
coba elu telfon lagi Li ucap rey pada lio
udah bang tapi gak bisa ucap lio sambil terus mengecek hp ny.
Coba Kalian telfon temen-temen nya Lia ucap Mahen yang juga panik
Ah iya cepetan io keburu mama sama papa Dateng ucap rey
Iya bentar bentar ucap Lio yang langsung menelfon Rania.
Gimana? ucap mahen usai lio menelfon
gak ada bang gak ada yang tau ucap Lio
shit! kemana sih tuh anak udah jam 10 malem tapi belum pulang-pulang! malah ngilang lagi di sekolah! kesal Mahen
Bang elu tadi di sekolah ngomong apa sih sampe Lia ngilang gini ucap Lio pada Mahen
Ortu nya ryan udah pulang ucap Mahen
Apa?! kejut lio Mahen dan papa mama
apa kata Kalian?! ucap tuan Alex
Tadi kalian bilang apa? ucap nyoya Manda
Mama papa?! ucap mereka bertiga kaget.
Papa tanya sekali lagi Tadi kalian bilang apa? ucap Alex
__ADS_1
ortu nya ryan udah pulang pa ucap Mahen
paaa..ucap Manda sambil menggoyangkan tangan Alex
pa gimana ini? gimana kalau sampe Lia ketemu mereka? yang ada Lia bisa dihina pa! ucap Manda yang mulai menangis.
Udah ya mama tenang aja,papa gak akan ngebiarin itu semua terjadi ucap Alex
terus sekarang Lia kemana? ucap Alex
eee itu paa Lia... Lia hilang ucap Rey
Apaa?! kaget Alex dan Manda.
___
seorang remaja putri dibaringkan di sebuah kasur dengan Hoodie dan celana nya yang kotor serta wajah yang babak belur dan luka di tangan dan sudut bibir nya.
Lia, ya dia Lia. Lia terbangun dari pingsan nya dan duduk dan bersandar lalu melamun. Ia ingat betul kenapa ia bisa sampai begini dengan luka di wajah nya.
flashback
Lia tengah mencari baju di Mall berniat ingin Menganti baju seragam nya agar lebih nyaman. Setelah selesai,Lia hendak pulang. Namun entah kerasukan apa Lia tiba-tiba ingin berjalan menuju rumah nya yang bisa dibilang cukup jauh mungkin sekitar 4 kilometer.
saat di perempatan tepat nya gang sepi Lia dihadang oleh 7 orang berpakaian hitam dan menutup wajahnya lalu langsung menyerang lia.Lia sebisa mungkin membalas dan menahan serangan mereka namun...
Diam kamu! ucap seorang wanita paruh baya
Lia langsung menghentikan aksinya namun justru mati ! membeku karena kaget
__ADS_1
Dan
Bum! seperti dugaan Lia, wanita tersebut Adalah nyonya Tania dan suaminya Tuan Gerardo Ibu Ryan.
Tante...ucap Lia lirih
plak! Tania langsung menampar pipi Lia
jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi! dasar pembunuh! ucap Tania sedangkan Gerardo hanya diam menyaksikan itu semua.
Lia menundukkan kepalanya dan terdiam.
Dimana putraku ha?! apa yang sudah kamu perbuat ha?! kenapa kamu membunuh dia ha?! jawab Lia?! bentak Tania sambil menggoncangkan tubuh Lia.
Ma-maaf satu kata yang keluar dari mulut lia
Plak! satu tamparan kembali menganai pipi Lia.
Ini balasan kamu untuk anak saya iya?! setelah apa yang sudah dia lakukan untuk kamu! kamu kira saya tidak tahu disaat kamu sudah mau mati karena gagal ginjal, Dengan berani Ryan menyumbangkan 1 Ginjal nya untuk kamu! tapi lihat ini balasan kamu!? bentak Tania yang sukses membuat Lia terdiam dan menyesal.
Sekarang apa?! Saya harus rela kehilangan anak satu-satunya yang amat saya sayangi!ucap Tania
Disitu Lia mengangkat kepala nya dan..
Sayang?! Lalu dimana kalian?! dimana Kalian disaat Ryan membutuhkan kalian?! dimana kalian disaat Ryan sudah pergi?! Bahkan kami yang sudah mencoba menghubungi kalian tidak pernah kalian balas. Kalian ini hanya orang tua yang gila akan harta! Bahkan disaat anak Kalian pergi pun kalian sibuk mencari pundi-pundi dan sekarang sekarang kalian baru mencari nya?! setalah tahun berlalu?! itu yang Kalian sebut sayang?! ucap Lia tegas.
Bhuk! Gerardo langsung menendang perut Lia hingga Lia terpental.
Jaga ucapan kamu. Kalian hajar dia jangan beri ampun karena nyawa harus dibalas dengan nyawa ucap Gerardo dan pergi bersama Tania.
__ADS_1
Disitu Lia lemah dia bingung jadi dia lebih memilih diam saat anak buah Gerardo memukulinya habis-habisan. Bahkan secara bergantian dan disaat Lia pingsan dengan luka yang Banyak dan darah yang mengalir mereka hanya diam tersenyum dan pergi
Hingga seorang wanita paruh baya yang menolong Lia dan membawanya pulang ke rumah nya Dan berniat membantu lia