
Saat jam istirahat Bagas dan Astrid berdiam sejenak di kelas.
" Beb.. " panggil Bagas sambil beranjak dari duduknya dan mendekat ke arah Astrid
" Ya kenapa ? " tanya Astrid sambil tersenyum
" Nantik malam kira ke pasar malam yuk " ajak Bagas pada Astrid
" Jangan dulu beb mama hari ini tuh udah balik dari kampung " seru Astrid dengan nada lesunya
" Ya udah gak apa-apa besok aja kita jalan-jalan nya nantik aku kerumah mau ketemu sama mama kamu, pasti tante Juwita makin cantik akhhh jadi kangen " seru Bagas membuat Astrid menatap kekasihnya dengan tatapan horor.
" Oh gitu jadi mama aku cantik kalau aku enggak gitu " seru Astrid cemburu.
" Astaga yang kok kamu cemburu gitu sih,,, kalau mama kamu gak cantik masa anaknya ini gak cantik sih " goda Bahasa sambil mencolek dagu kekasihnya itu.
" Hmmmmm dasar gombal " seru Astrid sambil tersenyum
" Kantin yuk " ajak Bagas pada kekasihnya itu
" Yuk lah " seru Astrid sambil menggandengn lengan kekasinya itu
" Cieeelalahhh gandengan muluk kek truk " celetuk teman Bagas saat melihat sepasang kekasih itu berjalan berdua dengan bergandengan tangan
" Sirik aja lo " ledek Bagas santai
" Gak bosan Gas sama cewek judes itu " ledek Rivo pada Bagas sambil melirik ke arah Astrid
" Eh biasa aja dong lihatin gue " seru Astrid sarkas
__ADS_1
" Dasar mak lampir " seru Rivo sambil berlalu dari hadapan sepasang kekasih itu
" Gak usah galak-galak yank " seru Bagas sbil berjalan ke arah kantin
" Hmmmm " gumam Astrid sambil tersenyum
Tak lama mereka pun sampai di kantin
" Yank kamu mau pesan apa biar aku yang pesankan " seru Bagas sambil menatap Astrid
" Bakso sama teh es aja beb " seru Astrid pada Bagas.
" Oke di tunggu yank " seru Bagas sambil berlalu begitu saja.
" Ini yank " seru Bagas sambil meletakan pesanan kekasihnya itu di atas meja,
" Kamu pesan apa beb ? " tanya Astrid pada kekasihnya itu.
" Suapin beb !!! " seru Astrid manja.
" Lah itu bakso gak kamu makan " seru pada kekasihnya itu
" Hmmm aku juga pengen makanan kamu itu beb " seru Astrid sambil merajuk.
" Sini-sini aku suapin " seru sambil mengarahkan sendok ke arah mulut Astrid.
" Gimana enak gak !!! " seru Bagas dan dianggukan kepala oleh Astrid
" Dasar manja " ledek Rivo yang tiba-tiba muncul dan duduk di depan keduanya.
__ADS_1
" Biarin π " seru Astrid sambil menjulurkan lidahnya mengejek Rivo
" Vo buruan gih cari pacar sana " seru Bagas pada Rivo
" Gak akh,,, nantik saja kalau sudah masuk SMA nantik gue bakalan serius nyari cewek yang gak manja kek cewek lo itu " seru Rivo sambil menyindir kekasih temannya itu
" Ish beb Rivo tuh ngeledek aku beb " seru Astrid manja pada Bagas.
" Vo plisss jangan buat cewek aku merajuk gini akh " seru Bagas jengah.
" Dasar lo gas... kalau gue jadi elo,,, gue bakalan tinggalin nih cewek manja kek begini " seru Rivo lalu pergi dari hadapan Bagas dan Astrid itu dengan kesal
Seketika wajah Astrid menjadi lesu saat mendengar ucapan Rivo itu
" Kenapa hmmm ! " seru Bagas pada Astrid yang tiba-tiba cemberut
" Udah gak usah dengerin apa yang di katakan Rivo tadi... apapun yang terjadi kamu akan selalu di hati abang kok " seru Bagas sambil menggoda kekasinya itu
" Kamu serius gak akan ninggalin aku " seru Astrid pada Bagas.
" Iya aku janji.. dan apapun masalah yang kita hadapi alangkah baiknya kita selesaikan bersama tanpa ada kata PUTUS diantara kita oke " seru Bagas tegas.
" Iya aku janji dan kita akan bersama terus " seru Astrid bahagia.
" Iya pasti " seri Bagas sambil menatap ke arah kekasihnya itu.
" Yuk kita masuk kelas aku dah bayar kok yuk " seru Bagas sambil berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kelas bersama Astrid.
Tak lama mereka sampai kelas dan melihat kelas sudah ramai dengan lainnya.
__ADS_1
Bagas duduk dengan tenang sambil menunggu bel berbunyi sambil memainkan handphonennya dengan santai tanpa melihat ke arah mana pun
...πΈπΈπΈ BERSAMBUNG πΈπΈπΈ...