Basic Human " AVA "

Basic Human " AVA "
Pertemuan Dengan Regulus, Denebola, Algieba, Rasalas, dan Adhafera


__ADS_3

Chapter 42: Pertemuan Dengan Regulus, Denebola, Algieba, Rasalas, dan Adhafera


Setelah menyelesaikan misi mereka di wilayah penyihir Virgo, AVA dan Liam melanjutkan perjalanan mereka menuju wilayah penyihir Leo. Mereka berjalan melalui padang rumput yang luas dan merasakan sinar matahari yang hangat memancar di kulit mereka.


Tiba di wilayah Leo, mereka merasa kehadiran yang kuat dan bersemangat. Mereka melihat api yang menyala-nyala dan mendengar dentingan kuat di kejauhan. AVA dan Liam tahu bahwa mereka telah sampai di tempat yang tepat.


Pertemuan pertama mereka adalah dengan Regulus, salah satu penyihir Leo yang paling berpengaruh. Regulus adalah seorang pria berwibawa dengan rambut merah menyala dan mata yang bersinar seperti api biru.


"Selamat datang, AVA dan Liam," sapa Regulus dengan suara yang gagah. "Aku adalah Regulus, salah satu penyihir Leo yang menjaga kekuatan api biru dalam wilayah ini. Aku tahu tentang perjalanan kalian dan tujuan kalian dalam mencari pengetahuan dan kekuatan wilayah Leo."


AVA dan Liam menghormati Regulus dan memperkenalkan diri mereka. Mereka menceritakan tentang perjalanan mereka dan betapa mereka terpesona dengan sihir alam yang kuat.


Regulus tersenyum. "Kalian telah sampai di wilayah yang tepat. Sihir Leo berkaitan dengan kekuatan api dan semangat yang membara. Di sini, kami belajar tentang energi yang kuat dan cara menggunakannya dengan bijak dan bertanggung jawab."


"Mereka akan menjadi guru kita," kata Liam penuh semangat.


Regulus mengangguk setuju. "Saya akan senang membantu kalian dalam perjalanan kalian. Tapi sebelum kita memulai, ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui tentang sihir Leo."


AVA dan Liam mendengarkan dengan penuh perhatian saat Regulus menjelaskan tentang pentingnya menghormati dan mengendalikan kekuatan api biru. Dia menjelaskan bahwa sihir Leo melibatkan semangat yang membara dan keberanian yang diperlukan untuk mengendalikan energi tersebut.


Regulus mengajak mereka berjalan menuju pusat kekuatan api biru di wilayah Leo. Di sana, mereka melihat semburan api biru yang tinggi dan merasakan kehangatan yang memancar dari dalam.


"Mari kita perhatikan kekuatan api yang kuat ini," kata Regulus seraya menunjuk ke semburan api biru. "Sihir Leo melibatkan pemahaman tentang bagaimana mengendalikan energi ini dan menggunakannya untuk tujuan yang baik."

__ADS_1


AVA dan Liam melihat dengan kagum semburan api biru yang menari-nari. Mereka menyadari bahwa energi ini adalah kekuatan yang kuat dan harus diperlakukan dengan hormat.


Regulus kemudian mengajarkan mereka tentang teknik-teknik dasar dalam mengendalikan kekuatan api biru. Dia menunjukkan cara fokus dan mengalirkan energi.


Melalui tubuh mereka dengan pernapasan yang dalam dan teratur. Ia mengajarkan mereka cara memvisualisasikan api yang membara di dalam diri mereka dan mengontrolnya dengan pikiran mereka.


Selama berhari-hari, AVA dan Liam berlatih di bawah bimbingan Regulus. Mereka belajar untuk merasakan energi api biru yang mengalir melalui tubuh mereka dan menggunakan kekuatan itu untuk melahirkan sihir Leo. Regulus juga mengajarkan mereka pentingnya mengendalikan emosi dan tetap tenang saat menggunakan kekuatan mereka.


Setelah mereka merasa cukup percaya diri dengan kemampuan mereka, Regulus memperkenalkan AVA dan Liam kepada penyihir Leo lainnya. Mereka bertemu dengan Denebola, seorang penyihir yang terampil dalam membentuk api biru menjadi bentuk-bentuk yang indah dan artistik. Denebola mengajarkan mereka tentang keindahan dan kreativitas dalam sihir Leo, menginspirasi mereka untuk mengeksplorasi potensi artistik mereka.


Kemudian, mereka bertemu dengan Algieba, seorang penyihir yang memiliki keahlian dalam mengendalikan energi panas dan menghasilkan ledakan api biru yang spektakuler. Algieba mengajarkan mereka tentang kekuatan dan kecepatan dalam sihir Leo, membantu mereka meningkatkan kontrol dan keahlian mereka dalam mengendalikan energi api biru.


Berikutnya, AVA dan Liam bertemu dengan Rasalas, seorang penyihir yang ahli dalam menggunakan api biru untuk penyembuhan dan pemulihan. Rasalas mengajarkan mereka tentang sisi penyembuhan sihir Leo, bagaimana api dapat digunakan untuk memberikan kehangatan dan pemulihan kepada orang lain. Mereka belajar teknik penyembuhan dan memperdalam pemahaman mereka tentang kekuatan penyembuhan sihir Leo.


Selama pertemuan dengan penyihir-penyihir Leo ini, AVA dan Liam tidak hanya belajar tentang kekuatan sihir Leo, tetapi juga mengembangkan ikatan yang kuat dengan para penyihir tersebut. Mereka merasa diinspirasi dan didorong oleh semangat dan pengetahuan yang mereka bagikan.


Dalam perjalanan mereka di wilayah Leo, AVA dan Liam terus memperdalam pemahaman mereka tentang sihir api biru dan menemukan kekuatan dalam semangat mereka sendiri. Dengan bimbingan Regulus dan para penyihir Leo lainnya, mereka siap menghadapi tantangan selanjutnya dan mengembangkan kemampuan mereka di dalam memperdalam ilmu sihir api biru seperti yang telah diajarkan oleh penyihir-penyihir Leo yang kuat dan bijaksana.


Setelah berlatih dan belajar dengan Regulus, Denebola, Algieba, Rasalas, dan Adhafera, AVA dan Liam merasa semakin siap untuk menghadapi ujian kekuatan di wilayah Leo. Para penyihir Leo memandang mereka dengan bangga, melihat pertumbuhan dan kemajuan yang mereka tunjukkan.


Regulus mengumumkan bahwa ujian tersebut akan menguji kekuatan, keberanian, dan kemampuan mereka dalam mengendalikan sihir Leo. AVA dan Liam diberi tugas untuk menavigasi labirin yang penuh dengan rintangan dan tantangan, sementara menggunakan sihir Leo untuk mengatasi setiap hambatan yang mereka temui.


Dengan hati yang penuh semangat, AVA dan Liam memasuki labirin. Mereka merasakan kehangatan energi sihir Leo yang membara di sekitar mereka saat mereka melangkah maju. Labirin itu berubah-ubah, dengan dinding yang bergerak dan koridor yang beralih dengan cepat.

__ADS_1


Di tengah perjalanan, AVA dan Liam dihadapkan pada tantangan pertama. Mereka menemukan sebuah pintu besar yang terkunci dengan kunci sihir. Tantangannya adalah untuk menemukan kunci yang tepat di antara beberapa kunci palsu yang tersebar di sekitar ruangan.


Dengan fokus dan kepercayaan diri, AVA dan Liam menggunakan sihir Leo mereka untuk memancarkan sinar api biru yang membara dari telapak tangan mereka. Mereka membiarkan energi api memandu mereka, membantu mereka menemukan kunci yang benar dengan memancarkan cahaya yang lebih terang. Setelah beberapa percobaan, mereka berhasil menemukan kunci yang tepat dan membuka pintu tersebut.


Mereka melanjutkan perjalanan mereka melalui labirin, mengatasi rintangan-rintangan seperti jebakan bergerak dan jurang yang dalam. AVA menggunakan sihir Leo untuk menciptakan jalan di atas jurang, sementara Liam menggunakan kekuatan api biru untuk melindungi mereka dari jebakan yang mengancam.


Tantangan mereka adalah menghadapi monster yang menjaga jalan menuju pusat labirin. Monster itu memiliki tubuh yang diliputi api dan nafas yang memancarkan bara. Monster tersebut melontarkan serangan-sertangan dengan cepat dan kuat.


Dalam keadaan tegang, AVA dan Liam berdiri berdampingan. Mereka mengingat pelajaran dan petunjuk yang mereka terima dari penyihir Leo. Dengan tekad yang kuat, mereka berani melawan monster tersebut.


AVA menggerakkan tangannya dengan lancar dan memanggil sihir Leo. Dia menciptakan perisai api biru yang melindungi mereka dari serangan monster. Liam, dengan keberanian yang membara, menggunakan kekuatan api biru untuk melontarkan serangan balik yang menghancurkan bagian tubuh monster tersebut.


Melalui kerja sama dan kekuatan mereka yang baru ditemukan, AVA dan Liam berhasil mengalahkan monster tersebut. Labirin itu bergemuruh dengan sorak-sorai keberhasilan mereka.


Setelah melalui semua rintangan dan menguji kemampuan mereka dengan baik, AVA dan Liam keluar dari labirin dan kembali ke hadapan Regulus dan para penyihir Leo lainnya.


Regulus tersenyum bangga saat melihat kedua penyihir muda itu. "Kalian telah melewati ujian kekuatan dengan baik. Kemajuan dan kemampuan kalian sangat mengesankan. Kalian telah membuktikan diri sebagai penyihir Leo yang berbakat dan berani."


AVA dan Liam merasa terharu mendengar kata-kata Regulus. Mereka tahu bahwa mereka masih memiliki banyak hal untuk dipelajari, tetapi mereka merasa semakin percaya diri dengan kemampuan mereka.


"Dengan ujian ini, kalian telah membuktikan bahwa kalian layak menjadi anggota wilayah Leo," kata Regulus dengan bangga. "Kami menyambut kalian sebagai bagian dari komunitas kami, dan kami berharap kalian akan terus tumbuh dan berkembang di bawah bimbingan kami."


AVA dan Liam mengucapkan terima kasih kepada Regulus dan para penyihir Leo. Mereka merasa beruntung dan bersyukur atas kesempatan ini. Dalam wilayah Leo yang penuh dengan semangat dan kehangatan, mereka siap menjalani petualangan dan mengeksplorasi lebih jauh lagi menuju wilayah penyihir Rasi bintang yang lain.

__ADS_1


__ADS_2