
Rebecca marah sehingga tanpa persetujuan dia langsung masuk ruang V tanpa mengetuk pintu .
V yang sedang fokus dengan berkas langsung menoleh dengan tatapan tajamnya seakan akan ingin membunuh orang .
Dirla melihat tatapan tajam V jadi semakin takut dia ingin membuka suara tapi gagal karna Rebecca lebih dulu membuka suara.
"Sayang pecat mereka sudah berani melarangku masuk keruanganmu " ucap Rebecca sambil berjalan lengak lengok ingin menghampiri v
" BERHENTI DISANA"bentak V kepada Rebecca dengan mata yg sangat tajam.
"Sayang ada apa kenapa kamu membentak ku" ucap Rebecca dengan suara yg dibuat buat seolah sedih.
"Nona jangan pernah panggil saya dengan sebutan itu karna anda dan saya tidak ada hubungan apa apa lagi " ucap V dengan datar dan dingin
"V tolong maafkan aku, itu semua salah paham sayang, aku dan januar tidak ada apa apa kamu salah sayang" ucap Rebecca sambil terus ingin mendekati V.
"Sekertaris Dirla kemari" ucap V yg melihat Dirla ketakutan karna kemarahannya.
"B.. baik Boss" ucap Dirla dengan tergagap karna saking takutnya.
Kini Dirla berjalan kesamping V, tapi belum sampai dia disamping V, V langsung menarik tangannya hingga dia masuk dalam pelukan V.
V melihat Dirla yg menutup matanya karna takut dia tersenyum dan kembali bicara kepada Rebecca.
"Nona Rebecca sepertinya anda harus mengenal calon istri saya agar anda tau diri sedikit" ucap V sambil trs menatap Dirla tanpa melihat Rebecca.
"Apa maksudmu V dan kenapa kamu memeluk sekertaris miskin kampungan itu ".ucap Rebecca yg marah dan kesal karna V memeluk Dirla dengan erat.
Dirla hanya memperhatikan saja karna Dirla tidak mau ikut campur dalam urusan bossnya.
" Tidak perlu basa basi lagi, yg ada dalam pelukanku ini adalah calon istriku satu lagi segera angkat kaki dari perusahaanku atau karirmu akan aku hancurkan ke akarnya".ucap V dengan tegas dingin dan datar.
__ADS_1
Rebecca tanpa bicara segera pergi dari ruang itu , sesampainya dalam mobil dia meluapkan marahnya dengan berteriak.
"Sialan ini tidak bisa dibiarkan V harus kembali kepadaku harus, wanita miskin tadi ya, aku akan bikin perhitungan denganmu tunggu saja " ucap Rebecca dengan seringainya.
Rebecca tidak tau kalau Dirla berasal dari keluarga kaya raya, yg dia tau Dirla hanya wanita miskin menyamar jadi sekertaris agar bisa mengoda V dan merebut hartanya.
kembali ke Boss V dan Dirla.
"Apakah kamu ingin seperti ini terus sekertaris Dirla" ucap v yg masih mendekap Dirla dalam pelukannya sambil merapikan rambut dirla.
"Maafkan saya boss, saya... " ucap dirla terhenti karna V mencium bibir Dirla. Dirla membuka matanya lebar karna ini ciuman pertamanya.
"Cupš" V mencium sekertaris Dirla.
V melepaskan ciumannya dan mengelus bibir ranum chery milik Dirla.
"Apa yg boss lakukan itu ciuman pertama saya dan anda mengambilnya, anda jahat sekali" ucap Dirla dengan mata berkaca kaca karna dia ingin menjaga semuanya untuk suaminya kelak tapi malah di ambil V.
"Bagus kalau aku yg pertama, sekarang kamu resmi menjadi milikku, jangan menangis sayang ".ucap V yg tersenyum lembut menatap wanita cantik yg menangis di hadapannya sambil menghapus air matanya.
" syuuttttt, sayang dengarkan aku sekarang kamu adalah kekasihku dan calon istriku, mengerti" ucap V lembut membelai wajah dirla dan dibalas anggukan Dirla dengan pipi yg bersemu merah karna malu dipanggil sayang.
"Kalau begitu saya bermisi keruangan saya karna masih banyak berkas yg belum saya periksa" ucap Dirla yg telah lepas dari pelukan V, dia masih menunduk malu sambil berbalik ingin keluar dari ruangan presdir V. tapi tangannya tiba tiba ditarik V . Dirla kembali masuk kedalam pelukan V sambil memjamkan matanya, V melihat dengan sorot mata yg sulit diartikan.
"Buka matamu" ucap V lembut yg memandang wajah cantik Dirla
dengan kagum.
Dirla membuka matanya dan mereka saling pandang satu sama lain. pandangan mereka terhenti ketika asisten ferel tiba tiba masuk tanpa mengetuk pintu karna ferel tidak tau kalau di dalam ada Dirla.
wajah terkejut asisten ferel melihat Bossnya dengan sekertarisnya.
__ADS_1
"Ups maaf boss saya tidak tau kalau ada sekertaris Dirla".ucap ferel dengan mengaruk belakang tengkuknya .
Dirla telah lepas dari pelukan V Dirla menunduk malu setengah mati karna kepergok asisten ferel.
" Lain kali kalau masuk ketuk pintu dulu asisten ferel " ucap V dingin
"Baik boss maafkan saya " ucap ferel sambil cengegesan.
"Kembalilah keruanganmu sayang, aku masih ada urusan dengan ferel ucap V sambil mencium kening Dirla, ya dirla malu dan binggung dengan semua ini kenapa mendadak dia menjadi calon istri presdir V.
setelah Dirla pergi dari ruangan V, asisten ferel berbicara dengan V.
" Wah wah ada yg udah move on nih dari si kecap eh maksut gw Rebecca, selera lo bagus banget boss , secara sekertaris Dirla cantik, berbakat dan kaya , tapi apakah lo beneran cinta sama dia atau hanya.. "ucap ferel belum selesai sudah disanggah V.
" bukan karna hal lain tapi gw emang cinta sama dia sejak dia masuk perusahaan gw udah terpanah sama dia " ucap v datar pada ferel.
"Datar banget tu muka, tadi aja waktu ada Dirla lembut banget lo giliran sama gw balik lagi datar kaya tembok tau gak lo " ucap ferel pada Bossnya.
"Jangan banyak omong, sekarang lo pergi ke cabang perusahaan kosmetik urus semua urusan disana dan kabari gw " ucap v dengan wajah datar sambil ngasih berkas untuk di bawa ke perusahaan cabang.
"Kenapa gk lo aja si gw baru juga duduk V , lo udah nyuruh gw lagi kasianin gw napa".ucap Ferel yg mengeluh.
"Baiklah kalau lo gk bisa gw nyuruh orang lain aja dan gaji lo bulan ini gk akan keluar".ucap v santai sambil lanjut mengerjakan berkas yg menumpuk di meja.
" Oke oke gw aja yg kesana, gak asik lo mainnya ngancam gaji gw mulu " ucap ferel mengambil berkas yg tadi dikasih V. setelah ferel keluar ruangan v.
dia duduk dan tersenyum membayangkan Dirla dalam pelukannya tadi, entah kapan V sudah jatuh hati pada pesona Dirla intinya sekarang Dirla sudah jadi miliknya, wanita yg saat ini dicintainya dan memenuhi hati serta pikiran V.
ditempat lain ya tepatnya diperusahaan cabang KVV COMPANY.
asisten ferel masuk ke ruang meeting, dia memberitahukan bahwa besuk adalah waktu perdana pemotretan model untuk produk dari perusahaan ini.
jadi besuk waktunya Rebecca untuk pemotretan dan besuk presdir yg akan melihat secara langsung karna bisa dikatakan ini bidang baru yg sedang dicoba oleh keluarga VERNANDO jadi V mau melihat langsung untuk memastikan segalannya.
Bersambung....
__ADS_1