orang tersebut yg satu sedih dgn senyum kecut dan yg satu lagi sedang koma.tak lama tubuh raylina kejang dan alat pendeteksi detak jantungnya mulai berbunyi lambat.sontak semua orang panik dan memanggil dokter.tak lama dokter datang dan menyuruh mereka keluar.


"shit!!gara*cewe sialan waktu itu ade gua jadi gini.kalo sampai ade gua kenapa*gua bakalan bantai dia dan keluarganya ampe gk ada yg tersisa"ucap rayhan emosi dgn tatapan tajam dan aura membunuh.tak lama dokter keluar dgn wajah lesunya.


"dok gimana adik saya?"tanya rayhan.dan dokter hanya mengangguk pelan.sontak valensia dan kirana menangia histeris sedangkan gilang rayvano dan rayhan terduduk di bangku.mereka tidak percaya seseorang yg hebat bagi mereka sekarang sudah tiada.


"anda bagaimana sebagai seorang dokter. anda tidak becus sama sekali!!!!"ucap rayhan menggelegar sambil mencengkram kerah baju sang dokter.sang dokter hanya diam menunduk.


"van adek gua udh gk ada van"ucap rayhan sambil menangis.rayvano memeluk rayhan untuk menguatkan temannya sekaligus kk dari orang yg ia sayangi dan orang itu sudah tiada.tak lama seorang suster keluar dari kamar raylina sambil tersenyum.


"dok.detak jantung pasien kembali lagi"ucap sang suster.rayhan dan yg lain membelalakkan mata mereka karna tidak percaya bahwa seseorang yg mereka kagumi kembali lagi.rayhan dan vano masuk kedalam dan mereka melihat raylina yg kembali bernafas.sontak sebuah senyuman di wajah mereka terukir sangat indah.rayhan memeluk adiknya yg masih menutup.vano hanya duduk sambil memegangi tangan raylina dgn erat dan mengelus*nya.tak lama jari tangan raylina bergerak dan tak lama matanya terbuka.


"b-bang ra-y-han"ucap ray lembut.lalu raylina melihat rayvano dan tersenyum.


"v-van"ucap ray.dan rayvano hanya tersenyum.


"pe-nga-p"ucap raylina dan kirana melepaskan pelukannya disusul oleh valensia yg memeluk raylina dgn lembut.


"lu nakutin kita ray"ucap valensia lembut. raylina melepas pelukannya kepada valensia dan merentangkan tangannya ke arah rayvano "sini"ucap ray


"emank boleh?"tanya vano


"kalo gk boleh mana mungkin gua kaya gini" ucap raylina panjang lebar.rayvano pun memeluk raylina dengan hati*supaya tidak menyentuh luka raylina yg ada di perut dan tangan kanannya.


"eh ray lu tau gk si vano ampe gk makan gk minum selama lu koma"ucap valensia.dan btw raylina koma udh hampir 1 minggu lebih. dan memang vano gk makan gk minum katanya sih 'gk ah gk laper,gk ah gak haus'. vano hanya menatap valensia horor dan ray hanya tersenyum kecil.raylina menatap abangnya dan ia ingat bahwa orangtuanya meninggal karna kecelakaan pesawat pada saat ingin berangkat ke amerika.sontak raylina duduk dan berusaha untuk berdiri.dgn sesah payah raylina mencoba untuk berdiri sambil memegang tembok supaya ia bisa berdiri.ray merasakan sakit di perutnya namun itu ia tahan dan berjalan perlahan menuju abangnya.


"bang"ucap ray sontak rayhan kaget karna adiknya sudah didepannya.raylina memeluk rayhan.


"udh bang gua ngerti.walaupun mama sama papa lebih sayang ke lu gua tetep sayang ama mereka.udh gk usah sedih lagi gua kan ada"ucap raylina panjang lebar rayhan hanya tersenyum dan memeluk tubuh adiknya itu


"eh ray perut lu berdarah"ucap valensia.sontak semua orang panik dan memanggil dokter.pada saat di perban ray sama sekali tidak mengeluarkan suara apapun karna ia sudah biasa terluka seperti itu dan raylina memang menahannya supaya ia tidak meringis dan membuat orang khawatir. selesai membalut luka raylina dokterpun keluar.

__ADS_1


"ray emang itu gk sakit ya?kok lu gk ngeluarin suara atau ngeringis kek?"ucap gilang yg ngeri melihat ray seperti itu.


"heh"tawa ray


"gini y lang.gua udh sering bilanv gua bukan tipe cewe normal yg luka dikit langaung nangis"lanjut ray.


"tapi ray itu*tuh lukanya sakit banget pasti ray masa lu tahan gitu aja"ucap kirana.raylina berdiri dan memasang kuda*siap untuk bertarung.


"maju"ucap ray pada valensia


"gk gk akan maju gua"ucap valensia


"ya udh kir kan tadi lu yg ngomong jadi maju serang gua"ucap ray


"gua gk akan maju"ucap kirana


"ok fine biar gua yg maju"ucap ray lalu menyerang kirana.ray tau kalau kirana akan spontan.menyerang jika ada yg menyerang dia.raylina membogem kirana namun ditahan oleh kirana dan kirana spontan menendang ray namun ditangkis oleh ray hingga ray menggunakan jurus andalannya taitu menendang sambil berputar kaki ray hampir menyentuh muka mulus kirana namun ditahan oleh gilang dan ya.raylina menurunkan kakinya dan berdiri tegak.semua orang melongo karna ray sudah terluka parah namun masih tetap bisa berkelahi dgn mudah dan mereka melihat ray seperti tidak terluka parah sama sekali saking lincahnya ray yg berkelahi tadi.


"see?"ucap ray.


pletak


ya rayhan menjitak adiknya.


"woi lu apa*an sih"ucap ray


"lu lagi luka jadi jgn banyak gerak.ntar sore kita pulang ke indo dan urusin mayat papa ama mama."ucap rayhan tegas.


"ok gua nelpon om rahmat buat nyiapin pesawat jet dari indo trus ke china nanti kita naik jet"ucap raylina.valensia kaget karna mendengar nama ayahnya.


"what apa urusannya ama bokap gua?"tanya valensia.


"bokap lu kan yg jual pesawat jet jadi gua mesan pesawat yg udh ready buat jemput kita sekalian buat jadiin itu jet pribadi gua di china."ucap raylina


ok guys segitu dulu maaf kalo banyak typo. dan buat yg belum gabung grup wa aku bisa komen dan nanti aku kirimin link nya.jgn lupa like dan vote aku ya🙋🙋

__ADS_1


__ADS_2